Inilah Pesimisme Pasar Terkait Penguatan Ekonomi

Inilah Pesimisme Pasar Terkait Penguatan Ekonomi
Inilah Pesimisme Pasar Terkait Penguatan Ekonomi

Menurut laporan berita oleh Bloomberg, Ketua UBS Group AG Axel Weber menyatakan bahwa pesimisme pasar yang telah menaungi awal tahun baru ini sebenarnya berlebihan. Weber menyatakan, mengingat kinerja pertumbuhan ekonomi dan perdagangan yang relatif kuat, kekalahan di pasar ini tidak dapat dibenarkan.

Weber, yang sebelumnya merupakan pembuat kebijakan untuk Bank Sentral Eropa, menyatakan dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg Television bahwa pasar sedang mengambil pandangan yang terlalu negatif terhadap ekonomi. Dia menyatakan sementara kenaikan ekonomi mungkin tidak sekuat yang terjadi pada 2018, masih ada kinerja perdagangan yang relatif kuat.

Ketua Kelompok UBS juga menyatakan bahwa kemungkinan Federal Reserve akan memperlambat langkahnya pada kenaikan suku bunga di tahun ini karena dampak dari pemotongan pajak pada tahun lalu sekarang telah memudar. Namun, katanya, terlalu dini untuk membahas segala bentuk resesi di Amerika Serikat.

Baca juga: Ketakutan akan Pertumbuhan Ekonomi AS Mempengaruhi Dunia Global

Weber menyatakan bahwa masih ada prospek yang menguntungkan untuk pendapatan perusahaan maupun pertumbuhan industri. Oleh karena itu, ia merasa bahwa pasar bergerak maju dengan mencoba menghargai kemungkinan resesi pada saat ini.

Berkenaan dengan perang dagang yang sedang berlangsung antara AS dengan Tiongkok, Weber mengatakan bahwa ia berharap tentang negoisasi antara kedua negara. Dia mengatakan bahwa ada kemungkinan bahwa AS dan Tiongkok akan dapat menyelesaikan masalah mereka dan mencapai semacam pemahaman. Dia juga menyebut rencana diskusi perdagangan yang dijadwalkan pada minggu ini di Beijing antara perwakilan kedua pemerintah merupakan langkah positif ke arah yang benar.

Namun, dia juga menambahkan peringatan bahwa resolusi akhir akan membutuhkan waktu untuk mencapai kesepakatan antar kedua negara. Dia mengatakan bahwa negosiasi semacam itu tidak memiliki resolusi di tahap awal, tetapi di ujung diskusi.

Saham Asia juga mencerminkan sikap optimisme Weber pada awal minggu kedua tahun perdagangan. Saham Asia menguat dalam perdagangan ini, dan dolar AS jatuh ke level terendah dalam lebih dari dua bulan.

Sementara, saham di pasar negara berkembang sedang melonjak, dengan Won Korea Selatan, Ringgit Malaysia, serta Rupiah Indonesia menunjukkan keuntungan terhadap mata uang utama dunia.

Pengelola sumber minyak bumi utama Amerika, West Texas Intermediate juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan, saat ini diperdagangkan dengan nilai hampir mencapai $ 49 per barel di Asia. Setelah Tiongkok melaporkan peningkatan kepemilikannya, harga emas pun ikut naik.

Namun, antusiasme tampaknya memudar seperti yang terlihat dalam ekuitas berjangka AS serta saham-saham Eropa, yang menunjukkan adanya tanda-tanda perlambatan dalam perdagangan pada hari ini. Namun, Euro tetap kuat meskipun terdapat fakta bahwa data yang dirilis menunjukkan bahwa pesanan terhadap suatu pabrik di Jerman telah turun lebih dari ekspektasi pasar untuk bulan November 2018 lalu.

Baca juga: Pemilihan Presiden, Gubernur PBOC, dan Target Ekonomi Tiongkok 2019

Secara keseluruhan, pasar saham internasional masih berada dalam tren positif sejak Jumat lalu. Indeks berjangka S&P 500 turun kurang dari 0,05% dalam perdagangan hari ini. Indeks STOX Europe turun sebesar 0,3% yang mayoritas disebabkan oleh kekhawatiran tentang Brexit tanpa kesepakatan.

Indeks MSCI Seluruh Dunia naik ke level tertingginya selama lebih dari 3 minggu, naik sebesar 0,4% selama perdagangan hari ini, dan Indeks MSCI Pasar Berkembang naik sebesar 1,1% untuk mencapai level tertingginya selama lebih dari 3 minggu juga.

Pasar akan membutuhkan beberapa waktu karena para investor masih berjuang untuk memilih arah setelah volatilitas besar-besaran yang menandai saham pada paruh kedua 2018.

Sumber: moneyjournals.com

Broker News

Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company...

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Memperkenalkan GICTrade dengan Fitur Inovatif Trading – Roadshow Medan

  Medan, 27 Februari 2019 Platform Trading Unggul dan Legal di...

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...