Indeks Asia Tidak Dapat Mengendalikan Kenaikan S&P.

Indeks Asia Tidak Dapat Mengendalikan Kenaikan S&P
Indeks Asia Tidak Dapat Mengendalikan Kenaikan S&P

Indeks Asia Tidak Dapat Mengendalikan Kenaikan S&P. Di Wall Street S&P 500  naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Rabu, didukung oleh data ekonomi yang kuat dan kemajuan di sektor teknologi. Indeks mencapai level tertinggi terbaru untuk tahun 2019, tetapi kepercayaan investor merasa di Amerika Serikat tidak membuat jalan melintasi lautan untuk sesi perdagangan Kamis.

Baca juga : Akankah Cryptocurrency Menggantikan Emas ?

Pasar Asia sebagian besar lebih rendah pada Kamis sore, dengan Nikkei 225 Jepang dan ASX 200 Australia satu-satunya indeks utama yang naik sedikit lebih tinggi. Nikkei 225 naik 0,16 persen pada pukul 1:48 malam. HK/SIN, dan indeks acuan Australia naik 0,30 persen. Komposit Shenzhen turun tajam, turun 2,13 persen, sedangkan Shanghai Composite turun 1,17 persen. Kospi Korea Selatan turun 0,21 persen. Indeks Hang Seng datar. Penurunan terjadi bahkan setelah Dow Jones Industrial Average dan Nasdaq mengikuti S&P 500 naik pada hari Rabu. Investor Asia sedang menunggu data yang akan dirilis dari Tiongkok yang akan memberikan petunjuk tentang kesehatan ekonomi negara itu. Jumlahnya ditetapkan akan dirilis hari ini.

Baca juga : Seni Grafik: Pengaturan Trend dan Breakout pada EUR/USD dan NZD/CHF

Pergerakan Pasar Mata Uang

Sebagian besar pedagang mata uang tetap terpaku pada pound Inggris yang merosot secara signifikan pada hari Kamis setelah anggota parlemen Inggris menolak Brexit tanpa kesepakatan. Pound turun 0,67 terhadap dolar, diperdagangkan pada $ 1,3247. Euro juga naik secara signifikan terhadap pound, naik 0,61 persen menjadi 0,8541. Keuntungan euro pada hari Kamis menandai hari kelima berturut-turut untuk mata uang tersebut. Analis memperkirakan bahwa tes nyata untuk pound akan datang, meskipun kabel melihat kenaikan persentase satu hari terkuat sejak April 2017. Investor tetap khawatir bahwa mungkin ada pemilihan umum di Inggris, suatu langkah yang bisa melukai Pound Inggris lebih jauh.

Sumber : https://www.dailyforex.com/forex-news/2019/03/asian-indexes-cant-ride-sp-rally/111079

Broker News

Memperkenalkan GICTrade dengan Fitur Inovatif Trading – Roadshow Medan

  Medan, 27 Februari 2019 Platform Trading Unggul dan Legal di...

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Berapa Lama Saya Dapat Memegang Posisi di Trading Forex?

Posisi apa pun di pasar Forex dibuka dengan tujuan mendapatkan profit. Seberapa lama posisi dibuka...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...