Resiko Resesi di Tahun Depan Naik ke 30%

Resiko Resesi di Tahun Depan Naik ke 30%
Resiko Resesi di Tahun Depan Naik ke 30%

(Bloomberg) – Hampir ada 1 dari 3 peluang resesi UK dalam 12 bulan, menurut survei para ekonom Bloomberg.

Survei 10 ekonom menemukan probabilitas dua perempat secara berturut-turut dari pertumbuhan negatif telah meningkat menjadi 30 persen, tertinggi sejak akhir 2016. Naik dari 25 persen sebulan yang lalu. Hal tersebut pada 20 persen atau lebih rendah untuk 2018.

Survei itu dilakukan 1-6 Februari, sebelum Bank of England menerbitkan perkiraan baru yang melihat pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam satu dekade pada 2019 dan peluang resesi yang sedikit lebih besar dari 20 persen. Gubernur Mark Carney mengatakan pada konferensi pers bahwa Brexit yang tidak punya kesepakatan akan meningkatkan kemungkinan kontraksi.

Baca Juga: Bank of England akan Lebih Berhati-hati setelah Brexit

Ekonom menempatkan peluang resesi hampir 50 persen segera setelah pemungutan suara Brexit pada 2016, tetapi ekonomi terus berkembang. Belum ada kontraksi triwulanan sejak 2012.

Pembuat kebijakan BoE akan memiliki kesempatan lebih lanjut untuk menjelaskan pandangan mereka pada acara di London minggu ini. Carney membahas resiko terhadap ekonomi global dalam sebuah pidato pada hari Selasa, sementara anggota Komite Kebijakan Moneter eksternal Gertjan Vlieghe akan memberikan pendapatnya tentang UK pada hari Kamis.

Baca Juga: Pound Lebih Tinggi Meskipun Adanya Gangguan Brexit

Ekonom juga akan memiliki banyak data baru Inggris untuk dipertimbangkan, termasuk:

GDP kuartal keempat (Senin)

Inflasi (Rabu)

Harga rumah RICS (Kamis)

Penjualan retail (Jumat)

Sumber: www.bnnbloomberg.ca

Recent Post

2 Kesalahan Paling Berbahaya yang Dilakukan Pemula Forex

2 Kesalahan Paling Berbahaya yang Dilakukan Pemula Forex 2 Kesalahan Paling Berbahaya yang...

Review Mingguan JPY Di Mulai Tanggal 18 – 22 Februari

Review Mingguan JPY Di Mulai Tanggal 18 - 22 Februari. yen Jepang mengalami minggu percobaan berkat...

Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ?

Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ? Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ?....

EUR/USD Menghapus Kenaikan PMI

EUR/USD Menghapus Kenaikan PMI EUR/USD membuat jalan menuju harga tertinggi di angka 1,1363...

Aussie Jatuh Setelah Tiongkok Bergerak Untuk Melarang Impor Batubara Australia

Aussie Jatuh Setelah Tiongkok Bergerak Untuk Melarang Impor Batubara Australia Dolar Australia...

Broker News

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Berapa Lama Saya Dapat Memegang Posisi di Trading Forex?

Posisi apa pun di pasar Forex dibuka dengan tujuan mendapatkan profit. Seberapa lama posisi dibuka...

Mengapa Trading Forex Ilegal di Beberapa Negara?

Pertukaran Finansial Mata Uang Forex adalah pasar di dunia yang paling besar dan menjangkau paling...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...