Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Perusahaan Tiongkok di Zimbabwe Memanipulasi Mata Uang Lokal

Perusahaan Tiongkok di Zimbabwe Memanipulasi Mata Uang Lokal
Perusahaan Tiongkok di Zimbabwe Memanipulasi Mata Uang Lokal

Bank sentral Zimbabwe telah membekukan beberapa rekening milik perusahaan Tiongkok yang dituduh melakukan manipulasi mata uang lokal, yang pada minggu ini sedang melemah terhadap dolar di pasar gelap.

Negara Afrika Selatan itu baru saja memperkenalkan kembali dolar Zimbabwe pada Juni lalu, mengakhiri dolarisasi di wilayahnya yang sudah berlangsung selama satu dasawarsa, meski pada akhirnya perkenalan ini menghasilkan inflasi yang tak terkendali, yang menurut para ekonom mencapai 520% pada Desember 2019 lalu.

Sementara itu, Gubernur Reserve Bank of Zimbabwe (RBZ), John Mangudya, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Jumat malam, menyebutkan bahwa Nanchang Tiongkok terdaftar sebagai manipulator mata uang.

Baca juga: Zimbabwe Merencanakan Mata Uang Baru Karena Kelangkaan Dolar

Mangudya mengatakan bahwa unit intelijen keuangan RBZ (FIU) telah mengidentifikasi Nanchang sebagai perusahaan yang telah menggunakan jutaan dolar Zimbabwe untuk membeli greenback di pasar gelap, hingga melemahkan unit mata uang lokal.

Nanchang adalah kontraktor utama untuk pembangunan bendungan yang akan memasok air ke Bulawayo, kota terbesar kedua di Zimbabwe yang sedang dilanda kekeringan.

“FIU telah memerintahkan pembekuan akun rekening yang telah teridentifikasi tersebut sambil menunggu analisis lebih lanjut dan FIU juga sedang melakukan pengawasan berkelanjutan untuk mengidentifikasi pelaku lainnya yang juga terlibat dalam transaksi pasar paralel ini,” kata Mangudya.

Bank sentral tidak mengatakan apakah akun rekening tersebut dipegang oleh RBZ atau dipegang oleh bank yang lain.

Baca juga: Emas: Stabil di Atas Level $ 1.560 di Tengah Kekhawatiran Wabah Koronavirus Tiongkok

Seorang juru bicara untuk Nanchang tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar mengenai kasus ini.

Dolar Zimbabwe diperdagangkan pada level 25 terhadap dolar AS di pasar gelap pada hari Sabtu lalu. Dibandingkan dengan 22 minggu lalu, di pasar resmi, mata uang lokal ini dipatok pada level 17.

Pada tahun lalu, bank sentral sudah membekukan rekening milik empat perusahaan untuk sementara waktu karena tuduhan yang sama.

Mata uang lokal ini melemah bersamaan dengan krisis uang tunai, valuta asing, bahan bakar dan listrik yang saat ini menjadi salah satu gejala krisis ekonomi terburuk di Zimbabwe yang berhadapan dengan pemerintahan Presiden Emmerson Mnangagwa.

sumber: Reuters

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda