Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Bank of Japan Meninggalkan Suku Bunga Tidak Berubah

Bank of Japan Meninggalkan Suku Bunga Tidak Berubah
Bank of Japan Meninggalkan Suku Bunga Tidak Berubah

Bank of Japan Meninggalkan Suku Bunga Tidak Berubah. Bank of Japan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga stabil, karena prospek ekonomi membaik, meninggalkan tingkat kas jangka pendek di -0,1 persen dan meninggalkan hasil JGB 10 tahun jangka panjang pada nol persen.

Baru-baru ini, pemerintah Jepang memutuskan untuk menerapkan paket stimulus fiskal ¥ 13 triliun (US $ 122 miliar) untuk membantu pertumbuhan ekonomi, sebuah langkah yang sangat dikritik mengingat tingkat utang Jepang, tetapi itu masuk akal setelah keputusan pemerintah untuk menerapkan suatu kenaikan pajak konsumen.

Baca Juga : Inflasi Inggris Masih Dibawah Target

Selain itu, pengumuman fase 1 dari perjanjian perdagangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok, bersama dengan peningkatan kinerja di sektor manufaktur dunia dan fakta bahwa Inggris memilih pemerintah yang jelas pro-Brexit meningkatkan prospek ekonomi.

“Berkenaan dengan prospek, ekonomi Jepang kemungkinan akan melanjutkan tren ekspansi yang moderat, karena dampak perlambatan ekonomi luar negeri pada permintaan domestik diperkirakan akan terbatas,” kata Bank pada pernyataan kebijakan moneternya,

Para ekonom telah mengatakan di masa lalu bahwa paket stimulus Abe akan membantu bank Jepang dalam misinya, terutama karena itu membuat pelonggaran lebih lanjut tidak perlu sementara itu. Untuk memahami posisi ini, kita harus ingat bahwa Bank of Japan telah mengakuisisi sejumlah besar aset keuangan untuk membantu pertumbuhan ekonomi, sebuah langkah yang memberikan banyak tekanan di sektor perbankan Jepang.

Meskipun nada optimis, Bank merevisi turun perkiraan outputnya, menjelaskan bahwa sedang dikompromikan terutama karena bencana alam.

Baca Juga : Pound Terus Jatuh Karena Kekhawatiran Brexit Yang Sulit

“Produksi industri turun terutama karena bencana alam,” jelas bank.

Bank juga mengumumkan akan melanjutkan pelonggaran kuantitatif dan kualitatif untuk mencapai target inflasi, yang saat ini berada pada 2 persen.

Pemerintah Jepang memperkirakan Produk Domestik Bruto meningkat sebesar 1,4 persen pada tahun fiskal berikutnya, merevisi perkiraannya dari prediksi 1,2 persen terakhir mereka. Itu juga meninggalkan perkiraan untuk tahun ini tidak berubah pada 0,9 persen. Pemerintah mengklaim bahwa permintaan domestik membaik, karena mereka mengharapkan peningkatan 2,7 persen dalam pengeluaran modal sementara permintaan publik diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,5 persen.

Sesuai tingkat inflasi, pemerintah memperkirakan akan jauh di belakang tingkat target Bank of Japan, yaitu 0,6 tahun ini serta 0,8 persen pada tahun berikutnya. Mereka juga memperkirakan peningkatan konsumsi swasta sebesar 0,6 untuk tahun ini.

Pada 9:04 GMT dolar AS naik 0,05 persen terhadap yen Jepang, pada 109,59. Euro naik 0,21 persen terhadap Yen Jepang, pada 121,96 sementara pound sterling naik 0,25 persen terhadap Yen Jepang, pada 143,58.

Sumber :  dailyforex.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda