Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Trading Minyak Mentah – Sebuah Panduan Untuk Pemula

Trading Minyak Mentah – Sebuah Panduan Untuk Pemula

Penyulingan minyak di Texas

Hal ini sangat menyenangkan karena minyak mentah adalah instrument volatilitas yang mampu membuat pergerakan yang berkesan dalam waktu singkat. Tentu saja, instrumen volatilitas ini bisa berbahaya namun jika Anda tahu apa yang sedang Anda lakukan nantinya akan banyak uang yang dihasilkan melalui ini.

 

Negara-Negara Dengan Cadangan Minyak Terbesar

Negara Timur Tengah adalah negara yang kaya dengan cadangan minyaknya dan menjadi bagian penting dari minyak dunia yang terkumpul di sana.

Bagaimanapun, negara yang sudah terbukti dengan cadangan minyaknya yang besar adalah Venezuela. Mari lihat negara mana saja yang memiliki cadangan minyak yang tidak tersuling. (Statistiknya di mulai di tahun 2017):

  1. Venezuela: 300.787 milyar barel.
  2. Arab Saudi: 266.455 milyar barel.
  3. Kanada: 169.709 milyar barel.
  4. Iran: 158.4 milyar barel.
  5. Iraq: 142.503 milyar barel.
  6. Kuwait: 101.5 milyar barel.
  7. Uni Emirat Arab: 97.8 milyar barel.
  8. Rusia: 80 milyar barel.
  9. Libya: 48.363 milyar barel.
  10. Amerika Serikat: 35.23 milyar barel.

Baca juga: Cara Mendapatkan Profit dari Hubungan Antara Minyak Mentah dan Forex

 

Sejarah dan Latar Belakang Penyulingan dan Pemakaian Minyak

Sekarang kita sudah tahu dimana si ‘emas hitam’ itu banyak ditemukan, secara singkatnya lihatlah dimana dan kapan minyak tersebut pertama kali disuling dengan jumlah yang besar.

Pada tahun 1859, seorang pria mengebor lubang di peternakan di Pensylvania dan menemukan minyak sejauh 70 meter.

Sejak hari itu, penyulingan minyak mulai meningkat dengan cepat di daerah tersebut dan tiga tahun kemudian para pengusaha minyak mulai menyuling komoditas ini 3 juta barel di harga tahunan.

Kemudian, hanya bagian minyak yang tak tersuling yang dimanfaatkan – minyak tanah, yang digunakan untuk penerangan.

Selanjutnya setelah Thomas Edison menemukan lampu bohlam di tahun 1879, permintaan akan minyak tanah yang dihasilkan dari minyak mulai memburuk.

Setelah itu, mobil yang dijalankan oleh mesin pembakaran internal mulai bermunculan. Permintaan bensin pun mulai banyak dan dalam satu dekade penjualannya menjadi lebih cepat dibandingkan minyak tanah.

T Ford Model

Pada tahun 1956 orang-orang Amerika memiliki lebih dari 50 juta mobil. Permintaan bensin membuat aktivitas penyulingan minyak menjadi lebih cepat. Kegiatan militer juga menghabiskan banyak minyak.

Tentu saja, penyulingan minyak tidak hanya terbatas di Amerika saja. Karena permintaan untuk minyak ini meningkat, kegiatan penyulingan minyak menyebar ke banyak tempat termasuk Meksiko, Timur Tengah, Kanada, dan Rusia.

Di waktu yang modern ini, jutaan barer minyak disuling setiap hari untuk menyediakan permintaan besar energi dunia.

Mari lihat negara mana saja yang menghasilkan banyak minyak.

Penghasil Minyak Terbesar (Diupdate Bulan Oktober 2019)

  1. Amerika Serikat – 17.87 juta barel per hari
  2. Arab Saudi – 12.42 juta barel per hari
  3. Rusia – 11.4 juta barel per hari
  4. Kanada – 5.27 juta barel per hari
  5. Cina – 4.82 juta barel per hari

 

Cara Trade Minyak Mental WTI

Meskipun ada cara lain untuk trade minyak, kita akan berfokus hanya pada cara kerjanya pada platform trading ritel forex.

Ukuran Lot Minyak Mentah

Ketika melakukan trading minyak mentah, ukuran minimal trade biasanya berkontrak 10 barel. Biarpun begitu, salah satu broker saya menawarkan kontrak 1 barel. Memang tidak terlalu biasa.

Posisi 10 barel minyak mentah memerlukan biaya $500 untuk harga pembuka jika Anda tidak memilik akses ke leverage. Yaitu, di harga $50 satu barel.

Beberapa broker menawarkan leverage 1:500 pada minyak mentah, yang artinya hanya satu dolar ekuitas yang diikutsertakan ketika Anda membuka posisi 10 barel.

Tentu saja Anda membutuhkan ekuitas tambahan untuk mengurus posisi tersebut sekali trade minyak terbuka karena segala kerugian yang mengambang butuh didukung oleh margin yang (tersedia) bebas. Dengan begitu setelah Anda membuka posisi trading minyak mentah, akan ada kerugian yang mengambang sekitar 5 pip, yang tersebar.

Beberapa broker menawarkan leverage yang lebih rendah daripada 1:500 pada trading minyak mentah. Salah satu broker yang berdagang dengan saya menawarkan leverage hanya 1:40.

*Apakah Anda tahu kalau satu barel minyak itu ada 42 galon (sekitar 159 liter)?

 

Nilai Pip Minyak Mentah

sebuah pip adalah perubahan harga tambahan, dengan nilai khusus yang bergantung pada subjek pasar. Hal ini adalah unit standar untuk mengukur seberapa banyak pertukaran harga yang sudah berflutuasi pada nilai.

Kebanyakan platform trading menganggap satu pip pada minyak mentah ini sebanyak $0.01. Artinya jika harga fluktuasi $1 pada harga minyak sama dengan 100 pip.

Mari hitung dengan kontrak 10 barel: 10 barel X $0.01 = $0.10. Ini adalah nilai pip untuk dimiliki akun trading di dollar Amerika.

Nilai pip ini selalu tetap sama karena minyak mentak dan dollar Amerika berpasangan dengan dollar yang menjadi “kutipan mata uang” pada ‘pasangan’. Perhitungan dan nilai pip sama dengan EUR/USD dan GBP/USD untuk contohnya.

Pemboran minyak di laut

 

 

Penghitungan Untung dan Rugi

Baru-baru ini kami sudah menambahkan beberapa instumen keuangan yang menyenangkan ke program sinya kami termasuk emas, Nikkei 225, dan salah satu yang menjadi favorit saya, minyak mentah.

Saya tidak sabar untuk melihat 6 bulan pertama dari data sinyal trading minyak, karena instrumen votalitas ini memiliki potensi besar untuk mendorong jumlah pip yang kita buat. Mari lihat cara menghitung keuntungan dari sinyal minyak mentah, dengan contoh sederhana ini:

Mari hitung seberapa banyak yang Anda hasilkan jika Anda membeli 140 barel minyak mentah pada harga $50 dan mengambil keuntungan Anda sebesar $53.75.

Cara tercepat untuk menghitung keuntungan Anda adalah menggandakan jumlah barel yang Anda beli dari perbedaannya antara keuntungan dan harga yang Anda ambil pada yang harga yang Anda masuki:

$53.75 dikurang $50.00 = keuntungan $3.75. Gandakan ini dengan 140 barel dan Anda mendapatkan keuntungan $525.

Para trader banyak yang menghitung keuntungan atau kerugian mereka dengan menggandakan jumlah pip (375) dengan nilai pip ($0.10). Kemudian jumlah tersebut digandakan dengan lot (14) 10 barel untuk mendapatkan keuntungan $525. Sangat mudah, ‘kan?

 

Instrumen Yang Dihubungkan Dengan Minyak Mentah

Harga minyak biasanya memiliki efek penting pada mata uang beberapa negara yang, kebanyakan, bergantung pada produksi minyak dan hasil ekspor.

Contoh dari negara tersebut adalah Kanada, yang mengekspor hampir produk perminyakannya ke Amerika Serikat.

Dollar Kanada biasanya sangat berhubungan dengan harga trade minyak. Penurunan atau kenaikan yang tiba-tiba pada harga minyak bisa, di bawah kondisi pasar normal, dengan mudah diketahui pada pertukaran harga USD/CAD, dan juga pada harga dari pasangan lain dolar Kanada.

Krone Norwegia (NOK) dan Krone Denmark (DKK) juga sangat berhubungan pada trading harga minyak.

Baca juga: Trading Emas dan Perak

 

Kejadian Penting Yang Berakibat Pada Harga Minyak

Kejadian-kejadian yang berimbas atau berpotensi pada persediaan atau permintaan minyak cenderung menggerakan harga minyak.

Sudah jelas, produksi dan konsumsi data juga berimbas pada harga minyak. Contohnya, jika inventoris minyak Amerika Serikat menunjukkan jika adanya pergerakan besar dari cadangan energy Amerika, kita tahu jika adanya pemakaian energy, maka dari itu, permintaan minyak meningkat.

Peningkatan permintaan minyak ini akan memberikan tekanan ke atas pada harga minyak, kecuali persediaan minyak meningkat dengan harga yang sama, atau lebih cepat.

Sebaliknya, ketika data dirilis yang dimana menunjukkan jika permintaan akan minyak itu menyusut, bisa jadi membuat tekanan menurun pada harga minyak.

Berita-berita tentang produksi minyak OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries) bisa memiliki dampak yang besar pada harga minyak.

Contohnya, jika mereka memutuskan untuk memotong produksi minyak yang mengakibatkan harga minyak naik drastic dalam waktu singkat sebagaimana para investor dan speculator membeli minyak secepatnya dalam usaha mendapatkan apa yang diharapkan naik pada harga minyak karena keinginan reduksi persediaan minyak.

Kapal tank minyak yang besar

Faktor lain seperti sanksi yang pada negara penghasil minyak, perang di negara penghasil minyak, cuaca buruk yang menunda pengiriman minyak, naiknya kegiatan pengeboran, kerusakan akibat pipa minyak yang penting, nilai dolar Amerika dan mata uang lainnya, inovasi teknologi, dan faktor lain yang mempengaruhi persediaan dan (atau) permintaan minyak yang berakibat pada harganya.

 

 

Sumber: fxleaders.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda