Harga Minyak Naik Karena Pembatasan Produksi

Harga Minyak Naik Karena Pembatasan Produksi
Harga Minyak Naik Karena Pembatasan Produksi

Harga Minyak Naik Karena Pembatasan Produksi. Di Hari senin Harga minyak lebih tinggi selama sesi perdagangan di Asia setelah pembicaraan perdagangan dimulai lagi antara Washington dan Beijing dan para pedagang merasa optimis kembali bahwa kesepakatan akan dibentuk. Pembicaraan akan berlangsung di Beijing pada hari Senin dan Selasa dan akan memiliki peserta dari Kantor Perwakilan Perdagangan AS, Departemen Keuangan, dan Departemen Pertanian, Energi, dan Perdagangan.

Baca juga : Harga Emas Naik Karena Dolar Melemah

WTI futures AS diperdagangkan sebesar $ 48,89 per barel pada pukul 3:04 hal. HK/SIN, naik 1,94 persen, sedangkan minyak mentah berjangka Brent naik 1,68 persen menjadi $ 58,02 per barel. Yang Juga mendukung harga menurun adalah pembatasan pasokan yang dilaksanakan oleh OPEC dan mitra penghasil minyaknya setelah awal tahun baru, yang tujuannya adalah untuk mengurangi pasokan global dan menjaga harga tetap tinggi, terutama dalam menghadapi perlambatan ekonomi global.

Baca juga : Yen Berhenti Setelah Bergerak Lebih Tinggi Dari Dolar AS

Bulan maret adalah batas waktu untuk perang dagang, setelah itu, Presiden AS Donald Trump mengancam tarif tambahan untuk barang-barang tiongkok jika kesepakatan tidak tercapai. Trump memiliki tuntutan khusus untuk perundingan saat ini, banyak di antaranya fokus pada ketidakpuasannya dengan transfer teknologi paksa tiongkok, kepemilikan perusahaan Amerika di tiongkok, dan dugaan pencurian properti intelektual oleh orang tiongkok. Trump sangat ingin meyakinkan tiongkok untuk menyetujui persyaratannya karena masalah perdagangan tiongkok telah lama menjadi salah satu masalah utamanya. Ketika Trump berjuang dengan rekor peringkat persetujuan yang rendah, penutupan pemerintah dalam waktu tiga minggu, dan kurangnya kemajuan dengan tembok perbatasan Meksiko, salah satu masalah kampanye utamanya, kemenangan yang terkait dengan perdagangan tiongkok menjadi sangat penting.

Saham Asia bergerak lebih tinggi pada hari Senin mengingat optimisme baru, dengan Nikkei 225 Jepang menikmati kenaikan terbesarnya yaitu 2,44 persen pada sore hari. Shenzhen Composite mencatat kenaikan 1,68 persen, sementara Kospi Korea Selatan naik 1,34 persen. Shanghai Composite naik 0,72 persen.

 

Sumber : https://www.dailyforex.com/forex-news/2019/01/oil-rises-on-production-cuts-renewed-trade-talks/107974

Broker News

Cara Trading Selama 2 Jam/Hari dan Menghasilkan Profit

Mayoritas trader Forex menganggap trading sebagai hobi. Mereka tidak seharian duduk di depan...

Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company...

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Memperkenalkan GICTrade dengan Fitur Inovatif Trading – Roadshow Medan

  Medan, 27 Februari 2019 Platform Trading Unggul dan Legal di...

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...