Tekanan terhadap Harga Gagal Menggoyahkan Sterling

Tekanan terhadap Harga Gagal Menggoyahkan Sterling

Tekanan terhadap Harga Gagal Menggoyahkan Sterling. Sterling berjuang untuk membuat banyak kemajuan pada hari Rabu setelah data menunjukkan harga Inggris naik sedikit lebih lambat dari yang diharapkan pada bulan Maret, mengurangi tekanan pada Bank Inggris untuk mengetatkan kebijakan moneter.

Inflasi harga konsumen tahunan mencapai 1,9 persen pada bulan Maret, di bawah perkiraan untuk kenaikan 2 persen dan di bawah target BoE sebesar 2 persen.

Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa upah pekerja Inggris meningkat dan melampaui inflasi, dan dikombinasikan dengan tingkat pengangguran terendah dalam 44 tahun, telah menghilangkan ketidakpastian tentang Brexit.

Baca juga: Sterling Naik di Atas $ 1,31 Karena Risiko Brexit Segera Surut

Pound sedikit turun dari sekitar $ 1,3055 menjadi $ 1,3040 setelah angka inflasi diumumkan. Terhadap euro, sterling memperpanjang penurunan dan mencapai level terendah hari di 86,81 pence, turun 0,3 persen.

Data ekonomi telah gagal untuk memindahkan pound secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir karena negosiasi Brexit mendominasi agenda berita.

“Saya pikir sterling adalah mata uang yang berbahaya karena menjalankan defisit transaksi berjalan 4,5 persen,” kata manajer dana hedging veteran Crispin Odey kepada Reuters.

BoE telah mengisyaratkan bahwa ia akan menaikkan suku bunga untuk menghentikan tekanan inflasi dari pembangunan, tetapi sangat tidak mungkin untuk bertindak sampai proses Brexit diselesaikan.

Tekanan terhadap Harga Gagal Menggoyahkan Sterling

Setelah data inflasi, analis ACLS Global Marshall Gittler mengatakan BoE mungkin akan menunda perubahan suku untuk beberapa waktu “terlepas dari apa yang terjadi dengan inflasi”.

Para pemimpin Uni Eropa pekan lalu memberi Inggris penundaan hingga enam bulan untuk Brexit.

Baca juga: Sterling Lesu Akibat Penundaan Brexit Enam Bulan

“Tampaknya sangat tidak mungkin kita akan mendapatkan resolusi jauh Brexit sebelum batas waktu 31 Oktober jadi apa artinya lebih banyak ketidakpastian dan sterling melakukan sangat sedikit sementara itu,” kata Justin Onuekwusi, fund manager di Legal & General Investment Management.

Sementara volatilitas tersirat dalam pound telah turun tajam karena investor mengurangi taruhan mereka pada mata uang yang bergerak secara signifikan, pada hari Selasa menawarkan pengingat kepekaan terhadap berita terkait Brexit.

Sebuah laporan di surat kabar Guardian bahwa pembicaraan antara partai oposisi Partai Buruh dan Partai Konservatif yang berkuasa terhenti sehingga menjadikan pound jatuh. Seorang juru bicara partai Buruh membantah bahwa pembicaraan itu menemui jalan buntu.

Sumber: reuters.com

Muhamad Burhanudin :
Disqus Comments Loading...