Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


5 Hal Terbaik yang Perlu diketahui dalam Pasar pada hari Kamis, 12 Maret

5 Hal Terbaik yang Perlu diketahui dalam Pasar pada hari Kamis, 12 Maret
5 Hal Terbaik yang Perlu diketahui dalam Pasar pada hari Kamis, 12 Maret

5 Hal Terbaik yang Perlu diketahui dalam Pasar pada hari Kamis, 12 Maret. Larangan untuk berpergian ke Eropa yang di lontarkan Presiden Donald Trump membuat kondisi pasar semakin tidak menentu dan tampaknya Pemerintah Italia juga menghentikan semua kegiatan bisnisnya (kecuali bisnis yang amat penting) untuk dapat membatasi penyebaran virus corona. Bank Sentral Eropa di perkirakan menyimpan beberapa aminisi untuk memberikan dukungan pada ekonomi di zona euro dan sistem perbankan, harga minyak pun turun kembali setelah Arab Saudi membatalkan beberapa pertemuan dalam pemulihan hubungannya dengan Rusia. Inilah selengkapnya di pasar keuangan pada hari Kamis, 12 Maret.

  1. Presiden Donald Trump mengumumkan larangan untuk berpergian ke Eropa dan langkah-langkah stimulus yang tidak ada pada kebijakan A.S.

Presiden Donald Trump memberlakukan larangan selama 30 hari untuk orang-orang yang sebagian besar datang dari Eropa dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus corona. Karena alasan yang tidak ia jelaskan, tampaknya langkah tersebut mengacu pada negara Inggris dan Irlandia, dimana pada kedua negara tersebut kasus yang telah dikonfirmasi terlihat meningkat tajam.

Dalam pidatonya selama 10 menit dari Gedung Putih, Donald Trump juga mengkonfirmasi bahwa pemerintah akan menunda batas waktu pembayaran pajak untuk 15 April tahun ini, dimana secara efektif memberikan tenggang waktu dari total $ 200 miliar yang terhutang kepada pemerintah untuk rumah tangga dan bisnis AS. Trump juga mengatakan akan mengotorisasi sebesar $ 50 miliar dalam bentuk pinjaman untuk usaha kecil dan menengah dalam mengurangi masalah arus kas mereka.

Baca Juga : Emas Jatuh Sementara Dolar Melayang Tinggi

Namun, ia mengumumkan tidak ada langkah-langkah baru untuk meningkatkan dan memperluas pengujian ini di AS. Perusahaan asuransi yang mengabaikan semua persyaratan pembayaran untuk perawatan telah ditolak oleh asosiasi industri, dimana mengacu bahwa pengecualian hanya berlaku untuk pengujian semata.

Dan untuk National Basketball Association (NBA), akan menunda bergulirnya musim kompetisi setelah adanya seorang pemain yang dinyatakan positif terkena virus corona.

  1. Eropa Memberlakukan Lockdown

Italia Memberlakukan Lockdown dengan menutup semua sumber bisnis yang tidak penting seperti salon rambut, bar, restoran dan bioskop.

Langkah tersebut diambil setelah negara ini mencatat adanya peningkatan tajam untuk infeksi baru dan kasus kematian 170 orang akibat virus corona.

Pemerintah Italia memproyeksikan defisit anggaran sebesar 2,7% dari PDB tahun ini. dan harus dilihat bagaimana zona euro akan mengakomodasi pelanggaran dari peraturan fiskal yang jelas, jika tidak dapat dihindari. Imbal hasil obligasi 10-tahun Italia pun naik 17 basis poin menjadi 1,36%.

Di tempat lain, Denmark menutup sekolah dan universitas selama dua minggu, sementara The Times of London melaporkan bahwa sisa musim kompetisi sepak bola Inggris akan dimainkan tanpa penonton. Pemain sepak bola Italia Daniele Rugani, rekan setim Cristiano Ronaldo di Juventus, dinyatakan positif terkena virus ini, dimana menimbulkan keraguan bahwa pertandingan tanpa penonton pun tidak dapat menjamin penyebaran dari virus tersebut.

  1. Pasar global kembali jatuh

Himbauan Trump tampaknya memulai gelombang penjualan panik lainnya, mengirim saham A.S. ke pasar bearish dan memicu kerugian besar di pasar ekuitas Asia dan Eropa.

Pada 06:35 ET (1035 GMT), Dow 30 futures turun sebesar 1.211 poin, atau 5,1%, sedangkan kontrak berjangka S&P 500 turun sebesar 4,8% dan kontrak berjangka Nasdaq 100 turun sebesar 4,7%, dimana telah menghapus semua keuntungan dari dua setengah tahun terakhir.

Baca Juga : USD/IDR Memegang Posisi Lebih Rendah

Pasar saham Eropa bahkan lebih menderita, benchmark Stoxx 600 jatuh sebesar 5,7% ke level terendah sejak tahun 2013, dengan FTSE 100 Inggris turun sebesar 5,6% dan DAX Jerman turun sebesar 5,7%.

Saham Tiongkok di luar perkiraan, indeks utama semuanya kehilangan kurang dari 2,5%. Namun, indeks acuan Australia turun sebesar 7,7% dan Nikkei Jepang turun sebesar 4,4%.

  1. ECB diharapkan untuk segera bertindak, meski dengan amunisi terbatas

Bank Sentral Eropa diperkirakan akan mengumumkan langkah-langkah kebijakan moneter untuk mendukung perekonomian pada 8:45 ET (1245 GMT) setelah adanya pertemuan dewan.

Presiden Christine Lagarde, yang memperingatkan para pemimpin Eropa tentang krisis di tahun 2008 dalam sebuah panggilan konferensi awal pekan ini, akan mengadakan konferensi persnya pada pukul 9:30 ET (1330 GMT).

Harapan untuk pelonggaran ECB telah meningkat secara dramatis dalam beberapa hari terakhir, meskipun memiliki sedikit ruang untuk memangkas suku bunga lebih lanjut dan banyak orang di bank menentang pelonggaran kuantitatif lebih lanjut. Pasar sekarang mengharapkan tidak hanya pemotongan 10 basis poin ke tingkat simpanannya, tetapi juga langkah-langkah untuk memastikan likuiditas bank dan ketersediaan kredit untuk bisnis yang berjuang dengan masalah arus kas. Banyak yang mengharapkan untuk adanya peningkatan dalam program pembelian aset bank juga.

Pertemuan ECB dilakukan sehari setelah pemerintah AS dan Bank of England mengumumkan langkah-langkah stimulus yang mencakup kebijakan fiskal, moneter, dan kehati-hatian.

  1. Minyak kembali jatuh karena gagalnya pertemuan Arab Saudi dan OPEC +

Harga minyak kembali jatuh setelah himbauan larangan dari Donald Trump tentang berpergian ke Eropa yang berdampak pada permintaan bahan bakar dari maskapai, sementara Arab Saudi kembali mengisyaratkan keengganannya untuk membahas segala bentuk koordinasi pasar dalam waktu dekat ini, setelah runtuhnya kesepakatan pengekangan output OPEC + pada minggu lalu.

Pada 06:35 ET, minyak mentah AS turun sebesar 5,5% pada $ 31,16 per barel, sementara patokan global minyak Brent turun sebesar 5,8% pada $ 33,72 per barel.

Baca Juga : GBP/USD Menunggu Petunjuk Brexit

Pertemuan para pejabat tingkat rendah (mencakup partisipasi dari Rusia dan eksportir minyak non-OPEC) dijadwalkan untuk bertemu melalui teleconference, tetapi tampaknya Arab Saudi tidak akan berpartisipasi. Rusia sebelumnya mengisyaratkan akan mengambil bagian, meningkatkan harapan bahwa kedua raksasa pengekspor minyak tersebut dapat dengan cepat melanjutkan kerja samanya kembali.

Di tempat lain, pada hari Kamis, Menteri Energi Rusia akan bertemu dengan perwakilan dari perusahaan minyak Rusia. Dan anggota OPEC Iran, mengatakan akan mendekati Dana Moneter Internasional untuk mendapatkan bantuan keuangan.

Sumber : www.investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda