Eye Yields Harga Emas, Dolar Meningkat

Eye Yields Harga Emas, Dolar Meningkat

Emas & Minyak – Poin Penting:

  • Eskalasi perang perdagangan AS-Tiongkok menetapkan risk-off tone saat awal minggu perdagangan.
  • Harga emas mempertimbangkan benturan pengaruh dari hasil obligasi dan harga dolar AS.
  • Minyak mentah cukup rentan, dapat memperparah penurunan dari tertinggi April.

Eye Yields Harga Emas, Dolar Meningkat seiring Perang Perdagangan AS-Tiongkok. Harga emas saat penutupan jumat kemarin melihat intraday lainnya melemah ke sisi atas. Logam mendapatkan dukungan awal karena pasar membebani kenaikan tarif AS pada impor dari Tiongkok. Hal tersebut membebani sentimen dan membebani hasil obligasi. Sehingga memperkuat alternatif appeal tanpa bunga.

Namun, penawaran umum perdana yang banyak dinantikan saham di Uber tampaknya mengalihkan perhatian investor. Perusahaan muncul dalam beberapa jam pertama di New York Stock Exchange. Hal tersebut tampaknya memicu pivot risk-on. Sementara Uber akan berbalik untuk menutup lebih rendah, menahan sentimen yang lebih luas.

Baca juga: Emas Tetap Di Dekat Level $ 1.285 Di Tengah Perdagangan AS-Tiongkok

Minyak mentah

Sebagian besar harga minyak mentah echoed swings di ruang ekuitas. Dengan patokan WTI menyeret S&P 500 berjangka lebih rendah di bagian pertama hari itu dan pulih di sore hari. Data yang menunjukkan jumlah rig minyak AS aktif, yang cocok dengan one-year low last week tampak tidak diperhatikan.

Eskalasi perang dagang AS-Tiongkok

Eskalasi perang dagang AS-Tiongkok tampaknya akan tetap menjadi fokus saat minggu perdagangan dimulai. Suasana yang tidak menyenangkan terjadi di awal jam Asia Pasifik, mengatur tingkat untuk risk-off session. Kemungkinan hal ini karena melihat minyak pada posisi defensif. Sementara emas ke sisi atas, setidaknya sampai haven flows membangkitkan kembali permintaan Dolar AS.

Analisa Teknis Emas

Harga emas terus berada di bawah support yang berubah menjadi resistan di neckline grafik Head and Shoulders (H&S). Kondisi tersebut saat ini bearish di 1291.44. Dukungan garis tren naik di 1270,35, diikuti oleh area infleksi 1260,80-63,76.

Pengaturan H&S menujukkan bias bearish dan penurunan objektif yang diukur pada 1215.00. Penutupan harian di bawah 1260.80 mulai terlihat. Hal tersebut membuka jalan untuk pergerakan lebih rendah untuk menghadapi interim barrier di 1235.11-38.00.

Kemungkinan lainnya, penembusan di atas 1291,44 akan menetralisir pola H&S serta menembus batas downtrend yang ditetapkan dari tertinggi akhir Februari. Hal ini dapat mengatur tingkat pemulihan di atas ambang batas $1300/oz untuk membidik congestion zone 1303.70-09.12.

Gold Spot / U.S. Dollar, 1D, IDC

Analisa Teknis Minyak Mentah

Harga minyak mentah tetap dalam batas downward-sloping yang mengendalikan penurunan dari swing top akhir April. Pullback telah menembus support garis tren yang mengendalikan tren naik sejak akhir Desember. Hal tersebut menunjukkan bias bearish cautiously untuk keseluruhan posisi.

Dukungan terdekat ada di 60,39, dengan penutupan harian di bawahnya yang mengekspos area 57,24-88. Kemungkinan lain, pelanggaran berkelanjutan channel top – now di 61,84 – mengakibatkan kesulitan kepada pembeli untuk bekerja melalui blok resistensi padat yang berjalan melalui 67,03. Angka $70 /bbl dalam tampilan setelahnya.

Baca juga: Pasar Asia Jatuh di Tengah Ketegangan AS-Tiongkok yang Meningkat Kembali

Light Crude Oil Futures, 1D, NYMEX

Sumber: https://www.dailyfx.com/forex/fundamental/daily_briefing/daily_pieces/commodities/2019/05/13/Gold-Prices-Eye-Yields-Dollar-as-US-China-Trade-War-Escalates.html

Windi Novianti :
Disqus Comments Loading...