Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Strategi Scalping dalam Trading Forex

Scalping Forex

Sejumlah besar trader yang baru ke market menemukan gagasan menerapkan strategi trading scalping agar menarik. Pasar mata uang, ekuitas, dan future adalah semua target matang untuk calon calo. Sebagai market terbesar di dunia, forex adalah tempat yang populer bagi para trader jangka pendek dan jangka panjang.

Karena kerangka waktu yang dikompresi, strategi scalping forex dianggap sebagai pendekatan ‘intraday’ bagi pasar. Hal ini memungkinkan seorang trader yang sukses menghasilkan banyak uang dalam waktu yang hampir tidak ada sama sekali. Selain itu, ini adalah strategi yang relatif berisiko rendah yang dapat menghasilkan laba sangat besar.

Meskipun tipikal strategi trading scalping dianggap berisiko rendah, itu bergantung pada perhatian trader dan dapat dengan mudah dikompromikan jika emosi menghalangi eksekusi tanpa cacat. Trader yang memilih untuk menjadi praktisi strategi ini harus memperhatikan market dan menunjukkan disiplin yang luar biasa. Tugas-tugas ini ditekankan selama jam perdagangan puncak hari itu.

Baca juga: Strategi Trading Gap Forex yang Sederhana dan Menguntungkan 

 

Apa itu Strategi Scalping Forex?

Sebuah strategi forex scalping bergantung pada menempatkan sejumlah besar trade jangka pendek di berbagai pasangan mata uang. Setiap trade sendiri tidak memiliki potensi untuk menghasilkan uang besar. Namun, ketika diambil secara kolektif dan dimainkan dengan cara yang benar, keuntungan kecil dapat bertambah dengan sangat cepat. Dengan sejumlah besar trade yang terus-menerus dibuka dan ditutup, berlangsung hanya beberapa detik atau menit, keuntungan harian yang besar dimungkinkan.

Grafik yang direkomendasikan untuk digunakan dalam strategi trading scalping adalah grafik 1 menit dan 5 menit. Beberapa trader juga menggunakan grafik 15 menit, tetapi apa pun di atas durasi 15 menit tidak dianggap sebagai scalping. Lihatlah contoh strategi scalping forex pada grafik di bawah ini (1 menit. GBP/JPY grafik):

Tidak semua trader akan sukses scalping karena memerlukan keahlian, pola pikir, dan banyak disiplin diri yang sangat spesifik. Para pemula sebaiknya tidak mencoba strategi trading scalping sampai mereka mendapatkan pengalaman. Trader yang kesulitan mengendalikan emosinya juga harus lulus menjadi calo dan fokus pada trade yang lebih lama dan lebih aman. Inventarisasi mandiri yang komprehensif adalah latihan yang berguna untuk diselesaikan sebelum memutuskan pendekatan trading yang pasti.

Menggunakan strategi trading scalping, seorang trader dapat menemukan peluang trading cepat di siang hari tanpa harus menghabiskan sepanjang hari di depan komputer. Waktu optimal untuk menerapkan strategi scalping forex adalah ketika pasar Eropa dan Amerika keduanya terbuka. Ini terjadi setiap hari selama jam-jam pagi pasar Eropa.

 

Keuntungan dan Kerugian Dari Strategi Trading Scalping

Setiap strategi trading yang didefinisikan dengan jelas melibatkan kumpulan pro dan kontra. Itulah sebabnya mengapa seluruh disiplin disebut trading – sesuatu diberikan sebagai imbalan untuk sesuatu yang lain. Di bawah ini adalah beberapa keuntungan dan kerugian utama untuk mempraktikkan strategi trading scalping .

Keuntungan:

  1. Scalping melibatkan tingkat risiko yang cukup rendah, dengan kerugian per-trade minimal.
  2. Peluang berlimpah sepanjang hari. Terutama ketika datang untuk menjalankan strategi scalping forex . Sejumlah besar pasangan mata uang membuat trade dasar.
  3. Scalping memungkinkan keragaman di market saat Anda trade di beberapa market yang berbeda sekaligus.
  4. Scalping dapat menguntungkan bahkan jika Anda hanya trade dalam jumlah kecil setiap hari.
  5. Seiring waktu, keuntungan bertambah dan dapat mencapai nilai besar.

Kekurangan:

  1. Scalping membutuhkan perhatian penuh dari seorang trader. Trader harus masuk dan keluar dari banyak trade dengan cepat sepanjang jam market.
  2. Dalam scalping, emosi harus diabaikan karena dapat menghalangi pengambilan keputusan yang masuk akal dan logis.
  3. Seorang trader harus mampu menghadapi banyak tekanan saat menggunakan strategi trading scalping .

Baca juga: Candlestick – Strategi Trading Forex

 

Broker mana yang direkomendasikan untuk scalping?

Yang paling penting dalam scalping adalah trade dieksekusi dengan sangat cepat karena mereka seringkali hanya mengandalkan kerangka waktu 1 menit. Ini membuatnya sangat penting untuk memilih broker yang dapat melakukan trade secara real-time agar tidak kehilangan kesempatan.

Penting juga untuk memilih broker yang menawarkan spread rendah. Ini adalah aspek penting dalam menerapkan strategi scalping forex apa pun. Karena scalping bergantung pada pembukaan dan penutupan banyak trade selama periode waktu yang singkat, spread yang tinggi akan meninggalkan keuntungan yang sangat kecil bagi trader dan tidak akan sepadan dengan waktu atau energi.

Saat memilih broker untuk scalping, cari broker yang dapat menangani kerangka waktu singkat secara efisien dan yang sangat kompetitif dalam menawarkan spread rendah. Teknologi baru yang ditawarkan oleh ECN Brokers memungkinkan spread mulai dari 0 pips. Komisi kecil di kedua sisi menggantikan spread, sehingga menjadikan metode ini lebih cocok untuk strategi scalping forex apa pun. Ini dan fitur lainnya dapat digunakan dengan beberapa broker seperti XM.COM dan Markets.com yang juga dilengkapi dengan baik untuk membantu dalam penerapan strategi scalping.

 

Sumber: fxleaders.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda