Mata Uang Asia Dinilai Terlalu Optimis

Mata Uang Asia Dinilai Terlalu Optimis
Mata Uang Asia Dinilai Terlalu Optimis

Mata uang negara-negara berkembang di Asia sedang menguat, dan muncul perkiraan yang memperingatkan akan terlalu banyaknya optimisme.

Investor “terlalu dovish” pada jalur suku bunga Federal Reserve, yang membantu mendorong mata uang kawasan tersebut menuju ke level tertingginya selama enam bulan terakhir, bahkan ketika sektor ekspor sedang berada dalam kesulitan, menurut Frances Cheung, kepala strategi makro Asia di Westpac Banking Corp. Diskusi perdagangan antara AS dan Tiongkok masih bisa gagal, sementara negara-negara seperti India dan Indonesia, dengan defisit transaksi berjalan, juga menghadapi risiko pemilu tahun ini.

“Saya tidak berpikir apa yang disebut-sebut oleh berita sebagai optimisme akan mampu mempertahankan rally dalam mata uang Asia,” ujar Cheung di Westpac, yang menduduki peringkat teratas Bloomberg sebagai forecaster mata uang Asia yang paling akurat pada kuartal keempat 2018. Dia berkata dalam sebuah wawancara di Singapura, “Investor membutuhkan sesuatu yang nyata, bukan janji lagi, untuk melihat bahwa akan ada perubahan dalam permintaan eksternal.”

Indeks mata uang Asia telah rebound lebih dari 2 persen sejak mencapai level terendahnya pada November lalu di tengah optimisme mengenai AS dan Tiongkok yang akan mencapai kompromi pada diskusi perdagangan dan The Fed yang akan berhenti sejenak dalam siklus kenaikan suku bunga. Rebound terjadi bahkan ketika munculnya bukti mengenai pukulan terhadap sektor ekspor di kawasan tersebut akibat dari adanya perang dagang.

Baca juga: Won Memimpin Penurunan Mata Uang Asia terhadap Dolar

Ekspor Tiongkok telah menurun pada bulan Desember lalu dari tahun sebelumnya, tren yang juga dialami oleh Korea Selatan, Taiwan dan Indonesia. Pengukur manufaktur telah berada di bawah level 50- yang menandakan adanya kontraksi di Tiongkok, Taiwan dan Malaysia.

“Kami masih sangat berhati-hati terhadap prospek kesepakatan yang dibuat,” kata Cheung. “AS telah menetapkan batas yang sangat tinggi bagi Tiongkok untuk mencapai kesepakatan,” katanya, mengutip masalah seperti hak kekayaan intelektual dan transfer teknologi.

Westpac menyatakan mata uang yang paling bearish adalah rupee India dan rupiah Indonesia, karena defisit transaksi berjalan membuat mereka rentan, kata Cheung. Sejauh ini, kenaikan mata uang Asia telah dipimpin oleh baht Thailand, rupiah Indonesia, dan yuan Tiongkok, masing-masing naik sebesar 2,6 persen, 1,5 persen, dan 1,2 persen. Rupee India adalah pemain terburuk dengan kerugian sebesar 2,3 persen.

Berikut ini adalah komentar lain dari Cheung tentang mata uang Asia:

Rupee India

  • Rupee akan berada di jalur yang melemah; Terlepas dari kekhawatiran pada keseimbangan eksternal, bank sentral khawatir akan posisi fiskal karena partai yang berkuasa dapat mengadopsi kebijakan populis
  • Minyak Brent bisa mencapai sekitar $ 63 hingga $ 65 per barel. Pendapatan ini masih akan membantu defisit transaksi berjalan India tetapi tidak sebanyak penurunan sebelumnya yang mendekati $ 50
  • Perkiraan harga akhir tahun untuk rupee adalah 74 per dolar, turun hampir 6 persen dari 69,77 pada akhir tahun lalu

Baca juga: Mata Uang Asia Bertahan sementara Tiongkok Mengambil Langkah Baru

Rupiah Indonesia

  • Nilai tukar rupiah akan sangat fluktuatif. “Kita tidak bisa mengesampingkannya dan hal ini akan memperkuat banyak hal dan kemudian malah melemahkan banyak hal lainnya”
  • Korelasi yang sangat tinggi antara pasar obligasi lokal dan kinerja FX. Jika sentimen risiko berubah, maka “efek penguatan” akan terjadi pada rupiah
  • “Pasar sudah maju dengan sendirinya. Kami tidak berpikir rupiah dapat menguat jauh melampaui level saat ini”
  • Perkiraan akhir tahun Bank Sentral untuk rupiah adalah 15.250 per dolar; dengan penurunan hampir sebesar 6 persen dari 14.390 pada akhir tahun lalu

Yuan Tiongkok

  • Yuan bisa mengungguli mata uang Asia lainnya; perkiraan akhir tahun untuk mata uang ini adalah 6,85 per dolar, sedikit berubah dari 6,873 pada akhir tahun lalu
  • Ada risiko keluar modal yang sangat minimum; pasar obligasi menarik arus masuk karena dana asing memiliki eksposur yang sangat rendah ke negara dengan ekonomi terbesar di Asia ini
  • Pelemahan yuan “sebagian didorong oleh kebijakan;” pihak berwenang tidak ingin melihat adanya “depresiasi cepat” karena dapat menyebabkan hal-hal di luar kendali

Sumber: bloomberg

Recent Post

Sterling Meningkat Setelah Theresa May Mengungkapkan Rencana Cadangannya

Sterling Meningkat Setelah Theresa May Mengungkapkan Rencana Cadangannya Perdana Menteri...

Pound Rally Mendapatkan Dukungan DUP Irlandia

Pound Rally Mendapatkan Dukungan DUP Irlandia Dalam perdagangan awal di Asia, Pound Sterling...

Rally Sterling di Atas $ 1,30 karena Brexit yang Tertunda

Rally Sterling di Atas $ 1,30 karena Brexit yang Tertunda Sterling melonjak ke level tertinggi...

Ada 5 Pertanyaan Ketika Anda Tidak Mendapatkan Keuntungan

Ada 5 Pertanyaan Ketika Anda Tidak Mendapatkan Keuntungan Dalam perdagangan Forex, tujuan...

Mata Uang Asia Dinilai Terlalu Optimis

Mata Uang Asia Dinilai Terlalu Optimis Mata uang negara-negara berkembang di Asia sedang...

Broker News

Apa pasangan mata uang yang paling sulit untuk diperdagangkan?

Jika Anda melihat panduan perdagangan Forex mana pun, Anda akan direkomendasikan untuk berdagang...

Metode Scalping Forex Terbaik

Jika Anda ingin mulai melakukan scalping di Forex, Anda perlu berpikir ulang tentang keseluruhan...

Apa yang Dimaksud Dengan Scalping Dalam Perdagangan Forex?

Ketika orang berbicara tentang trading Forex secara online dalam jangka pendek, mereka hampir...

Bagaimana Cara Trader Mengelola Risiko Perdagangan Mereka?

Manajemen risiko Forex adalah titik esensial tempat bergantungnya profitabilitas transaksi....

Apa Strategi Terbaik untuk Trading Jangka Pendek?

Trading short-term atau jangka pendek dapat menjadi sangat menguntungkan, namun juga berisiko...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...