Dolar Merugi Setelah Fed Mengumumkan Keputusannya

Dolar Merugi Setelah Fed Mengumumkan Keputusannya
Dolar Merugi Setelah Fed Mengumumkan Keputusannya

Dolar AS pada hari kamis ini mengabaikan penurunan imbal hasil obligasi pemerintah, dan memulihkan kerugian terhadap mata uang pesaingnya semenjak satu hari sebelumnya ketika Federal Reserve mengisyaratkan kesediannya untuk menahan kenaikan suku bunga dalam beberapa saat ke depan.

Indeks dolar AS, yang merupakan indeks yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik sebesar 0,31 persen menjadi 95,32.

Nada peringatan yang dikeluarkan oleh Federal Reserve mendorong imbal hasil obligasi pemerintah menjadi bernilai lebih rendah, tetapi greenback terus menguat sementara para analis berusaha untuk meredam ekspektasi bahwa bank sentral akan meninggalkan pengetatan kebijakan moneternya pada tahun ini.

Baca juga: Dolar Berbalik Lebih Rendah pada Putaran Dovish Fed

“Sementara ini, kasus-kasus untuk Maret mendatang sudah semakin jelas, rintangan yang akan dihadapi untuk kenaikan pada bulan Juni mendatang tampaknya lebih tinggi dari saat ini,” kata BNP Paribas.

“Namun, kami berpikir bahwa pengangkatan Powell yang dikutip sebagai ‘lintas-arus’ pada paruh pertama tahun ini yang dikombinasikan dengan tanda-tanda pengetatan sumber daya, yang mengindikasikan adanya tekanan inflasi, akan meyakinkan FOMC untuk sekali lagi mengencangkan kebijakannya pada bulan Juni.”

Sementara itu, mata uang Pound sedang berjuang menuju arah positif ketika para trader menunggu lebih banyak berita mengenai Brexit.

Perdana Menteri Inggris, Theresa May, diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Brussels dan mengajukan proposal, ke Uni Eropa sebagai upaya untuk menyelesaikan pengaturan perbatasan Irlandia menjelang Brexit, ujar Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt dalam wawancaranya dengan radio BBC.

Baca juga: Dolar Turun Setelah Fed Berhati-hati dalam Menaikkan Suku Bunga

GBP/USD turun sebesar 0,10 persen menjadi $ 1,3103, sementara EUR/USD turun sebesar 0,29 persen menjadi $ 1,1442. Di sisi lain, USD/JPY turun sebesar 0,13 persen  menjadi Y108.88. Mata uang yen tetap kuat meskipun Bank of Japan baru-baru ini meyakinkan para trader bahwa mereka akan mengerahkan “berbagai alat” untuk memperluas stimulus, jika diperlukan.

Sementara itu, USD/CAD turun sebesar 0,02 persen menjadi C $ 1,3145 yang dipengaruhi oleh penurunan harga minyak yang berpengaruh pada loonie.

Sumber: investing.com

Broker News

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Memperkenalkan GICTrade dengan Fitur Inovatif Trading – Roadshow Medan

  Medan, 27 Februari 2019 Platform Trading Unggul dan Legal di...

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...