Harga Minyak Dan Indeks Asia Mengalami Kenaikan

Harga Minyak Dan Indeks Asia Mengalami Naik
Harga Minyak Dan Indeks Asia Mengalami Naik

Harga Minyak Dan Indeks Asia Naik. Harga minyak mengalami kenaikan sebanyak 1 persen selama sesi Asia hari Rabu setelah OPEC melaporkan penurunan produksi minyak yang cukup drastis di bulan Januari. Menurut sebuah laporan oleh Reuters, Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka akan menerapkan pengurangan produksi tambahan 500.000 barel per hari di atas apa yang disetujui OPEC sebelumnya. Pada hari Selasa, OPEC mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mengurangi produksi sebesar 800.000 barel per hari pada Januari, menjadi 30,81 juta barel per hari. Juga menekan harga minyak adalah sanksi bahwa Presiden AS Donald Trump menerapkan ekspor minyak Venezuela dalam beberapa minggu terakhir, yang telah mengurangi pasokan dari pasar global. Saat ini tidak ada tanda bahwa kepemimpinan Venezuela akan berpindah tangan, yang memberi sinyal kepada analis bahwa sanksi dan penurunan pasokan terkait akan terus menopang harga minyak dalam waktu dekat. Venezuela telah berusaha mencari pelanggan baru untuk minyaknya, tetapi banyak pemimpin dunia menolak untuk membeli dari negara yang kesulitan karena akan membuat Trump marah.

Baca juga : Filipina akan Menghadapi Minggu yang Padat

WTI futures AS mencapai level tertinggi sebesar $ 53,70 per barel sebelum turun sedikit ke $ 53,54 per barel, naik 0,83 persen, pada pukul 2:04 hal. HK/SIN. Minyak mentah berjangka Brent naik 0,80 persen menjadi $ 62,92 per barel.

Indeks Asia Ikuti Wall Street Lebih Tinggi

Di Asia, sebagian besar indeks saham utama diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu sore karena pedagang menemukan optimisme baru dalam negosiasi antara pejabat perdagangan Amerika dan tiongkok. Ketiga indeks Wall Street ditutup lebih tinggi 1 persen pada hari Selasa. Dow Jones Industrial Average ditutup naik 1,49 persen, NASDAQ 1,46 persen lebih tinggi dan S&P 500 naik 1,29 persen.

Baca juga : Ekonomi Inggris Paling Lambat Sejak 2012

Nikkei 225 Jepang mengikuti tren, naik 1,36 persen, kenaikan hari kedua berturut-turut. Shanghai Composite naik 1,62 persen pada sore hari, dan Shenzhen Composite naik 1,72 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,11 persen. Hanya ASX 200 Australia yang melawan tren, diperdagangkan turun 0,25 persen.

 

Sumber : https://www.dailyforex.com/forex-news/2019/02/oil-prices-asian-indexes-head-higher-feb-13-2019/109714

Broker News

Trading Forex vs Saham

Trader pemula dan berpengalaman punya banyak opsi untuk dipilih: bagaimana cara trading, di mana...

Trading Forex Algoritmis

Trading algoritmis adalah trading menggunakan robot atau adviser, algoritme matematis yang dapat...

Cara Trading Selama 2 Jam/Hari dan Menghasilkan Profit

Mayoritas trader Forex menganggap trading sebagai hobi. Mereka tidak seharian duduk di depan...

Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company...

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...