Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Ekspor rare earths Tiongkok Turun Pada Bulan Mei

Ekspor rare earths Tiongkok turun pada Mei di tengah perang dagang dengan AS

Ekspor rare earths Tiongkok turun pada Mei di tengah perang dagang dengan ASEkspor rare earths Tiongkok turun pada Mei di tengah perang dagang dengan AS. Ekspor Tiongkok ke rare earths turun pada bulan Mei di tengah ancaman Beijing untuk berhenti memasok A.S. dengan mineral yang digunakan untuk membuat berbagai elektronik konsumen.

Data yang dirilis pada hari Senin oleh bea cukai Tiongkok menunjukkan bahwa Tiongkok mengekspor 3.639,5 metrik ton rare earths bulan lalu, turun dari 4.329 metrik ton pada bulan April. Itu terjadi ketika total ekspor dari Tiongkok pada Mei secara tak terduga naik 1,1%, sementara impor turun mengejutkan 8,5% – menjadikan surplus perdagangan keseluruhan negara itu secara signifikan lebih tinggi menjadi $ 41,65 miliar.

Baca juga : Pembukaan Venue BCH Lokal dan Dekatnya Tujuan Komunitas

Ketegangan antara Tiongkok dan AS – dua ekonomi terbesar di dunia – meningkat bulan lalu setelah Presiden Donald Trump menaikkan tarif barang-barang Tiongkok senilai $ 200 miliar. Washington juga menempatkan Huawei dalam daftar hitam untuk masalah keamanan nasional, yang membatasi kemampuan perusahaan-perusahaan Amerika untuk melakukan bisnis dengan raksasa teknologi Tiongkok.

Sebagai imbalannya, Beijing menaikkan tarif atas barang-barang Amerika $ 60 miliar dan mengancam akan menghentikan ekspor rare earths ke AS.

Tiongkok adalah produsen terkemuka di dunia dari rare earths, yang merupakan kelompok dari 17 mineral yang diproduksi dalam jumlah yang cukup langka. Mereka umumnya digunakan dalam segala hal mulai dari motor mobil dan elektronik hingga penyulingan minyak dan diesel bersih hingga banyak sistem senjata utama yang diandalkan AS untuk keamanan nasional, termasuk laser dan radar.

Baca Juga : Kuroda : Masa Depan Kita di Era Digital

Negara ini menghasilkan 120.000 metrik ton atau 70% dari total rare earths pada tahun 2018, menurut Survei Geologi Amerika Serikat. AS artinya jika dibandingkan, menambang 15.000 metrik ton tanah jarang pada tahun 2018.

Para ahli terpecah tentang apakah ancaman tanah jarang di Beijing bisa menjadi pengubah permainan dalam perang perdagangan yang sedang berlangsung.

Beberapa orang berpendapat bahwa AS lebih bergantung pada pasokan Tiongkok daripada yang disarankan data perdagangan saat ini, sehingga Tiongkok yang membatasi ekspor rare earths dapat merusak industri Amerika seperti pertahanan dan otomotif. Namun, yang lain mengatakan sektor manufaktur Amerika bukanlah konsumen besar rare earths, sehingga kemampuan Beijing untuk menggunakan mineral-mineral itu sebagai pengaruh terbatas.

Sumber : https://www.cnbc.com/2019/06/10/china-exports-of-rare-earths-fell-in-may-amid-trade-war-with-the-us.html

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda