Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Wabah Corona, Dolar Australia Jatuh

Wabah Corona, Dolar Australia Jatuh
Wabah Corona, Dolar Australia Jatuh

Dolar Australia telah jatuh ke titik terendahnya dalam lebih dari satu dekade karena wabah virus corona telah memicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global, terutama di Tiongkok.

Mata uang ini merosot ke 66,71 sen AS pada Senin pagi, level terlemahnya sejak Maret 2009 di puncak krisis keuangan global, yang berpotensi membuat biaya liburan dan impor ke luar negeri menjadi lebih mahal.

Kepala devisa ANZ Daniel Been mengatakan bahwa wabah virus corona telah memicu kekhawatiran tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi di Tiongkok, mitra dagang terbesar Australia.

“Ketidakpastian tentang pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan selalu mendorong ketidakpastian di sekitar selera risiko,” katanya kepada Daily Mail Australia, pada hari Senin.

Baca juga: Dolar Australia Akan Kembali Mengamati Virus Setelah Peningkatan RBA

“Negara ekonomi terbesar kedua di dunia yang tampak kurang pasti tidak akan pernah positif bagi pasar.”

Penguncian di kota Wuhan di Tiongkok juga memicu kekhawatiran tentang bagaimana perlambatan ekonomi di Tiongkok akan mempengaruhi Australia pada kuartal Maret.

Aktivitas ekonomi yang lebih lemah di Tiongkok berpotensi mengurangi permintaan komoditas Australia seperti batu bara dan bijih besi.

“Penutupan pabrik dan fasilitas lainnya di Tiongkok dilakukan karena mereka memberlakukan penguncian di beberapa kota, hingga memperlambat berbagai macam aktivitas dan menimbulkan pertanyaan tentang berapa lama wabah ini akan terus membayangi mereka,” kata Mr Been.

Penurunan dolar Australia terjadi setelah Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe mengatakan pada sidang parlemen pada hari Jumat bahwa virus corona mungkin akan lebih buruk bagi perekonomian Australia daripada wabah SARS di Tiongkok 16 tahun lalu.

“Sangat mungkin bahwa wabah internasional ini akan lebih besar dari pada tahun 2003 lalu saat wabah SARS,” katanya.

Baca juga: Yuan dan Dolar Australia Pada Posisi Defensif

Banyak yang akan tergantung pada keberhasilan berbagai upaya percobaan yang dilakukan untuk mengendalikan virus ino.

“Seperti semua orang di dunia, kami mengamati perkembangan ini dengan sangat hati-hati.”

Sejauh ini, 811 orang di Tiongkok telah meninggal karena virus corona, melebihi angka kematian SARS.

Sejak wabah itu dikonfirmasi pada akhir Januari, 15 warga Australia telah didiagnosis menderita penyakit pernapasan.

Hingga 100 warga Australia masih tetap di Wuhan setelah 266 pengungsi yang secara klinis dikatakan baik tiba di Darwin dengan penerbangan Qantas yang disewa pada hari Minggu.

243 warga Australia lainnya yang berada dalam penerbangan klotrr pertama dari Wuhan hampir setengah jalan melalui isolasi karantina selama 14 hari di Pulau Christmas setelah mendarat pada hari Selasa.

sumber: Daily Mail

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda