Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Ekonomi Inggris Raya Hancur

Ekonomi Inggris Raya Hancur

Ketika krisis coronavirus dimulai Saya menulis bahwa jika di Inggis Raya, lockdown yang berakhir pada akhir bulan Mei akan mengalami kemunduran yang buruk, jika lockdown berakhir pada bulan Juni akan ada penurunan dan jika itu berlanjut hingga bulan Juli, Agustus dan seterusnya kemudian hasilnya akan menjadi alkitabiah.

Walaupun karantina telah berakhir sampai batas waktu tertentu, itu membawa banyak aspek dan tidak ada ujungnya dalam pandangan kedepannya. hal ini juga menambah kesulitan gelombang kedua yang sedang berlangsung seperti halnya di negara lain.

Lockdown sebagian akan terus memiliki efek kumulatif sehingga akibatnya akan dengan cepat menuju “alkitabiah” mengerikan. Angka yang diumumkan mengejutkan dengan melumpuhkan.

Ketika Bank of England memprediksi kemunduran yang terburuk dalam 300 tahun, Anda tahu itu akan menjadi buruk—tetapi itu lebih buruk. Tiga ratus tahun yang lalu revolusi industri bahkan tidak dimulai. Sehingga ditranskripkan untuk konteksnya, Bank of England sedang memprediksi kemunduran yang lebih buruk dalam sejarah industri. Sejarah tersebut mencakup Napoleonic Wars (penurunan Sembilan tahun); berbagai macam krisis keuangan, termasuk tahun 1857-1858 and 1867-1869; lama penurunan tahun 1873-1896; penurunan tahun 1919-1926; penurunan hebat tahun 1930-an; 1956, 1961, dan kemunduran 1973; tahun-tahun awal penghematan Thatcher, kemunduran tahun 1990-an; bencana pound “black Wednesday” dan perumahan jatuh; krisis keuangan global tahun 20007-2011.

Baca juga: Bell Pembukaan: Futures, Saham Euro Turun Karena COVID Kekhawatiran Muncul Kembali; Gold Up

Angka-angka yang ada di dalamnya juga luar biasa. Secara keseluruhan pendapatan pajak turun 28% meskipun beberapa laporan menyatakan lebih tinggi. Sales pajak (VAT) turun 46% dan pajak pekerja turun 29%. Level utang pemerintah sudah membludak hingga di atas 101% dan menuju ke atas mungkin menuju 120% pada tahun berikutnya.

Dan ekonomi masih merosot karena sebagian besar tetap menutup atau dipersingkat.

Puncak akhir dari lockdown mungkin telah mengizinkan snapback dalam aktivitas ekonomi namun tampaknya tidak memungkinkan bahwa ini akan terjadi saat lockdown berakhir dalam perubahan Langkah yang tampaknya mungkin akan diluncurkan beberapa bulan.

Kemudian ada gelombang kedua untuk bersaing. Tampaknya ini tidak bisa dihindari. Kemudian bagaimana? Akankah lockdown terminal yang ekonomis ditutup dalam menghabisi ekonomi?

Jauh lebih serius untuk mencatat bahwa Australia tidak berencana untuk membuka travel internasional hingga tahun berikutnya. Apakah itu sebuah sistem untuk seluruh dunia? Tidak ada bisnis travel atau turis hingga pemberitahuan lebih lanjut? Itu hamper terlihat tidak ada gunanya mencurahkan krisis kecil itu ke dalam wadah yang penuh bencana saat ini.

Setiap hari yang dilewati menggali lubang yang lebih besar untuk ekonomi Inggris Raya dan mendengar perdana Menteri British mengatakan bahwa pengeluaran akan terus berlanjut untuk layanan pemerintah seolah-olah tidak ada yang terjadi dan dalam pembicaraan yang sama berbicara tentang mengelola keuangan dengan bijak itu sulit untuk tidak terkena disonansi kognitif.

…… dan band bermain.

Jadi apa yang akan terjadi? Ini akan menjadi lebih buruk. Banyak bisnis yang akan diatur ulang ketika dukungan pemerintah berkurang, menjelang akhir di awal musim dingin. Bisnis apapun tidak berada di tempat yang menguntungkan karena didorong oleh krisis yang akan memangkasnya. Untuk industri jasa-serius di Inggris Raya banyak orang dengan empat jam kerja dalam delapan jam kerja sehari akan merasa mereka tidak sepenting yang mereka kira sekarang bahwa “bekerja dari rumah” melucuti organisasi mereka dari kebisingan sosial yang melonglong melalui banyak organisasi.

Hanya ada satu jalan menghadapi kemunduran yang berkepanjangan dari penerimaan pajak dan munculnya komitmen untuk membelanjakan anggaran sosialnya yaitu: inflasi.

Baca juga: Pembahasan Hiperinflasi?

Berikut adalah kutipan Wikipedia lagi, dari entri hiperinflasi mereka: hiperinflasi seringkali dihubungkan dengan beberapa tekanan untuk budget pemerintah, seperti perang atau akibat mereka, gejolak sosialpolitik, jatuhnya penawaran agregat atau satu dalam harga ekspor, atau krisis lain yang sulit untuk pemerintah untuk mengumpulkan pendapatan pajak. Penurunan drastis dalam penerimaan pajak riil ditambah dengan kebutuhan yang kuat untuk mempertahankan pengeluaran pemerintah, bersamaan dengan ketidakmampuan atau keengganan untuk meminjam, akan menyebabkan suatu negara mengalami hiperinflasi.

Hal ini tampaknya kutipan dari buku ilmiah yang disebut Rezim Moneter dan Inflasi dari Peter Bernholz. Terima kasih untuk itu Peter. Kutipan tersebut menyatakan dengan singkat hasil yang paling mungkin dari situasi saat ini.

Itu global. Penerimaan PPN turun hamper dengan jumlah yang sama persis seperti di Filipina yang lockdown. Dunia seharusnya akan berbaris di jalan yang sama bersama-sama ketika krisis ini terus berlanjut dan melawan negara yang latar belakang leverage tinggi yang tidak dapat mengandalkan level sebelumnya untuk mendukung biaya sosial mereka yang sangat besar.

Ada cabang untuk jalan ke depannya. Kami akan mendapatkan satu dari dua outcome:

  • Keajaiban ekonomi
  • Kemunduran yang telah diprediksi oleh Bank of England

Jika itu nomor 2 berlalu tanpa inflasi kami mendapat kehancuran total dari bursa saham dan bagi masalah ekonomi tersebut. Dengan inflasi, kamu melihat efek bantalan ketika aset tidak likuid ditransfer dari yang tidak aktif secara ekonomi ke yang aktif secara ekonomi melalui keajaiban suku buka riil negatif, di mana lavered mendapat uang gratis dari nasabah karena negara menyetel kembali ekonominya melalui devaluasi mata uang,

Ini adalah cerita lama dan berikut adalah gambar dari ini, merawat sejarah Prancis.

The history of French coins shows how inflation works Credit: Clem Chambers

 

Dan mereka berkata ini akan menjadi deflasi.

 

Sumber: forbes.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda