Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


JOLTS Job Openings

JOLTS Job Openings
JOLTS Job Openings

JOLTS Job Openings merupakan salah satu event penting dari Amerika Serikat yang berdampak besar dalam kalender forex. Data ekonomi apa yang dimuat di dalamnya, dan bagaimana kita menilai pengaruhnya di pasar forex? Simak dalam ulasan berikut ini.

Pengertian JOLTS Job Openings

JOLTS adalah kependekan dari “Job Openings and Labor Turnover Survey”, nama sebuah laporan hasil survei yang dilakukan oleh US Bureau of Labor Statistics untuk mengukur jumlah lowongan kerja di Amerika Serikat. Dalam data ini, sebuah posisi kerja dikatakan “lowong” bila memenuhi tiga kriteria, yaitu:
1. Tersedia posisi spesifik tertentu dengan deskripsi kerja yang jelas.
2. Pekerjaan ini dapat mulai digarap dalam tempo 30 hari, terlepas dari apakah perusahaan dapat menemukan kandidat yang tepat untuk mengisinya atau tidak.
3. Ada aktivitas rekrutmen untuk karyawan terkait dari pihak di luar perusahaan yang sedang melakukan rekrutmen.

Baca juga : Data JOLTS Di Bawah Ekspektasi Gagal Dorong Dolar

Data yang dikumpulkan bersumber dari perusahaan di berbagai sektor, termasuk ritel, manufaktur, dan lain sebagainya. Responden dalam survei JOLTS harus menjawab serangkaian pertanyaan mengenai pembukaan lowongan kerja baru di perusahaan mereka, rekrutmen, dan pelepasan karyawan. Hasilnya dirangkum oleh US Bureau of Labor Statistics dalam sebuah laporan yang dipublikasikan setiap bulan.

Membaca Data JOLTS Job Openings Di Kalender Forex

Data JOLTS Job Openings yang ideal akan terus meningkat dari waktu ke waktu. Walaupun ada penurunan sekali waktu, tetapi asalkan tren-nya masih meningkat maka dianggap baik. Namun, pelaku pasar secara umum lebih memperhitungkan perbandingan antara data aktual dan data estimasi awal. Angka JOLTS Job Openings yang lebih tinggi dari ekspektasi biasanya mendorong Dolar AS menguat (bullish). Sebaliknya, data aktual yang lebih rendah dari ekspektasi, maka dapat mendorong Dolar AS melemah (bearish).

Baca juga : Apa Itu Flash Services PMI?

Fungsi utama data JOLTS Job Openings adalah untuk memandu pemerintah AS dalam membuat formula kebijakan ekonomi yang berkualitas dan sesuai dengan kondisi terkini. Namun, data tersebut juga digunakan oleh banyak pihak lainnya dalam menganalisa siklus bisnis dan situasi ketenagakerjaan di negeri Paman Sam. Oleh karena itu pula maka data JOLTS Job Openings dianggap penting oleh pelaku pasar forex, walaupun tak sepenting data Non-farm Payroll (NFP) yang dirilis lebih awal setiap bulannya.

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda