Dolar AS Menurun Setelah Fed Menyerukan Keputusannya

Dolar AS Menurun Setelah Fed Menyerukan Keputusannya
Dolar AS Menurun Setelah Fed Menyerukan Keputusannya

Saham AS melanjutkan kenaikannya setelah Federal Reserve mengatakan akan “bersabar” untuk pergerakan suku bunga di masa yang akan datang dan memberikan sinyal fleksibilitas untuk mengurangi neraca keuangannya. Dolar pun kemudian jatuh ke level terendahnya selama tiga minggu.

Indeks S&P 500 naik ke level tertingginya selama delapan minggu karena para trader mencerna pernyataan Fed yang menyerukan “beberapa kenaikan bertahap lebih lanjut” dalam suku bunga. Pada hari yang sama, saham Apple Inc (NASDAQ: AAPL) naik mengalahkan angka perkiraan sebelumnya, dan terdapat laporan positif yang juga datang dari Boeing (NYSE: BA) Co yang turut membantu meningkatkan saham perindustrian.

“Komite Pasar Terbuka Federal akan bersabar untuk menentukan penyesuaian terhadap kisaran target untuk tingkat dana federal di masa yang akan datang yang mungkin sesuai untuk mendukung pasar tenaga kerja yang kuat dan inflasi yang mendekati 2 persen,” ujar para pembuat kebijakan pada Rabu lalu.

Baca juga: Dolar AS Jatuh, Saham Asia Naik

Pernyataan dovish membantu meredakan kekhawatiran bahwa pembuat kebijakan akan melanjutkan rencananya untuk menaikkan suku bunga bahkan ketika terdapat data yang menunjukkan bahwa perekonomian sedang “dingin”. Penghasilan perusahaan terbaru menawarkan beberapa jaminan baru setelah serangkaian hasil yang buruk pada sepanjang bulan Januari.

Semua mata sekarang akan tertuju pada raksasa teknologi termasuk Facebook (NASDAQ: FB) dan Microsoft (NASDAQ: MSFT). Sementara itu, para negosiator Tiongkok akan bertemu dengan rekan-rekan A.S. di Washington untuk pembicaraan guna menyelesaikan sengketa perdagangan yang sedang berlangsung.

“Pembuat kebijakan mengambil langkah ke arah yang sangat dovish,” kata Brett Ryan, seorang ekonom AS di Deutsche Bank AG (DE: DBKGn), “yang akan ditahan sebentar,” tambahnya.

Pound menguat setelah terjadi penurunan pada Selasa lalu ketika anggota parlemen memberikan suara yang menentang proposal utama yang berusaha untuk mengesampingkan prospek UK yang keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apapun. Keuntungan Stoxx Europe 600 Index dipimpin oleh perusahaan-perusahaan Inggris. Para anggota parlemen, termasuk Perdana Menteri Theresa May, malah mendukung proposal tersebut dan membuka kembali pembicaraan dengan Uni Eropa.

Di tempat lain, bijih besi melonjak setelah Vale SA Brasil, produsen besi terbesar di dunia, menguraikan rencananya untuk mengurangi produksi setelah melakukan pelanggaran bendungan yang mematikan. Harga minyak bumi naik di atas $ 54 per barel sementara laporan pemerintah menunjukkan penurunan impor yang tajam dari Arab Saudi. Saham-saham di Jepang dan Tiongkok pun ikut turun, meskipun saham-saham tersebut mengalami kenaikan di Korea Selatan, Australia, dan Hong Kong.

Baca juga: Mengapa Nasib Pasar Saham Bergantung pada Dolar AS

Berikut ini adalah peristiwa penting dalam beberapa hari ini:

  • Pembantu ekonomi utama Presiden Tiongkok Xi Jinping, Wakil Perdana Menteri Liu He, bertemu dengan Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin pada hari Rabu dan Kamis.
  • Raksasa teknologi Microsoft, Facebook, Qualcomm (NASDAQ: QCOM), Tesla (NASDAQ: TSLA), Samsung (KS: 005930) dan Sony mengumumkan hasil pendapatannya.
  • Ketua Fed Jerome Powell mengadakan konferensi pers setelah keputusan tingkat FOMC pada hari rabu.

Saham

  • Indeks S&P 500 naik 1,5 sebesar persen pada pukul 2:43 GMT di New York.
  • Indeks Stoxx Europe 600 naik sebesar 0,4 persen ke level tertingginya selama delapan minggu.
  • Indeks FTSE 100 UK naik sebesar 1,6 persen
  • MSCI Emerging Market Index naik sebesar 1 persen ke level tertingginya selama empat bulan.

Mata uang

  • Indeks Spot Dollar Bloomberg turun sebesar 0,6 persen.
  • Euro naik sebesar 0,5 persen menjadi $ 1,1495.
  • Pound Inggris naik sebesar 0,6 persen menjadi $ 1,3142.
  • Yen Jepang naik sebesar 0,5 persen menjadi 108,81 per dolar.

Obligasi

  • Imbal hasil pada obligasi 10-tahun turun sebesar dua basis poin menjadi 2,69 persen.
  • Imbal hasil 10-tahun Jerman turun sebesar satu basis poin menjadi 0,19 persen.
  • Imbal hasil 10-tahun Inggris menurun sebesar satu basis poin menjadi 1,25 persen.

Komoditas

  • Harga minyak bumi West Texas Intermediate naik sebesar 1,8 persen menjadi $ 54,26 per barel.
  • Harga emas naik 0,8 persen menjadi $ 1,322.55 per ons.

Sumber: investing.com

Broker News

AMEGA Forex Broker Review

AMEGA is an international broker, offering some of the best trading conditions on the market. The...

Saham CubeSmart Siap Untuk Tembus

Saham CubeSmart siap untuk tembus. CubeSmart (CUBE), penyimpanan-sendiri real esatate investment...

Rekor Saham Roku Keluar Setelah Penghasilan Besar

Rekor saham Roku keluar setelah penghasilan besar. Saham mencapai puncak baru 52-minggu, tetapi...

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah...

Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...