Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Berdamai Dengan Kerugian dalam Melakukan Trading

Berdamai Dengan Kerugian

Untuk kebanyakan trader, hal tersulit dari trading Forex adalah berurusan dengan kerugian keuangan. Bukan hanya sekadar masalah penderitaan dan kesulitan, namun juga soal kerugian yang biasanya menjadi katalisator yang mendorong para trader untuk membuat kesalahan terburuk, yang kemudian bisa menjadi penyebab kerugian besar, menghasilkan lingkaran setan yang lepas kendari dari akun si trader.

Maka dari itu, seorang trader haruslah memiliki sebuah strategi dalam bagaimana mereka menghadapi kerugian, dan mampu menjalankan strategi dalam mengatasinya. Tidak ada gunanya “mengetahui” bahwa kerugian Anda terkendali dan bagaimana cara untuk menjaganya tetap terkendali, jika Anda tidak menggunakan ilmu. Strategi dalam mengatasi hal tersebut harus nyata. Anda harus mengerti logika dibalik ilmu dari kerugian Anda dan percaya akan kebenarannya dengan sungguh-sungguh.

Baca juga: Kesalahan Nomor Satu yang Dilakukan Trader

 

Kerugian Itu Tak Bisa Dielakkan

Kerugian dalam trading tidak bisa dihindari, bahkan biasanya lebih sulit untuk menghasilkan uang dengan strategi-strategi yan mencoba untuk mengamankan tingkat kemenangan yang sangat tinggi. Hal ini hanyalah cara pasar bergerak.

Ada beberapa trader yang mengikuti sebuah metode yang dimana mencoba untuk mengurangi atau menghilangkan kerugian. Hanya ada dua metode yang bisa dan penting sekali untuk mengerti cara kerja mereka:

  1. Menambahkan trade yang merugikan pada kepercayaan jika Anda benar pada entry trade yang asli, dan hanya waktu Anda yang salah. Anda juga bisa menambahkan dengan jumlah yang lebih besar pada entry berikutnya agar mempermudah pemulihannya. Fakta sederhananya adalah meskipun hal tersebut bisa dijadikan sebagai metode, tapi biasanya tidak optimal, dan Anda biasanya akan mendapatkan hasil yang lebih baik dengan hanya menerima kerugian pertama dan menutup tradenya daripada mencoba sebuah “penyelamatan.” Lagipula, jika “stop” Anda tercapai, kenapa trade kedua harus lebih baik daripada yang pertama?
  2. “Berbaliklah dengan angin” dan membuka trade ke arah yang berlawanan. Tentu saja, hal ini bukanlah “menghindari” kerugian. Yang sebenarnya adalah mengkristalkan kerugian dengan merubah posisi bersih Anda. Jika Anda lama di angka 1 lot dan kemudian Anda sebentar di angka 2 lot, Anda berakhir dengan kekurangan 1 lot dengan kerugian yang mengkristal pada 1 lot.

Ada satu hal yang bisa Anda lakukan: tidak menutup trade yang rugi, dan membiarkannya berlari sejauh-jauhnya dari Anda. Jika Anda melakukan ini, Anda akan meledakkan akun Anda.

Semoga, dengan saya sudah meyakinkan Anda kalau Anda harus menerima beberapa trade yang rugi. Jika belum, maka kembali dan bacalah berulang-ulang sampai Anda yakin. Jika Anda tidak yakin, tolong tulis email kepada saya dan jelaskan alasan-alasan Anda: semoga saya bisa meyakinkan Anda lewat email!

 

Ketahui Berapa Banyak Kerugian Yang Bisa Anda Toleransi

Satu yang akan Anda terima, Anda akan kehilangan trade dan mengalami kekalahan beruntun (dikenal sebagai “draw-drown”), Anda harus memutuskan berapa banyak yang secara psikologis bisa Anda toleransi kerugiannya tanpa kehilangan keberanian Anda. Untuk melakukannya, Anda harus memiliki pembicaraan yang jujur dengan diri sendiri. Anda mungkin berpikir bisa menghadapi ini dengan sesuatu seperti draw-drown sebesar 50% pada akun trading Anda, tapi kenyataannya Anda bisa menemukan diri Anda tidak bisa menghadapi bahkan dengan angka 25% ketika itu sungguh terjadi. Coba gambarkan kejadiannya, tutup mata Anda dan tempatkan diri Anda di sana.

Faktor kedua untuk dipertimbangkan adalah jika draw-drown manapun di akun Anda akan tumbuh lebih besar, jumlah yang Anda butuhkan untuk menang kembali ke jumlah awal Anda mulai akan meningkat. Contohnya, jika Anda kehilangan 10%, Anda harus mengembangkan  sisa 90%nya dengan 11.11% hanya untuk mendapatkan kembali 100% aslinya. Ketika Anda mencapai draw-drown yang sangat dalam yaitu 20%, Anda harus memenangkan 100% hanya untuk kembali ke 100% aslinya. Fakta yang brutal kalau semakin dalam kerugian Anda, semakin sulit untuk kembali ke awal.

Coba pertimbangkan itu, hal tersebut juga benar di sisi lain jika sedikit yang Anda risikokan, Anda akan menang sedikit ketika trading berjalan dengan cara yang menguntungkan.

 

Gunakan Metode Trading Yang Benar-Benar Anda Percaya

Sekali Anda yakin dengan kerugian maksimum yang bisa Anda toleransi, Anda harus yakin jika apapun metode yang Anda gunakan untuk memutuskan kapan untuk masuk dan keluar dari trade dan apa yang di-trade-kan, ini butuh menjadi metode yang bagus dimana menghasilkan “harapan” yang positif. Artinya bahwa lebih banyak sampel trade yang besar, yang menghasilkan lebih banyak uang daripada kerugiannya.

Anda harus yakin bahwa metode ini menguntungkan untuk diri Anda, dan juga mengujinya kembali selama beberapa tahun pada data sejarahnya.

Hal ini penting karena ketika Anda mencapai kerugian beruntun yang tidak bisa dihindari, Anda akan memiliki keberanian untuk terus berjalan. Jika Anda tidak begitu dan malah berhenti trading, atau Anda kehilangan keberanian Anda dan overtrade, Anda akan kehilangan kemenangan beruntun yang akan mengikuti kerugian beruntunnya.

Keuntungan lain dari back test adalah Anda bisa menggunakan back test yang besar dan berjangka panjang untuk menentukan performa terburuk dalam jangka draw-drownn dan jumlah trade yang rugi secara berurutan. Anda bisa menggunakan ini untuk merasa percaya diri jika Anda mampu bertahan dari kerugian beruntun. Contohnya, jika performa terburuk dari strategi Anda selama 10 tahun terakhir dan ribuan trade adalah 50, dan maksimum draw-drown yang Anda pikirkan mampu ditoleransi adalah 25%, bisa disarankan jika Anda merisikokan 0.50% dari ekuitas Anda per trade, Anda mungkin akan mengalami draw-drown selama 10 tahun berikutnya. Jika Anda mengurangi risiko untuk mengambil 0.25% per trade, Anda sudah membuat draw-drown berkurang untuk terjadi.

Anda juga harus menggunakan sistem manajemen uang risiko ekuitas fraksional, yang dimana memberi Anda ketenangan dalam mengetahui jika ada penyangga untuk mengurangi kerugian dari kerugian beruntun. Anda juga bisa memutuskan jika Anda pernah mengalami draw-drown yang lebih buruk daripada kasus terburuk dari 10 tahun terakhir, yang akan Anda hentikan tradingnya dan mempelajari kembali strategi Anda.

 

Bencana Kerugian

Kadang kejadian terjadi di pasar untuk memicu pergerakan yang besar dan tajam dalam harga yang bahkan jika Anda menggunakan stop loss, broker Anda tidak mampu (atau mengklaim tidak bisa) untuk mengeksekusinya. Artinya adakah ketika pemberhentian akhirnya terpicu, Anda mungkin menemukan diri Anda dengan lebih banyak kerugian daripada yang sudah Anda perhitungkan. Pembongkaran Swiss Franc di tahun 2015 adalah contoh dari kejadian ini. Pemungutan suara Brexit di minggu lalu adalah contoh yang jauh lebih ringan.

Anda bisa menghindar dari masalah ini dengan tidak trading mata uang manapun yang bank sentral-nya memiiki kebijakan yang berlawanan dengan alur pasar dengan membongkar nilainya ke mata uang lainnya, dan tidak berada di posisi sebelum ada risiko kejadian yang besar dari sesuatu yang sudah dijadwalkan seperti referendum.

Baca juga: Tujuh Langkah Menjadi Trader Sukses

 

Kedamaian Pikiran Akan Membantu Anda Dalam Mengatasinya

Ketika Anda sudah mengambil langkah-langkah yang sudah diuraikan di atas, Anda bisa memiliki kepercayaan diri untuk merisikokan uang pada trade dalam parameter yang sudah Anda ketahui. Secara kasarnya, Anda akan mengetahui presestase trade apa yang cenderung rugi, berapa lama waktu kerugian beruntunnya, dan yang paling penting jika hal itu pada akhirnya cenderung keluar terlebih dahulu. Pada tahap ini, Anda harus menerima kalau kalah dalam trade adalah hal yang alami, dan butuh pengorbanan yang harus Anda buat pada pasar untuk menghasilkan uang: sebuah “biaya dalam melakukan bisnis.”

 

Sumber: dailyforex.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda