Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Tentang Ekuitas

Apa itu Ekuitas?

Ekuitas biasanya merujuk pada ekuitas pemegang saham (shareholders’ equity), atau ekuitas pemilik (untuk perusahaan swasta), yang mewakili jumlah uang yang akan dikembalikan kepada pemegang saham perusahaan jika semua aset dilikuidasi dan semua hutang perusahaan telah dilunasi.

Ekuitas ditemukan pada neraca perusahaan dan merupakan salah satu metrik keuangan paling umum yang digunakan oleh analis untuk menilai situasi keuangan suatu perusahaan. Ekuitas pemegang saham juga dapat mewakili nilai aset sebuah perusahaan. Ekuitas terkadang dapat ditawarkan sebagai pembayaran dalam bentuk barang atau jasa (payment-in-kind).

Ada berbagai jenis ekuitas yang melampaui neraca perusahaan. Pada artikel ini, kita akan mengeksplorasi berbagai jenis ekuitas termasuk bagaimana investor dapat menghitung ekuitas atau kekayaan bersih perusahaan.

 

KUNCI PENTING

  • Ada berbagai jenis ekuitas, tetapi ekuitas biasanya merujuk pada ekuitas pemegang saham, yang mewakili jumlah uang yang akan dikembalikan kepada pemegang saham perusahaan jika semua aset dilikuidasi dan semua hutang perusahaan dilunasi.
  • Kita dapat menganggap ekuitas sebagai tingkat kepemilikan dalam aset apa pun setelah dikurangi semua utang yang terkait dengan aset tersebut.
  • Ekuitas mewakili saham para pemegang saham di perusahaan. Perhitungan ekuitas adalah total aset perusahaan dikurangi total liabilitasnya.

 

Formula dan Perhitungan untuk Ekuitas Pemegang Saham

Penting bagi para pemegang saham untuk mengetahui stabilitas keuangan perusahaan tempat mereka berinvestasi. Rumus dan perhitungan berikut dapat digunakan untuk menentukan risiko yang terlibat dalam berinvestasi di sebuah perusahaan.

Ekuitas Pemegang Saham= Total Aset – Total Liabilitas

Neraca memegang dasar persamaan akuntansi, yaitu sebagai berikut:

Aset = Liabilitas + Ekuitas Pemegang Saham

Namun, kami ingin menemukan nilai ekuitas, hal yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Temukan total aset perusahaan di neraca untuk periode yang bersangkutan.
  2. Temukan total liabilitas, yang mana harus dicantumkan secara terpisah di neraca.
  3. Kurangi total aset dari total liabilitas untuk mencapai ekuitas pemegang saham.
  4. Total aset akan sama dengan penjumlahan liabilitas dan total ekuitas.

 

Apa Kata Ekuitas kepada Anda?

Persamaan akuntansi untuk neraca dan ekuitas memiliki aplikasi di luar perusahaan. Kita dapat menganggap ekuitas sebagai tingkat kepemilikan dalam aset apa pun setelah mengurangi semua hutang yang terkait dengan aset tersebut

Berikut adalah beberapa jenis ekuitas:

  • Sebuah saham atau sekuritas lainnya yang mewakili kepentingan kepemilikan, yang mungkin di sebuah perusahaan swasta dalam hal ini disebut ekuitas swasta.
  • Pada neraca perusahaan, jumlah dana yang dikontribusikan oleh pemilik atau pemegang saham ditambah laba ditahan (atau kerugian). Seseorang dapat menyebutnya sebagai ekuitas pemegang saham (stockholders’ equity) atau ekuitas pemegang saham (shareholders’ equity).
  • Dalam perdagangan margin, nilai sekuritas dalam akun margin dikurangi dengan apa yang dipinjam oleh pemegang akun dari broker.
  • Dalam real estat, perbedaan antara properti saat ini dalam pasar nilai wajar (fair market value) dan jumlah pemiliknya berarti berhutang pada hipotek.  Jumlah tersebut adalah jumlah yang akan diterima pemilik setelah menjual properti dan membayar hak gadai. Juga disebut sebagai “nilai real property”.
  • Ketika bisnis bangkrut dan harus dilikuiadasi, ekuitas adalah jumlah uang yang tersisa setelah perusahaan membayar kreditornya. Hal ini paling sering disebut sebagai “ekuitas kepemilikan,” yang juga dikenal sebagai modal risiko atau “liable capital”.

 

Memahami Ekuitas Pemegang Saham 

Ekuitas penting karena mewakili nilai saham investor dalam sekuritas atau perusahaan. Investor yang memiliki saham di perusahaan biasanya tertarik dengan ekuitas pribadi mereka di perusahaan, yang diwakili oleh saham mereka. Namun ekuitas pribadi semacam ini merupakan sebuah fungsi total ekuitas perusahaan. Memiliki saham di perusahaan dari waktu ke waktu dapat menghasilkan keuntungan modal atau apresiasi harga saham serta dividen untuk pemegang saham. Memiliki ekuitas juga dapat memberikan pemegang saham hak untuk memilih dalam pemilihan untuk dewan direksi. Manfaat kepemilikan ekuitas ini meningkatkan minat pemegang saham terhadap perusahaan.

Ekuitas mewakili saham pemegang saham di perusahaan. Seperti yang dinyatakan sebelumnya, perhitungan ekuitas adalah total aset perusahaan dikurangi total liabilitasnya.

Ekuitas pemegang saham juga dapat dinyatakan sebagai modal saham perusahaan dan laba ditahan dikurangi nilai saham treasuri. Metode ini, bagaimanapun, kurang umum. Meskipun kedua metode menghasilkan angka yang sama, penggunaan total aset dan total liabilitas lebih menggambarkan situasi keuangan perusahaan. Dengan membandingkan angka-angka konkret yang mencerminkan segala aset yang dimiliki perusahaan dan segala yang menjadi liabilitasnya, persamaan ekuitas pemegang saham “aset-dikurangi-liabilitas” memberikan gambaran yang jelas tentang keuangan perusahaan, yang dapat dengan mudah ditafsirkan oleh investor dan analis.

Ekuitas pemegang saham dapat berupa hal negatif atau positif. Jika positif, perusahaan memiliki cukup aset untuk memenuhi liabilitasnya. Jika negatif, liabilitas perusahaan melebihi asetnya; jika diperpanjang, hal ini dianggap sebagai kebangkrutan neraca.

Biasanya, investor memandang perusahaan dengan ekuitas pemegang saham negatif sebagai investasi berisiko atau tidak aman. Ekuitas pemegang saham sendiri bukan merupakan indikator pasti situasi keuangan perusahaan; digunakan bersama dengan alat dan metrik lain, investor dapat secara akurat menganalisis situasi suatu organisasi.

 

Penggunaan Penerbitan Ekuitas

Ekuitas digunakan sebagai modal untuk perusahaan, yang bisa digunakan untuk membeli aset dan mendanai operasi perusahaan. Ekuitas pemegang saham memiliki dua sumber utama. Pertama adalah dari uang yang awalnya diinvestasikan di perusahaan dan investasi tambahan yang dilakukan dikemudian hari. Di pasar publik, pertama kali perusahaan menerbitkan saham di pasar primer, ekuitas ini digunakan untuk memulai operasi, atau dalam kasus perusahaan yang mapan, digunakan untuk modal pertumbuhan. Dana dari penerbitan ekuitas juga dapat digunakan untuk melunasi hutang atau mengakuisisi perusahaan lain.

 

Komponen Ekuitas Pemegang Saham

Laba ditahan adalah bagian dari ekuitas pemegang saham dan merupakan persentase dari laba bersih yang tidak dibayarkan kepada pemegang saham sebagai dividen. Pikirkan laba ditahan sebagai tabungan karena hal itu merupakan total kumulatif dari laba yang telah disimpan dan disisihkan atau ditahan untuk digunakan di masa depan. Laba ditahan tumbuh lebih besar dari waktu ke waktu karena perusahaan terus menginvestasikan kembali sebagian dari pendapatannya.

Pada titik tertentu, jumlah akumulasi laba ditahan dapat melebihi jumlah modal ekuitas yang dikontribusikan oleh pemegang saham. Laba ditahan biasanya merupakan komponen terbesar dari ekuitas pemegang saham untuk perusahaan yang telah beroperasi selama bertahun-tahun.

Saham atau saham treasuri (jangan disamakan dengan tagihan US Treasury) merupakan saham yang telah dibeli kembali oleh perusahaan dari pemegang saham yang ada. Perusahaan dapat melakukan pembelian kembali ketika manajemen tidak dapat menggunakan semua modal yang tersedia dengan cara yang dapat memberikan pengembalian terbaik. Saham yang dibeli kembali oleh perusahaan menjadi saham treasuri, dan nilai dolar mereka dicatat dalam akun yang disebut treasury stock, dari akun kontra ke akun modal investor dan laba ditahan. Perusahaan dapat menerbitkan kembali saham treasuri ke pemegang saham ketika perusahaan perlu mengumpulkan uang.

Banyak yang melihat ekuitas pemegang saham mewakili aset bersih perusahaan — nilai bersihnya, bisa dikatakan, akan menjadi jumlah yang akan diterima pemegang saham jika perusahaan melikuidasi semua asetnya dan melunasi semua utangnya.

 

Contoh Ekuitas Pemegang Saham

Di bawah ini adalah sebagian dari neraca Exxon Mobil Corporation (XOM) per 30 September 2018:

  • Total aset adalah $354.628 (disorot dalam warna hijau).
  • Total liabilitas adalah $157.797 (area merah pertama yang disorot).
  • Total ekuitas adalah $196.831 (area merah kedua yang disorot).

Persamaan akuntansi dimana aset = liabilitas+ ekuitas pemegang saham yang dihitung sebagai berikut:

  • Ekuitas pemegang saham= $196.831 atau $354.628 (total aset) – $157.797 (total liabilitas).

 

Ekuitas Swasta

Ekuitas dapat dikategorikan sebagai nilai pasar ekuitas atau nilai aset. Ketika investasi diperdagangkan secara publik, nilai pasar sudah tersedia. Pihak yang berminat juga dapat melakukan penilaian untuk memperkirakan nilai pasar. Pemilik rumah yang ingin menjual rumah akan menyewa makelar untuk membangun nilai pasar yang sebanding dengan apa yang digunakan untuk menetapkan perkiraan harga penjualan dan ekuitas pemilik akan mewakili asetnya (persen dari kepemilikan rumah) dikurangi liabilitas (hipotek yang beredar). Nilai aset adalah ekuitas pemegang saham yang tertulis dalam neraca.

Perbedaan ini penting karena di pasar swasta tidak tersedia nilai pasar yang tersedia. Ekuitas swasta umumnya mengacu pada perusahaan yang tidak diperdagangkan secara publik. Persamaan akuntansi masih berlaku ketika ekuitas yang tertulis di neraca adalah apa yang tersisa ketika mengurangi liabilitas dari ekuitas. Ini melibatkan pendanaan yang tidak dicatat pada pertukaran publik. Ekuitas swasta berasal dari dana dan investor yang secara langsung berinvestasi di perusahaan swasta tersebut atau yang terlibat dalam leveraged buyouts (LBOs) perusahaan publik.

Investor swasta dapat mencakup lembaga, termasuk dana pensiun, dana abadi universitas, dan perusahaan asuransi, atau perorangan. Ekuitas swasta juga mengacu pada mezzanine debt, private-placement loans, distressed debt dan funds of funds. Ekuitas swasta berperan pada berbagai titik di sepanjang siklus hidup perusahaan. Biasanya, perusahaan muda tanpa pendapatan atau pendapatan tidak mampu meminjam, sehingga harus mendapatkan modal dari teman dan keluarga atau individu “angle investors.” Kapitalis ventura mulai bekerja saat perusahaan akhirnya menciptakan produk atau layanannya dan siap untuk membawanya ke pasar. Beberapa perusahaan terbesar dan paling sukses di sektor teknologi, seperti Dell Technologies dan Apple Inc., berawal dari operasi yang didanai ventura.

Kapitalis ventura menyediakan sebagian besar biaya ekuitas dengan imbalan saham minoritas. Terkadang, seorang pemodal ventura akan duduk di dewan direksi untuk perusahaan portofolionya, memastikan peran aktif dalam membimbing perusahaan. Kapitalis ventura terlihat sangat sukses di awal dan keluar dari investasi dalam waktu lima hingga tujuh tahun. LBO adalah salah satu jenis pembiayaan ekuitas swasta yang paling umum dan mungkin terjadi saat perusahaan sudah matang.

Dalam transaksi LBO, perusahaan menerima pinjaman dari perusahaan ekuitas swasta untuk mendanai akuisisi divisi atau perusahaan lain. Arus kas atau aset perusahaan yang diakuisisi biasanya mengamankan pinjaman. Mezzanine debt adalah pinjaman pribadi, biasanya disediakan oleh bank komersial atau perusahaan modal ventura mezzanine. Transaksi mezzanine sering melibatkan percampuran hutang dan ekuitas dalam bentuk pinjaman subordinasi atau waran, saham biasa atau saham preferen.

Jenis terakhir dari ekuitas swasta adalah Investasi Swasta di Perusahaan Publik (Private Investment in a Public Company) atau PIPE. PIPE adalah sebuah perusahaan investasi swasta, reksa dana atau pembelian investor yang memenuhi syarat lain dari saham di sebuah perusahaan dengan diskon untuk nilai pasar saat ini (CMV) per saham untuk menaikan modal.

Tidak seperti ekuitas pemegang saham, ekuitas swasta bukan hal yang biasa bagi individu umum. Hanya investor “terakreditasi”, mereka yang memiliki kekayaan bersih setidaknya $1 juta, dapat mengambil bagian dalam ekuitas swasta atau kemitraan modal ventura. Upaya semacam itu mungkin membutuhkan penggunaan form 4, tergantung pada skalanya. Bagi investor yang kurang mampu, ada opsi dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange-trade funds (ETF) yang berfokus pada investasi di perusahaan swasta.

 

Ekuitas Dimulai di Rumah 

Ekuitas rumah kira-kira sebanding dengan kepemilikan rumah. Jumlah ekuitas yang dimiliki seseorang di kediamannya mewakili berapa banyak rumah yang dia miliki secara langsung. Ekuitas pada properti atau rumah berasal dari pembayaran yang dilakukan terhadap hipotek, termasuk uang muka, dan dari kenaikan nilai properti.

Ekuitas rumah sering menjadi sumber jaminan terbesar bagi individu, dan pemilik dapat menggunakannya untuk mendapatkan pinjaman ekuitas rumah, yang beberapa orang sebut sebagai hipotek kedua (second mortgage) atau jalur kredit ekuitas rumah (home-equity line of credit). Mengambil uang dari properti atau meminjam uang untuk hal tersebut merupakan sebuah pengambilan ekuitas.

Misalnya, katakanlah Sally memiliki rumah dengan hipotek. Rumah tersebut memiliki nilai pasar saat ini sebesar $175.000 dan hipotek terutang berjumlah $100.000. Sally memiliki ekuitas senilai $75.000 di rumahnya atau $175.000 (total aset) – $100.000 (total liabilitas).

 

Ekuitas Merek 

Saat menentukan aset dalam penghitungan ekuitas, terutama untuk perusahaan besar, penting untuk dicatat bahwa aset ini dapat mencakup aset berwujud, seperti properti, dan aset tak berwujud, seperti reputasi perusahaan dan identitas merek. Selama bertahun-tahun periklanan dan pengembangan basis pelanggan, merek perusahaan dapat memiliki nilai yang melekat. Beberapa menyebut nilai ini sebagai “ekuitas merek,” yang mengukur nilai suatu merek relatif terhadap versi generik atau merek toko suatu produk.

Misalnya, banyak pecinta minuman ringan akan memilih Coke sebelum membeli cola dari private lebel (store-brand) karena mereka lebih suka atau lebih akrab dengan rasanya. Jika sebotol 2 liter cola dari private lebel berharga $1 dan sebotol Coke 2 liter berharga $2, maka Coca-Cola memiliki ekuitas merek sebesar $1.

Ada juga yang disebut ekuitas merek negatif, yaitu ketika orang akan membayar lebih untuk produk generik atau private lebel daripada merek dagang tertentu. Ekuitas merek negatif jarang terjadi dan dapat terjadi karena iklan yang buruk, seperti penarikan kembali produk atau bencana.

 

Ekuitas vs. Pengembalian Ekuitas

Return on equity (ROE) atau pengembalian ekuitas adalah ukuran kinerja keuangan yang dihitung dengan membagi laba bersih dengan ekuitas pemegang saham. Karena ekuitas pemegang saham sama dengan aset perusahaan dikurangi utangnya, ROE dapat dianggap sebagai pengembalian aset bersih. ROE dianggap sebagai tolak ukur seberapa efektif manajemen menggunakan aset perusahaan untuk menghasilkan laba. Ekuitas memiliki berbagai arti tetapi biasanya mewakili kepemilikan dalam suatu aset atau perusahaan seperti pemegang saham yang memiliki ekuitas dalam suatu perusahaan. ROE adalah metrik keuangan yang mengukur berapa banyak laba yang dihasilkan dari ekuitas pemegang saham perusahaan.

 

Sumber: https://www.investopedia.com/terms/e/equity.asp