Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Pertumbuhan Tidak Selambat Perkiraan, Dolar Capai Level Tertinggi Dua Bulan

Pertumbuhan Tidak Selambat Perkiraan, Dolar Capai Level Tertinggi Dua Bulan
Pertumbuhan Tidak Selambat Perkiraan, Dolar Capai Level Tertinggi Dua Bulan

Dolar capai level tertinggi dua bulan pada hari Jumat karena data pertumbuhan AS yang melebihi perkiraan tidak mengubah pandangan bahwa Federal Reserve akan segera menurunkan suku bunga untuk pertama kalinya dalam satu dekade terakhir.

Kenaikan dolar juga terbantu oleh melebarnya perbedaan yield antara AS dan Jerman. Spread bertahan pada level tertinggi dalam dua bulan di level 250,5 basis poin.

Investor kecewa dengan kurangnya tindakan kebijakan dari Bank Sentral Eropa pada pertemuan hari Kamis lalu. Perhatian mereka sekarang akan beralih ke pertemuan Federal Reserve minggu depan, di mana para pembuat kebijakan diharapkan untuk memotong suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,00% -2,25%.

Walaupun perlambatan GDP AS tidak seburuk perkiraan para ekonom yang disurvei oleh Reuters, hal itu kemungkinan tidak akan mengurangi pandangan umum di kalangan pembuat kebijakan bahwa penurunan suku bunga diperlukan untuk melawan risiko dari konflik perdagangan dan menipisnya demand secara global, kata para analis.

Baca juga: Dolar Mendorong Lebih Tinggi terhadap Yen

Data menunjukkan PDB AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,1% pada kuartal kedua, lebih lemah dari kecepatan 3,1% pada kuartal pertama tetapi lebih kuat dari 1,8% proyeksi para ekonom yang disurvei oleh Reuters.

“Anda terus melihat topik ini bahwa AS tumbuh dengan baik, lebih baik daripada kebanyakan ekonomi G-7, konsisten dengan kekuatan dolar yang kita lihat di belakang ini,” kata Erik Nelson, ahli strategi mata uang di Wells Fargo Securities di New York.

“Saya kira hal itu tidak akan banyak berubah untuk The Fed minggu depan. Kami masih mengharapkan penurunan 25 basis poin pada pertemuan tersebut, ”tambahnya.

Pada akhir perdagangan AS, indeks dolar naik 0,2% pada 98,009, setelah sebelumnya mencapai level tertinggi sejak akhir Mei di 98,088. Ini naik 0,9% pada minggu ini menyusul kenaikan sekitar 0,4% pada minggu sebelumnya. Suku bunga futures menunjukkan para trader memposisikan diri penurunan key borrowing costs oleh The Fed minggu depan, dengan 81% peluang penurunan seperempat poin, seperti ditunjukkan program FedWatch CME Group.

“Opsi pemotongan 50 basis poin perlu dihapuskan,” kata Marvin Loh, ahli strategi makro global Street Street, di Boston. “Ada cukup banyak hal baik yang terjadi dalam perekonomian.”

Pertumbuhan Tidak Selambat Perkiraan, Dolar Capai Level Tertinggi Dua Bulan
Pertumbuhan Tidak Selambat Perkiraan, Dolar Capai Level Tertinggi Dua Bulan

Greenback juga menerima dorongan setelah penasihat Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan kepada televisi CNBC bahwa Amerika Serikat telah mengesampingkan intervensi di pasar mata uang untuk melawan negara-negara lain yang melemahkan mata uang mereka sendiri agar membantu ekspor mereka.

Baca juga: Belilah Dolar Kanada di Tengah Perkembangan Gap Anggaran AS

Mata uang lain, euro turun 0,17% pada $ 1,11275, pulih dari level terendah dua bulan $ 1,1112 setelah keputusan ECB pada hari Kamis. Untuk minggu ini, mata uang tunggal turun 0,8%.

Setelah sesi ECB, Presiden Mario Draghi mengindikasikan bank siap untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan berikutnya, pada bulan September, dan mempertimbangkan opsi lain untuk pelonggaran.

Sterling merosot 0,53% menjadi $ 1.2386 setelah mencapai level terendah 27 bulan. Ini terjadi setelah Presiden European Commission Jean-Claude Juncker mengatakan kepada perdana menteri baru Inggris, Boris Johnson, bahwa kesepakatan yang dicapai oleh pendahulunya Theresa May adalah yang terbaik dan satu-satunya kesepakatan Brexit.

Sumber: Reuters

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda