Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Cara Mengendalikan Emosi dalam Trading

Cara Mengendalikan Emosi dalam Trading.

Mengetahui bagaimana mengendalikan emosi saat trading dapat membuktikan perbedaan antara keberhasilan dan kegagalan. Kondisi kejiwaan anda memiliki dampak yang signifikan pada keputusan yang anda buat, terutama jika anda masih baru dalam trading, dan menjaga sikap tenang adalah penting untuk konsisten trading. Pada bagian ini, kita akan menjelajahi pentingnya psikologi trading harian, bagi pemula dan trader yang berpengalaman, dan memberikan beberapa poin bagaimana trading tanpa emosi.

 

PENTINGNYA MENGENDALIKAN EMOSI SAAT TRADING

Pentingnya kendali emosional trading tidak dapat dilebih-lebihkan.

Bayangkan anda baru saja melakukan trading Non-Farm Payrolls (NFP) dengan ekspektasi bahwa jika angka yang dilaporkan lebih tinggi daripada perkiraan, anda akan melihat harga EUR/USD meningkat dengan cepat, memungkinkan anda untuk membuat profit jangka pendek yang kuat dan besar.

Datangnya NFP, dan hanya karena anda berharap, angka mengalahkan perkiraan. Tapi untuk beberapa sebab, harga turun!

Anda berpikir kembali kepada semua analisis yang telah anda selesaikan, semua penyebab yang dapat menjadikan EUR/USD naik – dan semakin anda berpikir, harga semakin jatuh.

Seperti yang anda lihat warna merah menumpuk pada posisi kerugian anda, emosi mulai mengambil alih – ini adalah insting ‘pertarungan atau pelarian’. Impuls ini sering dapat mencegah kita dari mencapai tujuan kita dan, bagi traders, masalah ini dapat menjadi sangat problematik, menyebabkan reaksi spontan.

Traders yang professional tidak ingin mengambil risiko bahwa keputusan yang gegabah akan membahayakan akun mereka – mereka ingin memastikan bahwa satu reaksi spontan tidak menghancurkan seluruh karir mereka. Hal itu membutuhkan banyak Latihan, dan banyak trades, mempelajari bagaimana untuk memperkecil emosional trading.

Baca juga: Bagaimana Menangani FOMO agar Menjadi Trader yang Lebih Baik

 

3 PENGALAMAN EMOSI TRADER YANG PALING UMUM

Beberapa pengalaman emosi trader yang paling umum terdiri dari takut, gugup, keyakinan, kegembiraan, keserakahan dan terlalu percaya diri.

Takut/gugup

Penyebab yang umum dari takut adalah trading yang terlalu besar. Trading dengan ukuran yang tidak tepat memperbesar volatilitas yang tidak diperlukan dan menyebabkan anda  membuat kesalahan yang normalnya tidak diperbuat jika anda beradaa dibawah stress karena risiko kerugian yang lebih besar daripada normalnya.

Biang keladi lainnya dari takut (atau kegugupan) adalah anda berada di trade yang ‘salah’, yang berarti tidak sesuai denan rencana trading anda.

Keyakinan/Kegembiraan

Keyakinan dan kegembiraan merupakan kunci emosi yang akan anda inginkan untuk memberi umpan dan anda akan merasakan hal tersebut di setiap trade yang anda masuki. Keyakinan merupakan bagian akhir dari trade yang baik, dan jika anda tidak memiliki tingkat kegembiraan atau keyakinan maka ada peluang baik anda tidak berada di trade yang ‘tepat’ untuk anda.

Dari ‘tepat; yang kami artikan sebagai trade yang benar berdasarkan rencana trading anda. Trades yang baik dapat merugi hanya karena trades yang buruk dapat menjadi pemenang. Idenya adalah untuk menjaga kemenangan diri anda dan kerugian hanya pada trades yang baik. Memastikan anda memiliki keyakinan pada trade akan membantu memastikan ini.

Serakah/Terlalu Percaya Diri

Jika anda menemukan diri anda hanya menginginkan untuk mengambil trade yang anda anggap memungkinkan sebagai pemenang besar, anda bisa menjadi serakah. Keserakahan anda mungkin merupakan hasil dari melakukan yang baik, tapi jika anda tidak berhati-hati anda dapat terpeleset dan berakhir dalam penurunan.

Selalu periksa bahwa anda menggunakan mekanisme trade yang layak (contohnya . tongkat untuk berhenti, target, risiko yang baik/pengelolaan, pengaturan trade yang baik). Trading yang ceroboh sebagai hasil dari kepercayaan diri yang berlebih dan dapat mengakhiri pelarian yang kuat.

Pelajari lebih lanjut tentang mengelola keserakahan dan ketakutan saat trading.

 

NICK CAWLEY ANALIS DAILYFX DALAM DISIPLIN KERUGIAN

Nick Cawley sudah lebih dari 20 tahun berpengalaman dalam pasar dan trades berbagai macam produk pendapatan tetap

“Trade terburuk saya – dan ada beberapa diantaranya – semuanya terjadi ketika rencana terbaik saya dibuang keluar jendela ketika saya kehilangan disiplin.

‘ Saya tidak menggunakan pengaturan yang benar dan berhenti; Saya pikir saya sudah ‘lebih baik’ dari pada pasar; Saya menjadi dua kali lipat ketika saya merugi dan merugi lebih banyak, dan Saya menaruh uang lebih kedalam akun trading Saya untuk mengejar kerugian saya.

‘Saya kehilangan kendali emosi Saya dan melakukan trade ketika Saya seharusnya melihat tanpa ada emosi di posisi Saya dan memotong mereka dan berjalan terus. Mudah untuk mengatakan, sulit untuk melakukan, tapi suatu keharusan bagi setiap trader yang mencari keberhasilan jangka panjang.”

 

BAGAIMANA UNTUK MENGENDALIKAN EMOSI SAAT TRADING : TIPS DAN STRATEGI TERATAS

Merencanakan pendekatan anda adalah kunci jika anda ingi menjadi emosi negatif keluar dari trading anda. Pepatah lama ‘Gagal merencanakan adalah merencanakan untuk gagal,’ dapat menjadi benar dalam pasar keuangan.

Sebagai traders, tidak hanya ada satu cara untuk menjadi menguntungkan. Ada banyak strategi dan pendekatan yang dapat membantu trader mencapai tujuan mereka. Tapi apapun yang akan bekerja bagi orang itu yang akan sering menjadi sesuatu pendekatan yang terdefinisikan dan sistematik; daripada sesuatu yang berdasarkan pada ‘firasat’.

Berikut ini lima cara untuk merasa lebih terkendali emosi anda saat trading.

  1. Buat peraturan pribadi

Aturlah peratuan anda sendiri untuk mengikuti ketika anda trade dapat membantu anda mengendalikan emosi anda. Peraturan anda mungkin terdiri dari pengaturan tingkat toleransi resiko/hadiah untuk memasuki dan keluar dari trades, melalui target profit dan/atau perhentian kerugian.

  1. Trade kondisi pasar yang tepat

Menjauh dari kondisi pasar yang tidak ideal juga bijaksana. Tidak trading ketika anda tidak ‘merasakan itu’ adalah ide yang bagus. Jangan lihat ke pasar untuk membuat anda merasa lebih baik; jika anda tidak naik ke trading solusi sederhananya mungkin hanyalah menjauhinya.

  1. Turunkan Ukuran Trade Anda

Salah satu cara termudah untuk menurunkan efek emosional trades anda adalah menurunkan ukuran trade anda.

Ini adalah sebuah contoh. Bayangkan seorang trader membuka sebuah akun dengan $10,000. Trader kami pertama-tama menempatkan sebuah trade lebih dari $10,000 dalam EUR/USD.

Karena trade bergerak di $1 per pip, trader melihat fluktuasi moderat pada akun. Sejumlah $320 telah dinaikkan marginnya, dan trader kami melihat margin yang dapat digunakan mereka sebesar  $9,680 berfluktuasi menjadi $1 per pip.

Sekarang bayangkan bahwa trader yang sama menempatkan trade sebesar $300,000 pada pasangan mata uang yang sama.

Sekarang trader kami telah menaikkan margin sebesar $9,600 – membiarkan mereka dengan hanya $400 pada margin yang dapat digunakan – dan sekarang trade bergerak di $30 per pip.

Setelah trade bergerak terhadap trader kami hanya 14 pips, margin yang dapat digunakan sudah habis, dan trade secara otomatis ditutup karena margin call.

Trader dipaksa untuk mengambil kerugian; mereka bahkan tidak memiliki peluang melihat harga yang kembali dan menarik trade kedalam territorial yang menguntungkan.

Pada kasus ini, trader baru sederhananya menempatkan diri mereka di sebuah posisi yang mana kemungkinan keberhasilan sama sekali tidak menguntungkan mereka. Menurunkan pengaruh dapat membantu dengan baik mengurangi resiko dari kejadian semacam itu terjadi di masa depan.

  1. Menetapkan Rencana Trading dan Jurnal Trading

Dalam ketentuan faktor dasar, perencanaan untuk berbagai hasil dalam menaikkan perihal berita utama mungkin juga menjadi sebuah strategi agar bear di dalam pikiran.

Hasil diantara trader baru yang menggunakan rencana trading, dan orang yang tidak bisa menjadi subtansial. Kompilasi rencana trading adalah Langkah awal untuk memecahkan emosi trading, tapi sayangnya rencana trading tidak akan sepenuhnya menghilangkan efek dari emosi ini. menjaga jurnal trading forex mungkin akan membantu.

  1. Santai!

Jika anda santai dan menikmati trading anda, anda akan menjadi lebih siap untuk merespon dengan rasional dalam semua kondisi pasar.

Baca juga: Cara Trading Secara Menguntungkan dengan Inside Bar

 

SUMBER DAYA LEBIH LANJUT UNTUK MENGELOLA EMOSI DAN MENDUKUNG TRADING ANDA

Untuk informasi lebih dalam mengelola emosi anda ketika trading, ambillah pedoman trading kami Sifat-sifat Trader yang Berhasil , dengan pemahaman eksklusif dari analis DailyFX. Juga pada subjek, artikel berikut ini mungkin dapat membantu

  • Master konsep trading yang bebas keserakahan
  • 3 Strategi keluar dari Trading
  • 3 Hal yang Saya Harap Saya Tau Ketika Memulai Trading Forex

 

Sumber: dailyfx.com 

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda