Apa sih yang di maksud dengan Open Trade Equity (OTE)

Ilustrasi Open Trade Equity (OTE)
Ilustrasi Open Trade Equity (OTE)

Open Trade Equity (OTE) adalah ukuran dari jumlah laba atau rugi yang belum direalisasi dalam suatu sekuritas di mana seorang investor memegang posisi terbuka. Open Trade Equity (OTE) mengacu pada jumlah laba atau rugi yang tidak terealisasi dalam posisi terbuka. OTE ditentukan dengan cara membandingkan setoran margin awal pada investasi terhadap nilainya saat ini.

Misalnya, jika Alice membeli 50 saham seharga $ 200 per saham, dengan total investasi $ 10.000, dan pada hari ke-2, nilai setiap saham meningkat menjadi $ 250, Alice memiliki keuntungan OTE sebesar $ 2.500 untuk saham kepemilikannya tersebut, yang dapat dia batalkan dengan cara menjual holding tersebut. Holding dengan peningkatan OTE biasanya dilihat sebagai gerakan positif, karena berarti memiliki potensi keuntungan yang lebih besar.

Jika pada hari ke-7 harga turun menjadi $ 100, Alice sekarang memiliki kerugian $ 5.000 yang belum direalisasi pada holding tersebut. Kecuali Alice menjual, atau menutup, pada posisi buka ini, kerugian ini tetap belum terealisasi. OTE yang semakin berkurang merupakan penyebab kekhawatiran bagi investor marjin, karena dapat berarti bahwa nilai dari akun mereka turun di bawah batas pemeliharaan kontrak mereka.

Jika nilai holding turun di bawah margin pemeliharaan, margin call akan dikeluarkan dan investor diminta untuk membuat simpanan akun untuk kembali ke margin pemeliharaan yang dikontrak sebelumnya. Meskipun ada beberapa metode yang mungkin digunakan investor untuk menanggapi margin call, biasanya pada saat panggilan ini investor perlu menyetorkan uang tunai dalam rekening, atau menjual kepemilikannya hingga cukup untuk memenuhi margin tersebut.

Baca juga : Pasangan Mata Uang: Pasangan Mana yang Lebih Baik Untuk Diperdagangkan di Forex

Karena margin pemeliharaan dikontrak dengan broker, investor terikat secara hukum untuk mempertahankan margin mereka. Jika investor tidak dapat atau tidak mau menyetorkan uang tunai atau menjual kepemilikannya pada saat margin call, pialang investor akan diberdayakan untuk menutup posisi terbuka dari portofolio klien mereka untuk mengembalikan akun mereka ke nilai minimumnya.

Contoh Kasus Open Trade Equity (OTE) Pada Margin Call

Otoritas Pengaturan Industri Keuangan (FINRA) memberikan syarat bagi setiap investor yang ingin membuka rekening margin harus mulai dengan uang minimal sebesar $ 2.000 atau sekuritas. FINRA mengharuskan investor untuk menyetujui margin pemeliharaan minimal 25 persen, yang berarti bahwa investor harus mempertahankan saldo akun minimalnya sebesar 25 persen dari total nilai pasar sekuritas. Biasanya margin pemeliharaan ini dikontrak pada persentase yang lebih tinggi, umumnya bernilai 30 persen atau lebih.

Misalnya, Alice membuka rekening dengan membayar uang tunai sebesar $ 5.000 dan uang pinjaman dari broker sebesar $ 5.000 dengan tingkat margin pemeliharaan 30 persen. Alice kemudian membeli 200 lembar saham dengan harga $ 50 per lembar. Harganya mulai menurun, sehingga bersamaan dengan itu, juga menyeret OTE Alice. Ketika harga mencapai $ 35 per saham, panggilan margin dikeluarkan dan saat ini OTE Alice adalah kerugian sebesar $ 6.500.

Baca juga : Cara Trading Dengan Pola Flag

Pada titik ini, Alice akan diminta untuk melakukan deposit ke dalam akun margin untuk membawa akunnya menuju ke saldo minimum yang diperlukan. Deposit ini dapat berupa setoran tunai atau margin sekuritas. Alice mungkin juga dapat memilih untuk mengambil kerugian atas investasi dengan melikuidasi saham yang cukup dengan harga rendah untuk memenuhi margin, dan dengan demikian akan menutup holdingnya dan merealisasikan kerugian atas investasinya.

Sumber: investopedia.com

Recent Post

Kemajuan Minyak, Ketegangan Di Arab Saudi

Saham kembali melakukan aksi jual di Asia dan Eropa sementara ekuitas berjangka juga menunjuk...

Saham Global Diperdagangkan Lebih Rendah

Saham global diperdagangkan lebih rendah pada awal minggu pada beberapa masalah internasional -...

Indeks USD Bulan Desember Turun 95.000

Indeks USD Bulan Desember Turun 95.000 Di hari Senin pagi telah aktif di pasar. Meskipun indeks...

Bitcoin Bulls Eye $6.400 Pada Tingkat Awal

Awal yang positif pada minggu ini untuk Bitcoin, yang pulih dari penurunan awal ke level $6.200,...

Pasar Masih Waspada, Peluang Trading Muncul Di 3 Pair Mayor Ini

Setelah kemerosotan pasar saham di pekan lalu, kondisi pasar di minggu ini bukannya semakin tenang....

Broker News

Yang Harus Dipelajari Sebelum Terjun ke Pasar Forex

Jika anda sedang melirik peluang bisnis forex sebagai salah satu pilihan bisnis anda saat ini, ini...

5 Cara Terhindar dari Kehilangan Uang di Forex Trading

Pasar forex global mentransaksikan rata-rata lebih dari $5 triliun volume perdagangan harian...

Olymp Trade: Jepang akan “bermain” bitcoin

Olymp Trade: Jepang akan “bermain” bitcoin Bulan Oktober ini Google akan membatalkan...

Daftar Broker Forex Luar Negeri Penyedia Akun Sen

Daftar Broker Forex Luar Negeri Penyedia Akun Sen Tak mempunyai modal yang besar saat ini tak...

Alasan Mengapa Anda Harus Terjun Dalam Bisnis Forex Trading

Alasan Mengapa Anda Harus Terjun Dalam Bisnis Forex Trading Bagi anda yang kini sedang bingung...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...

Daftar Broker Forex Resmi Di Indonesia

Trading forex adalah salah satu cara investasi jangka pendek yang bisa dilakukan dengan mudah oleh...