Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


FOREX – Dolar AS Melambung, Korban COVID-19 Meningkat

FOREX - Dolar AS Melambung, Korban COVID-19 Meningkat
FOREX – Dolar AS Melambung, Korban COVID-19 Meningkat

FOREX – Dolar AS Melambung, Korban COVID-19 Meningkat. Dolar AS mengembalikan kerugian pada hari Rabu di Asia karena investor berbondong-bondong menuju safe haven di tengah meningkatnya jumlah kematian akibat pandemi COVID-19.

Baca Juga : Dolar AS Menguat di Tengah Pandemi Coronavirus yang Meluas

Negara bagian New York dan Inggris mengumumkan kematian harian tertinggi mereka meskipun jumlah kasus yang dilaporkan awal minggu turun. Gubernur New York, Andrew Cuomo melaporkan 5.489 kematian di negara bagian tersebut semalam.

Indeks Dolar AS yang dilacak terhadap mata uang lainnya naik 0,34% menjadi 100,257 pada 11.00 AM ET (4.50 AM GMT).

“Penghindaran risiko dan dolar AS berjalan beriringan,” kata Ray Attrill, kepala strategi FX di National Australia Bank kepada CNBC.

“Peningkatan didasarkan pada statistik yang tidak terlalu buruk yang keluar dari berbagai belahan dunia… tetapi pandangan kami adalah bahwa pasar akan tetap berombak – kami tidak dapat mengharapkan berita yang sangat baik atau sangat buruk,” katanya kemudian.

Pasangan USD/JPY turun 0,11% menjadi 108,33 sebagaimana Perdana Menteri Shinzo Abe secara resmi mengumumkan keadaan darurat semalam.

Pasangan GBP/USD kehilangan 0,16% menjadi 1,2317 sebagaimana Perdana Menteri Boris Johnson memasuki hari keduanya dalam perawatan intensif virus korona.

Pasangan AUD/USD turun 0,61% menjadi 0,6129 sebagaimana S&P menurunkan prospeknya pada peringkatan AAA negara berdaulat dari stabil ke negatif.

Pasangan NZD/USD turun 0,37% menjadi 0,5952 sementara pasangan USD/CNY naik 0,35% menjadi 7,0671.

“Sementara kurva vrus mendatar, dampak ekonomi dari krisis korona akan bertahan selama bertahun-tahun,” kata Joe Capurso, analis mata uang Commonwealth Bank of Australia kepada CNBC.

Baca Juga : Forex – Dolar Tetap karena Risiko Wabah Membatasi Aktivitas

“Ekonomi membutuhkan waktu untuk kembali buka, beberapa bisnis tidak akan buka kembali, dan pengangguran membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk (pulih). Kami pikir ini berarti dolar dan yen akan kembali menguat,” katanya.

Sumber : investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda