Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Globalisasi dalam Pandangan Ekonomi

Apa itu Globalisasi?

Globalisasi adalah penyebaran produk, teknologi, informasi, dan pekerjaan yang melintasi batas negara dan budaya. Dalam istilah ekonomi, ini menggambarkan saling ketergantungan negara-negara di seluruh dunia yang dipupuk melalui perdagangan bebas.

 

 

Baca juga: Definisi Indeks Gini

Di satu sisi, globalisasi telah menciptakan lapangan kerja baru dan pertumbuhan ekonomi melalui aliran barang, modal, dan tenaga kerja lintas batas. Di sisi yang lain, pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja ini tidak terdistribusi secara merata di seluruh industri atau negara. Industri tertentu di negara-negara tertentu, seperti pabrik tekstil di AS atau pertanian jagung di Meksiko, telah mengalami gangguan parah atau kehancuran total akibat meningkatnya persaingan internasional.

Motif globalisasi adalah idealis, juga oportunistik, tetapi pengembangan pasar bebas secara global telah menguntungkan perusahaan besar yang berbasis di dunia Barat. Dampaknya tetap beragam bagi pekerja, budaya, dan usaha kecil di seluruh dunia, di negara maju dan negara berkembang.

 

Penjelasan Globalisasi

Perusahaan mendapatkan keuntungan kompetitif di berbagai lini melalui globalisasi. Mereka dapat mengurangi biaya operasi dengan membuat pabrik di luar negeri. Mereka dapat membeli bahan baku lebih murah karena pengurangan atau penghapusan tarif. Yang terpenting, mereka mendapatkan akses ke jutaan konsumen baru.

Globalisasi adalah fenomena sosial, budaya, politik, dan hukum.

  • Secara sosial, hal ini mengarah pada interaksi yang lebih besar diantara populasi yang beragam.
  • Secara budaya, globalisasi mewakili pertukaran ide, nilai, dan ekspresi artistik diantara budaya-budaya.
  • Globalisasi juga mewakili tren menuju pengembangan budaya dunia yang tunggal.
  • Secara politis, globalisasi telah mengalihkan perhatiannya ke organisasi antar pemerintahan seperti Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dan World Trade Organization (WTO).
  • Secara hukum, globalisasi telah mengubah cara hukum internasional dibuat dan ditegakkan.

 

KUNCI PENTING

  • Globalisasi telah melaju dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak 1990-an, dengan perubahan kebijakan publik dan inovasi teknologi komunikasi yang disebut sebagai dua faktor pendorong utama.
  • China dan India adalah contoh negara-negara yang mendapat manfaat dari globalisasi.
  • Salah satu dampak nyata dari globalisasi adalah bahwa penurunan ekonomi di satu negara dapat menciptakan efek domino melalui mitra dagangnya.

 

Sejarah Globalisasi

Globalisasi bukan konsep baru. Pedagang melakukan perjalanan jauh di zaman kuno untuk membeli komoditas yang langka dan mahal untuk dijual di tanah air mereka. Revolusi Industri membawa kemajuan dalam transportasi dan komunikasi pada abad ke-19 yang memudahkan perdagangan melakukan lintas batas.

Lembaga think tank, Peterson Institute for International Economics (PIIE), menyatakan globalisasi terhenti setelah Perang Dunia I dan setelah adanya gerakan negara-negara menuju proteksionisme ketika mereka meluncurkan pajak impor untuk lebih menjaga industri mereka setelah konflik. Tren ini berlanjut melalui Depresi Hebat (Great Depression) dan Perang Dunia II sampai AS mengambil peran penting dalam menghidupkan kembali perdagangan internasional.

Sejak itu, globalisasi berkembang pesat, dengan perubahan kebijakan publik dan inovasi teknologi komunikasi yang disebut sebagai dua faktor pendorong utama.

Salah satu langkah penting dalam perjalanan menuju globalisasi adalah dengan munculnya North American Free Trade Agreement (NAFTA),yang ditandatangani pada tahun 1993. Salah satu dari banyak efek NAFTA adalah memberi produsen mobil Amerika insentif untuk merelokasi sebagian dari manufaktur mereka ke Meksiko sehingga mereka dapat menghemat biaya tenaga kerja. Pada Februari 2019, perjanjian NAFTA berakhir, dan perjanjian perdagangan baru dinegosiasikan oleh AS, Meksiko, dan Kanada yang sedang menunggu persetujuan dari Kongres AS.

Pemerintah di seluruh dunia telah mengintegrasikan sistem ekonomi pasar bebas (free market) melalui kebijakan fiskal dan perjanjian perdagangan selama 20 tahun terakhir. Inti dari sebagian besar perjanjian perdagangan tersebut adalah penghapusan atau pengurangan tarif.

Evolusi sistem ekonomi ini telah meningkatkan industrialisasi dan peluang keuangan di banyak negara. Pemerintah sekarang berfokus pada menghilangkan hambatan untuk perdagangan dan mempromosikan perdagangan internasional.

 

Keuntungan Globalisasi

Para pendukung globalisasi percaya hal tersebut memungkinkan negara-negara berkembang untuk mengejar negara-negara industri melalui peningkatan manufaktur, diversifikasi, ekspansi ekonomi, dan peningkatan standar hidup.

Outsourcing oleh perusahaan telah membawa pekerjaan dan teknologi ke negara-negara berkembang. Inisiatif perdagangan meningkatkan perdagangan lintas batas dengan menghilangkan sisi penawaran dan hambatan terkait perdagangan.

Globalisasi telah memajukan keadilan sosial pada skala internasional, dan para advokat melaporkan bahwa globalisasi telah memusatkan perhatiannya pada hak asasi manusia di seluruh dunia.

 

Kerugian Globalisasi

Satu dampak nyata dari globalisasi adalah bahwa penurunan ekonomi di satu negara dapat menciptakan efek domino melalui mitra dagangnya. Sebagai contoh, krisis keuangan 2008 berdampak besar pada Portugal, Irlandia, Yunani, dan Spanyol. Semua negara ini adalah anggota Uni Eropa, yang harus turun tangan untuk menyelamatkan negara-negara yang terbebani utang, yang kemudian dikenal dengan singkatan PIGS.

Para pencela globalisasi berpendapat bahwa globalisasi telah menciptakan konsentrasi kekayaan dan kekuasaan di tangan elite perusahaan kecil yang dapat melahap pesaing yang lebih kecil di seluruh dunia.

Globalisasi telah menjadi masalah polarisasi di AS dengan hilangnya seluruh industri ke lokasi baru di luar negeri. Hal ini dilihat sebagai faktor utama yang menjadi tekanan ekonomi di kelas menenga.

Baik buruknya, globalisasi juga meningkatkan homogenisasi. Starbucks, Nike, dan Gap Inc. mendominasi ruang komersial di banyak negara. Besarnya ukuran dan jangkauan AS telah membuat pertukaran budaya diantara negara-negara yang sebagian besar hanya terjadi di satu sisi.

 

Contoh Dunia Nyata Globalisasi

Sebuah pabrik mobil yang berbasis di Jepang dapat memproduksi suku cadang mobil di beberapa negara berkembang, mengirimkan suku cadangnya ke negara lain untuk perakitan, kemudian menjual mobil jadi ke negara mana pun.

Cina dan India adalah contoh negara yang paling diuntungkan oleh globalisasi, namun ada banyak pemain yang lebih kecil dan menjadi pendatang baru. Indonesia, Kamboja, dan Vietnam adalah salah satu pemain global yang tumbuh cepat di Asia.

Ghana dan Ethiopia merupakan negara Afrika yang ekonominya tumbuh tercepat di dunia pada tahun 2018, menurut laporan World Bank.

 

Sumber: investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda