4 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Berinvestasi

4 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Berinvestasi
4 Kesalahan yang Harus Dihindari Ketika Berinvestasi

Strategi Berinvestasi setiap orang mungkin berbeda-beda, tetapi ada hal-hal yang harus dihindari oleh setiap investor. Banyak orang mulai berinvestasi tanpa mengetahui informasi pasar dan malah kehilangan uangnya. Berikut ini adalah empat kesalahan yang perlu dihindari ketika berinvestasi.

  1. Mencoba Memperhitungkan Waktu Pasar

Dipopulerkan oleh film dan media sosial, perdagangan harian menarik bagi banyak orang karena tingginya tingkat pengembalian. Tidak hanya itu, perdagangan harian telah dipersonifikasikan sebagai metode yang cepat menghasilkan uang padahal kenyataannya jauh dari kebenarannya. Perdagangan harian atau mencoba memperhitungkan waktu pasar merupakan hal yang sangat berisiko dan biasanya menghasilkan kerugian pokok.

Baca juga : Apa Itu Investasi Satu Malam?

Alih-alih mencoba memperhitungkan waktu pasar, Anda sebaiknya menambah portofolio dan biaya dari waktu ke waktu agar uang Anda tetap tumbuh. Sebaiknya carilah reksadana  dan dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) yang sesuai dengan tujuan investasi Anda, dan gunakan dana tersebut untuk menciptakan strategi investasi yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

  1. Gagal Menilai Risiko dengan Benar

Sangat mudah untuk terjebak dalam kemewahan dan pengembalian investasi dan melupakan bahwa pasar dapat mengambil kekayaan Anda secepat pasar tersebut memberikan kekayaan bagi Anda. Banyak investor yang gagal melihat risiko penurunan dan hanya fokus pada potensi kenaikan. Jika Anda berinvestasi jangka panjang, pasti akan ada waktu ketika Anda kehilangan uang. Momen ini tergantung pada cara Anda mengurangi risiko dan melindungi portofolio Anda yang penting.

Tujuan lain dari manajemen risiko adalah untuk menerapkan penyangga antara investasi Anda dan emosi Anda. Pikiran manusia dapat menjadi musuh terburuk Anda sendiri karena investasi adalah permainan jangka panjang dan pikiran manusia diarahkan untuk kepuasan instan. Pikiran yang tidak rasional cenderung merasuki pikiran pada saat tingkat stres sedang tinggi.

Manajemen risiko akan memungkinkan Anda untuk melepaskan diri secara emosional dan tetap pada rencana permainan Anda melalui pasang surut pasar.

  1. Tidak Mendiversifikasi Portofolio Investasi

Menempatkan semua telur Anda dalam satu keranjang bukanlah strategi investasi yang baik. Anda dapat menghasilkan banyak uang jika sektor tersebut berjalan dengan baik, tetapi menempatkan semua investasi ke dalam satu area pada umumnya tidak akan berjalan dengan baik dalam jangka panjang.

Baca juga : 7 Keputusan Investasi yang Sulit Dihadapi

Sebaliknya, Anda harus mencari diversifikasi kepemilikan Anda di beberapa aset berbeda yang memiliki korelasi berbeda. Tujuan diversifikasi adalah jika pasar harus terpukul di sektor tertentu atau pasar tertentu, portofolio Anda tidak akan terpengaruh secara keseluruhan.

  1. Tidak Memahami Investasi Anda

Terakhir, penting bagi Anda untuk memahami apa yang Anda beli. Memahami bagaimana perusahaan tempat Anda berinvestasi. Pertama, Anda akan mengetahui apa yang Anda harapkan dari saham Anda. Jika Anda mengetahui hal itu, Anda akan mengetahui apakah yang dikatakan oleh perusahaan itu baik atau buruk. Jika Anda benar-benar memahami perusahaan, Anda mungkin menyadari bahwa beberapa pergerakan pasar tidak masuk akal.

Kedua, Anda dapat berbicara tentang portofolio Anda dengan percaya diri. Terkadang para investor membeli investasi karena dorongan dari anggota keluarganya. Pada akhirnya berinvestasi adalah keputusan Anda dan uang Anda yang dipertaruhkan. Memiliki kemampuan untuk berbicara tentang investasi Anda tidak hanya akan membuat Anda sadar, tetapi juga menunjukkan Anda memiliki keyakinan dalam rencana Anda.

Baca juga: Bagaimana cara berinvestasi di pasar saham

Pasar saham dapat menjadi tempat yang mengintimidasi bagi investor yang tidak terlatih, tetapi dapat juga memberikan potensi untuk membangun kekayaan. Hindari memperhitungkan waktu pasar. Sebaliknya, biarkan uang Anda tumbuh dengan lambat dan mantap. Jangan mengambil risiko yang tidak perlu kecuali Anda benar-benar harus mengambilnya. Diversifikasi, diversifikasi, dan diversifikasi lagi, pastikan investasi Anda tidak semuanya dalam satu keranjang. Terakhir, pahami apa yang Anda investasikan. Tindakan ini akan menempatkan Anda pada jalur yang benar untuk membangun kekayaan Anda.

Sumber: investopedia.com

Broker News

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Memperkenalkan GICTrade dengan Fitur Inovatif Trading – Roadshow Medan

  Medan, 27 Februari 2019 Platform Trading Unggul dan Legal di...

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...