Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Apakah Trade yang dilakukan Wanita & Pria Berbeda?

Apakah Trade yang dilakukan Wanita & Pria Berbeda?

Diskusi perbedaan apapun antara pria dan wanita seharusnya tidak dilakukan dengan sembrono. Sebalikanya, hal tersebut harus dikerjakan dengan sangat hati-hati. Memberi streotipe kepada manusia berdasarkan sifat biologis dan psikologis telah menjadi penyebab utama dari penderitaan dan penindasan, dan sia-sia bagi potensi manusia. Kita dapat mencoba untuk memproses dengan hati-hati dan bertanya apakah rata-rata wanita dan rata-rata pria mungkin cenderung mengaplikasikan kecerdasan yang sama melalui strategi yang berbeda dan memeriksa apakah ada bukti apapun dari ini dalam bidang trading. Ini perlu menjadi perdebatan yang berdasarkan bukti, jadi itu masuk akal untuk memulai dengan melihat pada bukti.

Baca juga: Perbedaan Penting dan Cara Trading Forex dan Saham

 

Berapa banyak Trader Wanita?

Masalah pertama adalah sampel trader kami. Ada lebih banyak professional trader pria daripada wanita di industri Forex, dan data yang kita punya dari para broker Forex menunjukkan bahwa pria sangat  terwakili dengan kuat diantara basis klien trader ritel. Data yang tersedia secara publik yang disajikan oleh CitFX pada bulan Januari 2014 menunjukkan bahwa lebih dari 80% para trader ritel dunia adalah pria, meskipun ini turun menjadi kurang dari 60% di Eropa. Jika anda melihat dalam nama-nama kontributor untuk forum obrolan trading, anda dapat dengan mudahnya melihat bahwa pria adalah peserta yang dominan. Jadi, pertanyaan pertama yang kita hadapi mengenai gender dalam trading adalah mengapa trading adalah sesuatu yang tampaknya lebih banyak dikejar pria. Berdasarkan fakta bahwa kesetaraan gender dapat menjadi luas dikatakan lebih besar di Eropa daripada di wilayah lainnnya di dunia dimana trading Forex populer, itu mungkin menjadi pertanyaan diskriminasi, perilaku dan akses untuk dana. Namun, sebagai sebuah profesi, bahkan jika anda memperbolehkan kemungkinan praktik perekrutan yang diskriminatis secara historis dalam industri, trading (semua jenis) jauh lebih banyak menarik pria dari pada wanita. Ini dapat berarti bahwa trading merupakan sesuatu yang wanita kurang tertarik untuk melakukannya, atau itu mungkin berarti bahwa pria menilai peluang sukses mereka sendiri lebih besar daripada yang dilakukan wanita. Sayangnya, ini hanyalah spekulasi.

 

Gender dalam Trading Pasar Saham AS

Dalam suatu studi akademis yang dilakukan pada tahun 2001 dianalisa akun dari lebih dari 35,000 rumah tangga pada broker diskon di Amerika Serikat lebih dari 6 tahun periode. Studi ini menemukan bahwa pria menciptakan 45% trade lebih banyak dari pada wanita, dan bahwa perbedaan ini mengurangi keuntungan bersih pria hampir 1% pertahun. Membandingkan pria lajang dengan wanita lajang yang dipelajari, pengurangan tetap lebih tinggi, di 1.44% per tahun. perbedaan keuntungan akhir yang sebenarnya antara pria dan wanita, sebaliknya, tidak signifikan secara statistik. Ini memberi kesan bahwa pria lebih percaya diri daripada wanita dan sehingga terlalu banyak trade. Namun, karena keuntungan bersihnya sama, ini mengimplikasikan bahwa pria mengerjakannya lebih baik daripada wanita pada seleksi saham. Menariknya, itu nampaknya bahwa ada dua efek yang sama besar, dan jadi mereka membatalkan satu sama lain.

 

Gender dalam Pelatihan Trader Profesional

Kemampuan keuangan, perusahaan trading yang melatih para trader junior pada perangkat lunak simulasi pasar sesungguhnya, menemukan bahwa peserta pelatihan pria mereka kehilangan rata-rata sekitar 35% lebih banyak selama kursus trading tahun pertama mereka dibandingkan dengan peserta pelatihan wanita mereka. Perusahaan menemukan bahwa pria merusak “aturan rumah” lebih sering daripada yang dilakukan wanita, dan memasuki volume trade yang lebih tinggi secara signifikan, yang mereka percayai menyebabkan perbedaan. Poin terakhir adalah ketertarikan dan terbukti signifikan dalam debat kita, karena itu mencerminkan bukti pria selama trading yang telah disajikan dalam studi tahun 2001.

 

Kinerja Gender dalam Tingkat Trading

Penelitian baru-baru ini yang dipublikasikan oleh Universitas Leicester pada tahun 2016, “Peran Hormon dalam Pasar Keuangan” menemukan bahwa tidak hanya para trader wanita yang cenderung mengungguli para trader pria, tapi dalam sampel, kinerja yang terbaik terbaik dan terburuk di waktu tertentu lebih cenderung pria daripada wanita. Ini memberi kesan bahwa pria cenderung trade pada cara yang lebih berisiko daripada wanita. Studi juga menemukan bahwa meja professional trading di kota London sekitar 95% pria dan 5% wanita, dan total keuntungan mereka dapat ditingkatkan jika rasio gender diantara staff menjadi lebih setara. Studi juga berspekulasi bahwa runtuhnya pasar dapat berkurang beberapa jika meja trading lebih seimbang dengan kesetaraan gender, tapi tanpa menghasilkan bukti langsung apapun dari ini.

 

Klub Investasi Wanita

Asosiasi Korporasi Investor Nasional Amerika melakukan studi komparatif dari keuntungan klub investasi wanita terhadap klub investasi pria di Amerika Serikat lebih dari 50 tahun periode, antara tahun 1980 dan 1995. Mereka menemukan bahwa tidak hanya semua klub wanita menghasilkan keuntungan tahunan rata-rata yang sedikit lebih tinggi ( 13% melawan 12.3% dari semua klub pria), mereka juga mengungguli setiap tahun dalam 9 dari lima belas tahun yang ditinjau.

Baca juga: Cara Trading Akun Kecil namun Menghasilkan Keuntungan Besar

 

Kesimpulan

Jadi, apa kesimpulan yang dapat kita gambarkan dari bukti ini? hal pertama yang dicatat itu adalah sementara itu cenderung menunjuk pada arah yang sama, itu dapat menjadi lebih baik untuk mempunyai studi yang lebih luas dengan lebih banyak sampel. Akses ke lebih banyak data akun baru-baru ini dari para broker Forex dapat menyediakan suatu jendela yang menarik ke dalam perbedaan gender. Namun, ada cukup disini untuk menyimpulkan bahwa rata-rata, wanita trade sedikit lebih menguntungkan  daripada pria. Bagaimana mereka melakukan itu? Dengan menjadi lebih berhati-hati, trading lebih sedikit, dan dengan lebih banyak menghindari risiko. Wanita juga cenderung memiliki penilaian diri sendiri yang lebih realistis daripada pria, contohnya dengan menjadi kurang percaya diri daripada pria bahwa mereka akan dapat menghasilkan keuntungan trading. Karena ini hanya rata-rata, perilaku agregat, ini berarti bahwa hampir kebanyakan wanita seperti pria dapat belajar sesuatu dari ini.

Pelajaran yang paling penting untuk dipelajari adalah bahwa akar utama penyebab kerugian trading adalah kepercayaan diri yang berlebihan dan keraguan. Bagus untuk memiliki kepercayaan diri bahwa anda akan menjadi trader yang beruntung, tapi anda perlu realistis mengenai fakta bahwa anda akan hampir pasti harus bekerja melalui masa perjuangan yang sulit untuk sampai ke sana. Kesederhanaan trading, ditambah dengan fakta bahwa ada beberapa sisi menguntungkan yang diketahui dengan baik dan sederhana, membuatnya mudah untuk mengestimasi terlalu tinggi kemungkinan profitabilitas. Bagi kebanyakan trader baru, ini adalah tantangan pertama. Tantangan kedua biasanya datang setelahnya, sebagai trader yang mulai membangun insting yang baik, tapi terlalu sering dugaan insting kedua tersebut setelah memasuki sebuah trade, merusak peluang profitabilitas melalui sikap gegabah dan secara emosional didorong oleh manajemen trade yang berlebihan.

 

Sumber: dailyforex.com