Pasar Bullish Ini akan Bertahan Setidaknya Hingga 2025

Pasar Bullish
Pasar Bullish

Berbagai ahli memperingatkan bahwa pasar bullish sudah bertahan lama hingga saat ini, sedangkan pasar bearish sudah lama tertunda. Salah satunya seperti yang dikemukakan oleh Jeff Saut, chief investment officer (CIO) di Raymond James Financial. “Kita mungkin memiliki tujuh hingga delapan tahun lagi,” kata Saut kepada CNBC, dengan catatan bahwa pasar-pasar bull sekuler umumnya berlangsung antara 16 hingga 18 tahun. Pasar bull saat ini sudah berlangsung selama 9 tahun dan 6 bulan. Berdasarkan referensi sejarah pasar sejak Perang Dunia II, dia mengamati: “pada tahun 1949 hingga 1966: terdapat pullback yang tidak menghentikan bull sekuler. 1982 hingga 2000: kami mengalami kejadian yang tidak terduga pada 1987 dan itu tidak juga menghentikan pasar bull sekuler.”

Kenaikan Saham Sejak Krisis Keuangan 2008

Indeks Kenaikan
S&P 500 Index (SPX) 327%
Dow Jones Industrial Average (DJIA) 297%
Nasdaq Composite Index (IXIC) 527%
Russell 2000 Index (RUT) 400%

Sumber: Yahoo Finance; kenaikan dicatat dari penutupan low pasar bear pada 9 Maret 2009 melalui penutupan pada 12 September

‘Dasar Yang Kuat’

Catatan bullish lainnya telah dikemukakan oleh Joe Zidle, ahli strategi investasi di The Blackstone Group, yang memprediksi bahwa Indeks S&P 500 akan menembus level 3.000 dalam beberapa bulan ke depan, untuk keuntungan 3,8% dari 12 September dan 12,2% dari awal 2018, berdasarkan laporan CNBC lainnya.

“Apa yang tersisa untuk tahun ini, saya pikir, akan menjadi bullish dengan kenaikan tertinggi,” kata Zidle kepada CNBC. Dia juga mengamati, “Percaya atau tidak, kinerja terbaik biasanya datang setelah pemilihan paruh waktu.” Selain itu, ia mencatat: “Fundamental di sini kuat. Neraca perusahaan baik dan laba meningkat.” Zidle mengharapkan laporan laba kuartal ketiga dan keempat menjadi kuat untuk meningkatkan kepercayaan para investor.

Baca juga: Indeks S&P 500 Naik Karena Saham Sektor Keuangan Meningkat

Peningkatan Resiko

Ray Dalio, miliarder pendiri hedge fund Bridgewater Associates, tidak sedang bearish saat ini, tetapi dia menyarankan para investor untuk menjadi “lebih defensif” dalam investasi ekuitas mereka, menurut laporan CNBC pertama. Dia melihat adanya kemungkinan risiko yang meningkat bagi investor, dan percaya bahwa ekspansi ekonomi saat ini berada dalam tahap akhir, yang akan berjalan hanya hingga sekitar 2 tahun lagi.

Art Hogan, kepala investasi di B. Riley FBR, khawatir tentang “kesalahan kebijakan, yang pertama, apakah kebijakan moneter yang terlalu agresif pada titik yang salah, kedua, kebijakan fiskal yang datang ketika kita tidak mengharapkannya dan ketiga adalah kebijakan perdagangan, ” ujar Hogan kepada CNBC. Sementara Dalio percaya bahwa sejauh ini, setidaknya, ketegangan perdagangan tidak “sebesar kesepakatannya,” kata Hogan “Saya pikir itu akan menjadi hambatan pada ekonomi global.”

‘Penyebaran Inflasi’

Meskipun bullish memiliki jangka waktunya sendiri, Zidle memunculkan peringatan tentang inflasi. “Ada lebih banyak inflasi di luar sana,” katanya kepada CNBC, menambahkan: “Inflasi tidaklah kuat, tetapi sangat meluas. Anda bisa melihatnya di pasar minyak dan gas. Anda bisa melihatnya dalam harga input.”

Baca juga : Inflasi AS Capai Target, Apa Artinya Untuk Kebijakan The Fed Dan Harga Emas?

Dia yakin bahwa imbal hasil Surat Utang AS 10-Tahun dapat mencapai 3,5% selama 6 hingga 12 bulan ke depan, naik sekitar 54 basis poin dari penutupan 12 September. Kenaikan imbal hasil obligasi, katanya, akan memberikan tekanan ke bawah untuk harga saham.

Sumber: investopedia.com

Recent Post

Review Mingguan AUD Dari Tanggal 11 – 15 Februari

Review Mingguan AUD Dari Tanggal 11 - 15 Februari. Aussie mengambil tempat kedua pada minggu ini...

Investor Asing Mengurangi Obligasi Kanada

Investor Asing Mengurangi Obligasi Kanada Kanada mengakhiri 2018 dengan eksodus investor asing...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Pemberitaan Minggu depan untuk AUD/USD

Pemberitaan Minggu depan untuk AUD/USD AUD/USD pastinya telah bearish belakangan ini, dengan...

Pasar Asia Berhenti dari Penguatan saat Pembicaraan Dagang AS-Tiongkok

Pasar Asia Berhenti dari Penguatan saat Pembicaraan Dagang AS-Tiongkok Pasar Asia sebagian...

Broker News

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Berapa Lama Saya Dapat Memegang Posisi di Trading Forex?

Posisi apa pun di pasar Forex dibuka dengan tujuan mendapatkan profit. Seberapa lama posisi dibuka...

Mengapa Trading Forex Ilegal di Beberapa Negara?

Pertukaran Finansial Mata Uang Forex adalah pasar di dunia yang paling besar dan menjangkau paling...

Apa pasangan mata uang yang paling sulit untuk diperdagangkan?

Jika Anda melihat panduan perdagangan Forex mana pun, Anda akan direkomendasikan untuk berdagang...

Metode Scalping Forex Terbaik

Jika Anda ingin mulai melakukan scalping di Forex, Anda perlu berpikir ulang tentang keseluruhan...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...