Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Peringatan Elon Musk Terhadap Saham Tesla Mengungkapkan Bahwa Rally Saat Ini Memuncak

Peringatan Elon Musk Terhadap Saham Tesla Mengungkapkan Bahwa Rally Saat Ini Memuncak
Peringatan Elon Musk Terhadap Saham Tesla Mengungkapkan Bahwa Rally Saat Ini Memuncak

Peringatan Elon Musk Terhadap Saham Tesla Mengungkapkan Bahwa Rally Saat Ini Memuncak. Ketika ada seorang CEO yang berpikir bahwa harga saham perusahaannya terlalu tinggi, itu merupakan bendera merah yang mana fundamental bisnisnya tidak akan dapat mendukung penilaian pasar yang meningkat. Kemungkinan besar, itu adalah pesan yang dikirimkan oleh CEO Tesla  kepada Elon Musk dan para pengikutnya yang setia, juga kepada para investor lainnya, itu seperti tweet-nya pada hari Jumat:

“Menurut saya Harga saham Tesla imo terlalu tinggi”

Dan saham Tesla jatuh lebih dari 10% sesudahnya, peristiwa ini menunjukkan bahwa pesan yang di kirim melalui tweet itu telah diterima setidaknya oleh sebagian orang.

Baca Juga : Para Peneliti Memperkirakan Jumlah Kematian Akibat COVID-19 di AS akan Terus Meningkat

Tapi kelemahan itu tampaknya berumur pendek. Menjelang hari perdagangan berikutnya, saham yang jatuh terlihat kembali pulih, kembali ke posisi semula sebelum tweet milik Elon Musk. Pada hari Selasa Intra diperdagangkan pada level $ 778, sebelum ditutup pada level $ 768,21, naik sebesar 0,92% untuk hari itu. Selain itu, saham telah naik sebesar 86% tahun ini.

Pemulihan cepat tentu menunjukkan bahwa ada momentum besar di balik reli saat ini yang menjadikan Tesla salah satu saham berkinerja terbaik di antara raksasa teknologi tahun ini. Tetapi jika sejarah merupakan panduan dalam melangkah, maka komentar negatif dari Elon Musk memberikan sinyal jual yang kuat kepada para investor Tesla dalam jangka panjang.

Baird Equity Research mengulas empat insiden terakhir di mana Elon Musk berbicara secara negatif tentang harga saham Tesla. Dalam tiga peristiwa terbaru, saham dari produsen kendaraan listrik ini masih tetap berada di zona merah, sementara di tahun 2013, saham Tesla jatuh sebesar 30% selama bulan berikutnya. Dan akhirnya pulih selama periode satu tahun berikutnya, menurut penelitian, yang dilakukan oleh CNBC.

Namun, dari semua peristiwa yang terjadi tampaknya ada indikasi kuat bahwa pembuat mobil telah mampu memperbaiki kesalahannya dalam melangkah di tahun 2019. Perusahaan ini telah membukukan hasil kuartalan yang kuat dengan permintaan yang lebih baik dari yang perkiraan, bahkan di tengah pandemi coronavirus. Laporan pendapatan semakin membaik telah mendorong banyak analis untuk menjadi bullish pada saham perusahaan ini.

Bulan lalu, Goldman Sachs merekomendasikan membeli Tesla dengan target harga $ 864 per saham, di antara yang tertinggi di Street. Analis Goldman, Mark Delaney menulis bahwa Tesla memiliki keunggulan signifikan atas produsen mobil lain dalam memproduksi mobil listrik dan diperkirakan akan mempertahankan posisi pasar yang kuat.

Baca Juga : Pengangguran di AS Membengkak di Tengah Kebijakan Pembatasan Sosial

Terlepas dari optimisme ini, akan naif untuk berpikir semuanya akan berjalan seperti yang direncanakan, terutama saat ini dimana ekonomi global telah terpuruk oleh pandemi coronavirus. Saat ini juga  produksi mobil sementara telah ditutup dan penjualan jatuh karena ekonomi memasuki resesi yang cukup dalam. Itulah alasan Tesla menangguhkan panduan pengiriman mobil setahun penuh pada pekan lalu.

Kesimpulannya adalah bahwa Peringatan Elon Musk tentang saham Tesla yang dinilai terlalu tinggi menandakan masalah di depan bagi perusahaan dalam memenuhi target penjualan ketika ekonomi tergelincir ke dalam salah satu resesi terdalam untuk jangka waktu bertahun-tahun. Investor jangka pendek harus mengambil peringatan itu sebagai peluang untuk membukukan laba Dan bagi siapa pun yang tertarik untuk membeli saham tersebut , maka akan lebih baik menunggu yang lain, dimana itu merupakan titik masuk yang lebih baik.

Sumber : www.investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda