Pembeli Mendominasi Menjelang Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia

Pembeli Mendominasi Menjelang Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia
Pembeli Mendominasi Menjelang Keputusan Suku Bunga Bank Indonesia

Pasangan USD/IDR diperdagangkan di sekitar 14.540 selama sesi Asia, pada hari Kamis. Banyak pembeli terus tetap berkuasa menjelang keputusan suku bunga dari Bank Indonesia (naik pada 07:30 GMT).

Kutipan kemarin naik ke tertinggi dalam 19-minggu setelah data perdagangan bulan April dari Indonesia mengecewakan pembeli. Detail menyarankan neraca perdagangan turun menjadi $ -2,5 miliar dari +0,54 miliar dengan pertumbuhan ekspor dan impor menandai level negatif -13,10% dan -6,58% dibandingkan -10,01% dan -6,76% masing-masing.

Selain itu, pesimisme seputar perdagangan global yang berasal dari perang tarif AS-Tiongkok juga bertindak sebagai katalis negatif terhadap Rupiah Indonesia (IDR). Konsensus menunjukkan bahwa Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada 6,0%.

TD Security mengutip nada risiko global dan kelemahan IDR sebagai alasan utama bagi BI untuk berpegang teguh pada pengumuman suku bunga hari ini.

Baca juga: Para Investor Yakin Dengan Sistem Demokrasi Indonesia Saat Ini

Bank Indonesia membiarkan suku bunga memiliki kebijakan tidak berubah pada pertemuan bulan April dan kami mengharapkan hal yang sama bulan ini. Kami berpikir bahwa Bank Indonesia akan membuka pintu untuk penurunan suku bunga pada awal Mei, tetapi tidak ada panduan ke depan pada pertemuan terakhir. Mengingat penurunan selera risiko global dan melemahnya Rupiah sejak saat itu, kami pikir Bank Indonesia akan tetap ditahan. Inflasi tetap rendah, tetapi mengejutkan pada kenaikan di bulan April, sementara CPI inti naik lebih tinggi, memberikan alasan lain untuk tetap bertahan

Analisis Teknis

Setelah menembus level Simple Moving Average (SMA) selama 200 hari di 14.475, bull dapat menargetkan tertinggi 14.610 dan Desember 2018 dekat 14.650.

Meskipun, banyak yang tergelincir di bawah 14.475, dapat kita ingat bahwa angka tertinggi bulan Maret di 14.335 dan 50% level retracement Fibonacci dari Desember 2018 hingga Februari 2019 turun dekat 14.280.

Juga harus dicatat bahwa Relative Strength Index (RSI) 14-hari menunjukkan kondisi overbought dan mungkin memicu mundurnya pasangan ini secara tiba-tiba.

Sumber: fxstreet.com

Broker News

AMEGA Forex Broker Review

AMEGA is an international broker, offering some of the best trading conditions on the market. The...

Saham CubeSmart Siap Untuk Tembus

Saham CubeSmart siap untuk tembus. CubeSmart (CUBE), penyimpanan-sendiri real esatate investment...

Rekor Saham Roku Keluar Setelah Penghasilan Besar

Rekor saham Roku keluar setelah penghasilan besar. Saham mencapai puncak baru 52-minggu, tetapi...

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah...

Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...