Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Memahami Internal Revenue Service (IRS)

Apa itu Internal Revenue Service (IRS)?

Internal Revenue Service (IRS)-Layanan Pendapatan Internal dalam bahasa Indonesia-adalah agen pemerintah Amerika Serikat yang bertanggung jawab atas pengumpulan pajak dan penegakan hukum pajak (seperti aturan wash sale). Didirikan pada tahun 1862 oleh Presiden Abraham Lincoln, agensi ini beroperasi dibawah wewenang Departemen Keuangan Amerika Serikat, dan tujuan utamanya mencakup pengumpulan pajak pendapatan individu dan pajak pekerjaan. IRS juga menangani pajak perusahaan, hadiah, cukai dan tanah, termasuk reksadana dan dividen. Orang-orang bisa menyebut IRS sebagai “petugas pajak”.

 

Baca juga: Pembahasan Suku Bunga

 

KUNCI PENTING

  • Didirikan pada tahun 1862, Internal Revenue Service (IRS) adalah agen federal AS yang bertanggung jawab atas pengumpulan pajak dan penegakan hukum pajak.
  • Sebagian besar pekerjaan IRS melibatkan pajak penghasilan, baik perusahaan maupun individu; IRS memproses hampir 141 juta pengembalian pajak pada tahun 2018.
  • Hampir 90% dari pengembalian pajak diajukan secara elektronik.
  • Setelah memuncak pada tahun 2010, audit IRS selanjutnya mengalami penurunan setiap tahunnya.

 

Cara Internal Revenue Service (IRS) Bekerja

Berkantor pusat di Washington, DC, IRS melayani perpajakan semua individu maupun perusahaan Amerika. Pada musim pengarsipan di 2018 (1 Januari hingga pertengahan April), IRS memproses lebih dari 140,9 juta pajak penghasilan, termasuk perorangan dan perusahaan pada 4 Mei. Selama periode tersebut IRS mengumpulkan lebih dari $3,3 triliun pendapatan dan mengeluarkan $282 miliar untuk pengembalian pajak.

Individu dan perusahaan memiliki pilihan untuk mengajukan pengembalian pendapatan secara elektronik, berkat hadirnya teknologi komputer, program perangkat lunak, dan koneksi internet yang aman. Sebagian besar orang melakukan hal tersebut. Selama musim pengajuan pajak di 2018, lebih dari 89% dari semua pengembalian menggunakan opsi e-file.

Jumlah pajak penghasilan yang menggunakan e-file telah tumbuh dengan stabil sejak IRS memulai programnya. Sebagai perbandingan, 40 juta dari hampir 131 juta pengembalian, atau hampir 31%, menggunakan opsi e-file pada tahun 2001.

Pada April 2017, lebih dari 81,6 juta wajib pajak menerima pengembalian melalui deposit langsung daripada menerimanya dalam bentuk kertas cek tradisional, dan jumlah rata-rata deposit langsungnya adalah sebesar $2,932.

 

Penting: Meskipun Internal Revenue Service (IRS) merekomendasikan pengembalian pajak secara elektronik, IRS tidak mendukung platform atau perangkat lunak pengarsipan apapun.

 

Baca juga: Pembahasan Asuransi

 

IRS dan Audit

Sebagai bagian dari misi penegakannya, IRS mengaudit bagian tertentu dari pajak penghasilan setiap tahunnya. Untuk pajak tahun 2017, agensi tersebut mengaudit sekitar 1,2 juta SPT pajak penghasilan atau 0,6% dari semua pengembalian yang diajukan. Jumlah ini terbagi menjadi 0,7% dari pengembalian pajak penghasilan individu dan 1,1% dari  pengembalian pajak perusahaan (tidak termasuk korporasi S). Sekitar 71% audit IRS terjadi melalui surat, sementara 29% lainnya terjadi di lapangan.

Setelah memuncak di tahun 2010, jumlah audit terus menurun setiap tahunnya. Jumlah dana yang disisihkan untuk penegakan pajak juga ikut menurun sebesar 20% dari 2010 hingga 2016, yang mengindikasikan semakin sedikit audit yang harus dilakukan.

Alasan untuk dilakukannya audit IRS bervariasi, namun terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan peluang pemeriksaannya. Yang terpenting diantara semuanya adalah: pendapatan yang lebih tinggi. Pada 2017, tingkat audit keseluruhan adalah satu dari 167 pengembalian pajak, tetapi untuk seseorang yang menghasilkan lebih dari $1 juta pendapatan, kemungkinannya adalah 1 dari 23 pengembalian.

Dan menjalankan bisnis Anda sendiri juga membawa risiko yang lebih besar. Orang-orang dengan penghasilan antara $200.000 sampai $1 juta dalam satu tahun pajak , namun ia tidak mengajukan Jadwal C (formulir untuk wiraswasta) memiliki peluang 0,8% untuk diaudit, berbanding 1,6.% – menjadi dua kali lipat – bagi mereka yang mengajukan pendaftaran.

Indikasi lain untuk dilakukannya audit adalah termasuk gagal menyatakan jumlah pendapatan yang tepat, mengklaim jumlah pemotongan yang lebih tinggi daripada jumlah normalnya (terutama yang terkait dengan bisnis), membuat sumbangan amal yang sangat besar dibandingkan dengan pendapatannya dan mengklaim kerugian real estat sewaan. Tidak ada faktor tunggal yang menentukan siapa yang akan menghadapi atau tidak menghadapi audit IRS di setiap tahunnya.

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda