Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Dolar Meningkat Seiring Penurunan Suku Bunga Fed

Dolar Meningkat Seiring Penurunan Suku Bunga Fed
Dolar Meningkat Seiring Penurunan Suku Bunga Fed

Dolar AS naik pada hari Rabu karena data perekonomian menunjukkan hasil yang kuat sehingga mengurangi kemungkinan Federal Reserve untuk melanjutkan siklus penurunan suku bunganya pada tahun 2020.

Tingkat produksi sektor industri di Amerika Serikat mengalami rebound pada bulan November lalu. Hal ini terjadi karena pemogokan yang dilakukan oleh pekerja General Motors Co telah berakhir. Sementara sektor perumahan dan izin bangunan keduanya dilaporkan telah tumbuh lebih dari yang perkiraan sebelumnya dan data lowongan pekerjaan JOLTS pada bulan Oktober menunjukkan hasil yang lebih baik dari perkiraan, yang menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS tetap kuat untuk saat ini.

Baca juga: Laporan Volatilitas Dolar AS : USD/CAD, GBP/USD, NZD/USD, USD/JPY

Harapan Fed untuk memangkas suku bunganya dari level 150-175 basis poin saat ini adalah 2,2% untuk pertemuan pada bulan Januari, 4,3% untuk pertemuan pada bulan Maret dan 12% untuk pertemuan pada bulan April, berdasarkan instrumen FedWatch CME Group. Instrumen yang sama menunjukkan adanya kemungkinan sebesar 50% bahwa suku bunga akan tetap berada pada level yang sama pada saat ini hingga Desember 2020 mendatang.

“Intinya, perekonomian AS akan tetap berada pada pijakan yang kokoh bahkan ketika seluruh dunia sedang berjuang,” tulis salah seorang analis di Brown Brothers Harriman.

Dolar naik terhadap euro sebesar 0,23% menjadi $ 1,112. Mata uang tunggal ini telah berjuang untuk tetap berada di atas MA 200-hari di $ 1,115. Dolar juga 0,39% lebih tinggi terhadap pound menjadi $ 1,308, yang telah kehilangan semua pencapaiannya saat perolehan suara pada pemilu lalu karena munculnya kekhawatiran baru mengenai Inggris yang mungkin saja meninggalkan Uni Eropa tanpa kesepakatan perdagangan.

Baca juga: Dolar Turun Setelah Pengumuman Kesepakatan Perdagangan

“Indeks dolar telah naik selama dua hari berturut-turut untuk pertama kalinya sejak minggu terakhir bulan November, dan telah pulih lebih dari sepertiganya pada bulan Desember. Sterling sedang menguji level terendahnya pada 12 Desember lalu di dekat $ 1,3050, dan penembusan level ini akan membuat sterling kembali menguji level terendahnya pada 22 November di dekat $ 1,2825, ”tulis salah seorang analis Brown Brothers Harriman.

Semangat bisnis Jerman naik lebih dari perkiraan pada bulan Desember, berdasarkan sebuah survei yang rilis pada hari Rabu, yang menunjukkan bahwa penurunan sektor manufaktur di negara ini mungkin akan keluar dari posisi terbawahnya setelah menyusutnya tingkat produksi secara keseluruhan pada awal tahun.

sumber: Reuters

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda