Parlemen Inggris Menolak Brexit Tanpa Kesepakatan

Parlemen Inggris Menolak Brexit Tanpa Kesepakatan
Parlemen Inggris Menolak Brexit Tanpa Kesepakatan

Setelah putaran pemungutan suara di hari Rabu, Majelis Inggris menolak kemungkinan meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan. Anggota parlemen Inggris Caroline Spelman dan Jack Dromey memperkenalkan dan memberikan suara amandemen yang mengesampingkan Brexit yang tidak sepakat dalam keadaan apa pun dan kapan saja, yang disetujui dengan 312 suara hingga 308, margin yang sangat ketat yang menunjukkan betapa terpecahnya Parlemen.

Hasilnya diikuti oleh ronde pemungutan suara lainnya, di mana anggota parlemen memberikan suara pada amandemen yang akan mewajibkan pemerintah Theresa May untuk menyiapkan rencana terperinci jika keluar secara tidak teratur dari Uni. Namun, apa yang disebut “kompromi Malthouse” ditolak oleh mayoritas besar, dengan 374 suara menentang dan 164 mendukung.

Baca juga : USD/CAD Rebounds ke 1.3330 Karena WTI turun

Amandemen ketiga yang menolak Brexit tanpa transaksi, dimodifikasi oleh Pemerintah, disahkan oleh 321 suara menjadi 278.

Theresa May menyatakan kelegaannya setelah putaran pemilihan, memperhatikan fakta bahwa parlemen menolak Brexit yang kacau adalah berita baik. Namun, karena deklarasi-deklarasi itu tidak mengikat secara hukum, untuk menghindari jalan keluar yang tidak tertib, pemerintah harus membuat petisi untuk mengubah tenggat waktu, yang saat ini ditetapkan untuk 29 Maret.

Baca juga : Sentimen pada Konsumen Australia Turun seiring Lemahnya PDB Rumah Tangga

“Kelalaian hukum dalam hukum UE dan Inggris adalah bahwa Inggris akan pergi tanpa kesepakatan kecuali ada sesuatu yang disetujui. Tanggung jawab sekarang ada pada kita masing-masing di Gedung ini untuk mencari tahu apa itu,” kata Perdana Menteri Inggris.

Jika parlemen Inggris tidak mendukung perjanjian sementara menentang keluar secara tidak tertib pada hari-hari mendatang, maka Inggris akan wajib untuk berpartisipasi dalam Pemilu Eropa, hasil yang tidak diinginkan untuk Perdana Menteri Inggris.

Sekarang parlemen memberikan suara lagi hari ini untuk menghapus kemungkinan meminta Brussels dan perpanjangan, yang akan menetapkan tenggat waktu baru pada akhir Juni.

Sumber : https://www.dailyforex.com/forex-news/2019/03/the-british-parliament-rejected-no-deal-brexit/111127

 

Broker News

Ulasan Broker Forex AMEGA

AMEGA adalah broker internasional yang menawarkan beberapa kondisi perdagangan terbaik di pasar....

Saham CubeSmart Siap Untuk Tembus

Saham CubeSmart siap untuk tembus. CubeSmart (CUBE), penyimpanan-sendiri real esatate investment...

Rekor Saham Roku Keluar Setelah Penghasilan Besar

Rekor saham Roku keluar setelah penghasilan besar. Saham mencapai puncak baru 52-minggu, tetapi...

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah...

Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...