Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Data Milik China Memperlihatkan Pemulihan Investasi yang Berlanjut pada 2019

(Bloomberg) – Batch pertama yang resmi dari indikator utama Cina tahun ini diperkirakan telah menunjukkan adanya pemulihan investasi yang dimulai pada pertengahan 2018 dan kemungkinan akan terus berlanjut, tetapi efek perlambatan ekonomi dan perang dagang yang ada tampaknya masih merusak output dan konsumsi pabrik.

Di rilis secara resmi pada hari Kamis, telah menunjukkan bahwa langkah-langkah sejak tahun lalu untuk meningkatkan pembangunan infrastruktur mungkin mulai berpengaruh, dengan sedikit penguatan yang terlihat dalam investasi.

Baca Juga : GBP / USD Menyegarkan Posisinya Pada Sesi Puncak

Namun pertumbuhan output industri diperkirakan telah melambat dalam dua bulan pertama pada tahun ini dibandingkan dengan kecepatan perkembangan pada bulan Desember, sementara penjualan ritel tetap stabil, menurut ekonom yang disurvei oleh Bloomberg.

Data yang ada akan dirilis saat mendekati hari-hari terakhir pertemuan legislatif nasional tahunan, dimana pemerintah menurunkan target pertumbuhannya, mencatatkan rekor jumlah pemotongan pajak, meningkatkan dukungan untuk perusahaan-perusahaan kecil dan juga menegaskan kembali bahwa ledakan investasi yang dipicu oleh utang tidak ada dalam agenda.

Tidak ada data pada bulan Januari karena Biro Statistik Nasional menggabungkan data yang ada untuk dua bulan pertama setiap tahun, dimana nantinya akan memperlancar volatilitas dari liburan Tahun Baru Imlek, ketika pabrik dan bisnis di seluruh negeri tutup.

“Investor akan memiliki gagasan yang lebih baik tentang ekonomi pada 2019” setelah rilis, Larry Hu, kepala ekonomi Cina di Macquarie Securities Ltd. di Hong Kong, menulis dalam sebuah catatan. “Masih terlalu dini bagi pembuat kebijakan untuk meningkatkan stimulus pada tahap ini.”

Berikut data yang akan ditampilkan pada hari Kamis, menurut survei:

  • Output industri naik 5,6 persen dari tahun sebelumnya dalam dua bulan pertama, dibandingkan 5,7 persen pada bulan Desember.
  • Penjualan ritel meningkat 8,2 persen, tidak berubah dari pertumbuhan pada bulan Desember.
  • Investasi aset tetap di daerah perkotaan naik 6,1 persen dari tahun sebelumnya, lebih tinggi dari laju 5,9 persen di sepanjang tahun 2018.
  • Tingkat pengangguran, yang meliputi 5 persen pada 2018, juga akan dirilis.

Pertumbuhan ekonomi negara berada dalam perlambatan secara jangka panjang dan diperkirakan akan meningkat 6,2 persen pada tahun ini, setelah pertumbuhan 6,6 persen pada tahun sebelumnya. Dimana kisaran target pemerintah ada pada angka 6 hingga 6,5 ​​persen. Perang perdagangan dan perlambatan global telah memukul kinerja perdagangan, dengan ekspor turun hampir 5 persen dalam dua bulan pertama dari periode yang sama tahun lalu, dan pengiriman ke AS turun hampir 15 persen selama periode yang sama.

Baca Juga : EUR / USD Masih Berpegang Teguh Mendekati Angka 1,1240

Ada tanda-tanda bahwa kedua negara membuat kemajuan dalam suatu kesepakatan tetapi masih belum ada kepastian bagi perusahaan tentang apakah atau kapan tarif akan dinaikkan. Sementara para perunding papan atas membahas pertanyaan-pertanyaan kunci tentang penyusunan dokumen perdagangan dan mengatur untuk tahap berikutnya dari pembicaraan yang akan di lakukan pada hari Selasa, dan pada hari itu juga Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer menolak untuk mengatakan apakah pemerintah akan menurunkan tarif AS jika kesepakatan tercapai.

Meski begitu, taruhan untuk hasil yang positif telah memicu sentimen investor, dengan yuan sekarang yang menjadi mata uang berkinerja terbaik kedua di Asia tahun ini dan benchmark Shanghai Composite Index naik lebih dari 20 persen tahun ini. Kepercayaan pasar itu merupakan faktor utama dalam kenaikan yang terlihat dalam pembacaan agregat indikator awal Bloomberg Economics, meskipun ukuran manajer pembelian resmi dari pabrik menyusut lebih lanjut pada bulan Februari.

Sumber : https://www.bnnbloomberg.ca/china-data-dump-to-show-investment-recovery-continuing-in-2019-1.1228063

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda