Sterling Menyentuh Level Terendah Tiga Bulan karena Kebuntuan Brexit

Sterling Menyentuh Level Terendah Tiga Bulan karena Kebuntuan Brexit
Sterling Menyentuh Level Terendah Tiga Bulan karena Kebuntuan Brexit

Sterling Menyentuh Level Terendah Tiga Bulan karena Kebuntuan Brexit. Sterling jatuh tajam pada hari Rabu di tengah meningkatnya harapan bahwa Perdana Menteri Theresa May akan kembali gagal untuk mendapatkan persetujuan Brexit dan segera bisa menghadapi tantangan kepemimpinan.

Sterling telah melemah lebih dari 1% bulan ini karena pembicaraan lintas-partai menemui jalan buntu memaparkan perpecahan politik yang mendalam tentang bagaimana, kapan dan bahkan jika Brexit harus terjadi.

May berencana untuk mengajukan tiga kali kesepakatan Brexit yang ditolaknya pada minggu yang dimulai 3 Juni, untuk mencoba mengamankan kesepakatan sebelum anggota parlemen pergi liburan musim panas.

Baca juga: Sterling Merosot ke Level Terendah Seminggu

Tetapi oposisi Partai Buruh Inggris mengatakan tidak akan meratifikasi kesepakatan jika kesepakatan kompromi tidak tercapai dengan pemerintah.

Komentar itu memicu spekulasi bahwa Theresa May akan segera digulingkan dan menekan pound.

Mata uang tersebut turun lebih dari 0,5% menjadi $ 1,2827, dan terendah sejak 15 Februari, dan turun sekitar 0,4% dibandingkan euro menjadi 87,35 pence.

“Kegagalan untuk melewati kesepakatan [pada bulan Juni] bisa membuat Theresa May akhirnya mundur, membuka pintu bagi perdana menteri yang lebih rentan terhadap euro dan kemungkinan Brexit yang sulit,” kata Petr Krpata, ahli strategi FX di ING di London.

Grafik Sterling jatuh ke level terendah 3 bulan
Grafik Sterling jatuh ke level terendah 3 bulan

Sterling telah jatuh selama delapan hari berturut-turut terhadap dolar meskipun sebagian besar data ekonomi yang solid di Inggris dalam beberapa bulan terakhir.

Kekhawatiran bagi investor adalah bahwa persediaan persediaan berbulan-bulan oleh perusahaan-perusahaan Inggris sebelum Brexit akan muncul kuartal ini.

Baca juga: Sterling Menahan Kenaikan Dolar sebelum Pertemuan Bank Sentral

Data ketenagakerjaan Inggris pada hari Selasa menunjukkan pertumbuhan upah pada kuartal yang berakhir Maret lebih rendah dari yang diharapkan, menandakan kemungkinan dimulainya periode yang bergejolak untuk ekonomi yang lebih luas.

Volatilitas di pasar mata uang secara historis rendah dan dalam beberapa minggu terakhir investor mengurangi taruhan mereka pada ayunan besar dalam pound.

Sumber: reuters.com

Broker News

Webinar Forex Eksklusif

Webinar Forex Eksklusif XM selalu berupa untuk memberikan edukasi terbaik kepada semua trader,...

Faktor yang Memengaruhi Pasar Cryptocurrency Saat Ini

Cryptocurrency mengacu kepada mata uang digital yang dlindungi teknologi cryptographic. Saat ini,...

Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu...

Trading Forex vs Saham

Trader pemula dan berpengalaman punya banyak opsi untuk dipilih: bagaimana cara trading, di mana...

Trading Forex Algoritmis

Trading algoritmis adalah trading menggunakan robot atau adviser, algoritme matematis yang dapat...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...