Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Dolar AS Meningkat ke Posisi Tertinggi

Dolar AS Meningkat ke Posisi Tertinggi karena Pemotongan Suku Bunga Sebesar 25-bps. MENILAI PEMOTONGAN POIN FED:

  • FOMC memotong suku bunga utama pada hari ini sebesar 2,25-2,50% menjadi 2,00-2,25%; harga pasar dinilai mempunyai peluang 100% 25-bps pada hari ini dan terdapat peluang peluang18% dari pemotongan 50-bps.
  • Pertemuan Fed bulan Juli mengungkapkan bahwa FOMC akan menghentikan penutupan neraca pada 1 Agustus secara efektif mengakhiri apa yang dikenal sebagai “pengetatan kualitatif,” atau QT.
  • Pernyataan kebijakan The Fed menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengamati risiko eksternal dan pada dasarnya bahwa perdagangan AS-Tiongkok melanggar, FOMC akan berada dalam mode pelonggaran.

Federal Reserve telah menjawab panggilan para pelaku pasar untuk kebijakan yang lebih baik. Pertemuan Fed bulan Juli secara resmi menandai akhir dari siklus kenaikan suku bunga yang dimulai pada bulan Desember 2015, dari beberapa potensi penurunan suku bunga sebesar 25-bps yang menglami penurunan pada hari ini . FOMC memotong suku bunga utama pada hari ini sebesar 2,25-2,50% menjadi 2,00-2,25%; harga pasar dinilai berada dalam peluang 1000% dari 25-bps dan peluang sebesar 18% dari pemotongan 50-bps.

Baca Juga : Outlook Dolar AS : Pengaturan FOMC GBP/USD dan USD/JPY

US-TIONGKOK PERDAGANGAN PERDAGANGAN

Pernyataan kebijakan The Fed menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengamati risiko eksternal, pada dasarnya bahwa jika perang perdagangan AS-Tiongkok berkecamuk, FOMC akan berada dalam mode pelonggaran. “Tindakan ini mendukung pandangan Komite bahwa ekspansi  dari kegiatan ekonomi, kondisi pasar tenaga kerja yang baik, dan inflasi yang berada dekat dengan simetris 2 persen Komite adalah hasil yang paling nyata, tetapi ketidakpastian tentang prospek ini akan tetap ada.

“Penilaian ini akan mempertimbangkan berbagai informasi, termasuk ukuran kondisi pasar tenaga kerja, indikator tekanan inflasi, ekspektasi inflasi dan bacaan tentang perkembangan keuangan dan internasional.” Perkembangan internasional tidak hanya berarti perang dagang AS-Tiongkok : kekhawatiran tentang persediaan energi global karena ketegangan geopolitik di sekitar Iran dan Selat Hormuz juga siapa yang bisa melupakan Brexit?

Pertemuan Fed bulan Juli juga mengungkapkan bahwa FOMC akan menghentikan penutupan neraca pada 1 Agustus secara efektif mengakhiri apa yang dikenal sebagai ‘pengetatan kualitatif,’ atau QT.

BUKAN KEPUTUSAN YANG TIDAK SEGERA

Hasi survey untuk pemotongan suku bunga sebesar 25 bps hari ini adalah hasil dari Ketua Fed Powell, Wakil Ketua Fed Williams, dan anggota dewan Bowman, Brainard, Bullard, Clarida, Evans, dan Quarles. Hasil survey yang menentang tindakan tersebut adalah George dan Rosengren, yang lebih suka mempertahankan suku bunga. Gangguan pemungutan suara ini membantu menginformasikan para pelaku pasar bahwa ekspektasi mereka untuk penurunan suku bunga 50-bps terlalu berlebihan,  para pelanggar  tidak mau memotong suku bunga sama sekali.

Pada gilirannya, gangguan pemungutan suara menunjukkan bahwa FOMC tidak dovish seperti yang diperkirakan sebelumnya. Sebagai tanggapan, pasar suku bunga telah mulai mengurangi peluang penurunan yang lebih rendah dari pemotongan suku bunga tambahan pada tahun 2019. Yang perlu diperhatikan: sebelum pertemuan Fed bulan Juli, ada peluang sebesar 76% dari penurunan suku bunga 25-bps kedua pada bulan September dan peluang sebesar 56% dari penurunan suku bunga 25 bps ketiga pada bulan Desember dan setelah pertemuan Fed pada bulan Juli, ada peluang sebesar  67% dari penurunan suku bunga 25 bps kedua pada bulan September dan peluang 50% dari penurunan suku bunga 25 bps ketiga pada bulan Desember.

Seperti yang telah kami tunjukkan selama beberapa minggu, peluang penurunan suku bunga Fed kembali bermanfaat untuk Dolar AS (melalui Indeks DXY). Hari ini, dengan peluang penurunan suku bunga Dolar AS telah mampu rally ke posisi tertinggi baru tahunan.

Baca Juga : Dolar AS Mengamati Posisi Tahun 2019, GBP/USD Terjadi Penurunan 1.2300

DXY INDEX ANALISA TEKNIS: GRAFIK HARGA HARIAN (APRIL SAMPAI JULI 2019)

Dolar AS Meningkat ke Posisi Tertinggi karena Pemotongan Suku Bunga Sebesar 25-bps
Dolar AS Meningkat ke Posisi Tertinggi karena Pemotongan Suku Bunga Sebesar 25-bps

Pertemuan Fed pada bulan Juli Dolar AS menguat ke posisi tertinggi tahunan, dengan Indeks DXY melewati posisi tertinggi Mei sebesar 98,37, menetapkan posisi tinggi baru tahun ini sebesar  98,42. Penutupan nilai 98,42  tidak hanya akan mewakili penutupan tertinggi pada tahun ini, tetapi dengan adanya pergerakan kembali di atas trendline yang meningkat dari posisi terendah Februari 2018 dan Maret 2019 dalam bentuk bullish bar candle engulfing outside.

 

Sumber : dailyfx.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda