Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


5 Poin Surat Tahunan Warren Buffett

5 Poin Surat Tahunan Warren Buffett. Berkshire Hathaway Inc. (BRK.A, BRK.B) merilis laporan tahunannya pada 22 Februari 2020. Seperti biasa, surat Ketua Warren Buffett menarik bagi para pemegang saham Berkshire dan investor lain yang juga mencari bijak investasi untuk mutiara kebijaksanaan. Berikut lima poin penting dari surat tahun ini:

Baca Juga : Warren Buffett Membeli Saham Apple 

Surat Tahunan Warren Buffett 2019: Lima Poin

  1. “[Wakil Ketua] Charlie [Munger] dan Saya mendesak Anda untuk fokus pada operasi laba – yang mana sedikit berubah pada 2019 – dan mengabaikan keuntungan atau kerugian triwulan dan tahunan dari investasi, baik disadari atau tidak.”
  2. “Jika kisaran kurs daat ini berlaku selama beberapa dekade mendatang dan tarif pajak perusahaan juga tetap rendah, maka tentu ekuitas akan terus lebih baik daripada instrumen utang dengan suku bunga tetap dan jangka panjang.”
  3. “Kami terus berusaha untuk membeli bisnis baru yang memenuhi tiga kriteria…Tapi peluang untuk melakukan akuisisi besar guna memproses atribut persyaratan kami jarang.”
  4. “Dalam tinjauan catatan saya, saya menyimpulkan bahwa akuisisi serupa dengan pernikahan: Tentu saja mereka memulai pernikahan dengan kegembiraan – tetapi kemudian realita cenderung menyimpang dari ekspektasi pra-pernikahan.”
  5. Charlie dan saya sudah lama memasuki zona mendesak [sudah tua]. Hal ini bukan hal bagus untuk kami. Tapi pemegang saham Berkshire tidak perlu khawatir: Perusahaan Anda 100% siap untuk keberangkatan kami.”

Komentar lebih rinci yang dibuat oleh Buffett ada pada poin-poin berikut di bawah ini.

Fokus pada Operasi Laba

“Saran kami tanpa mengurangi pentingnya investasi ini untuk Berkshire. Seiring waktu saya dan Charlie berharap kepemilikan ekuitas kita – sebagai grup – dapat memberikan keuntungan besar, meskipun dengan cara yang tidak teratur dan tidak terduga.” Sebagai hasil dari akuntansi market-to-market pada portofolio investasi sekarang yang bersyarat dibawah aturan akuntansi GAAP, pendapatan bersih yang dilaporkan Berkshire berayun dari hanya $4 miliar pada 2018 menjadi 81,4 miliar pada 2019, meskipun operasi laba “sedikit berubah”.

“Perputaran pasar tersebut mengarahkan kepada kenaikan tak wajar sebesar 1.900% pada laba GAAP! Sementara apa yang kita sebut dunia nyata berlawanan dengan dasar akuntansi, Kepemilikan ekuitas Berkshire rata-rata sekitar $200 miliar selama dua tahun, dan nilai intrinsik saham yang kami miliki tumbuh dengan mantap dan substansial sepanjang periode.”

Kekuatan Ekuitas Jangka Panjang

Buffett tetap yakin bahwa saham akan terus unggul daripada obligasi jika suku bunga dan tarif pajak perusahaan tetap rendah. Kepemilikan ekuitas utama Berkshire pada akhir 2019 adalah American Express Co. (AXP), Apple Inc. (APPL), dan Bank of America Corp. (BAC). Dia menegaskan kembali keyakinannya pada hebatnya “American tailwind,” tetapi mewaspadai volatilitas pasar ekuitas dan mereka yang terlalu banyak mengambil leverage.

“Apapun bisa terjadi pada harga saham besok. Terkadang akan ada penurunan besar di pasar, mungkin sebesar 50% atau bahkan lebih. Tetapi kombinasi dari The American Tailwind yang Saya tulis tahun lalu, dan keajaiban peracikan yang dijelaskan oleh Smith [penasihat ekonomi dan keuangan Edgar Lawrence Smith, tertulis di buku tahun 1924], akan menjadi ekuitas pilihan jangka panjang yang jauh lebih baik untuk individu yang tidak menggunakan uang pinjaman dan yang dapat mengatur emosinya. Selain itu? Hati-hati!”

Tiga Kriteria Investasi

“Pertama, mereka harus menghasilkan pengembalian sepadan atas modal bersih yang dibutuhkan dalam operasinya. Kedua, mereka harus dijalankan oleh manager yang jujur dan cakap. Ketiga, mereka harus tersedia dalam harga yang masuk akal.”

“Ketika kita mendapati bisnis seperti itu, preferensi kita adalah membelinya 100%. Tapi peluang untuk melakukan akuisisi besar memproses atribut persyaratan kita jarang terjadi. Sering kali berubahnya pasar saham menyajikan peluang bagi kita untuk membeli banyak tetapi tidak mengendalikan posisi pada perusahaan publik yang memenuhi standar kita.”

Operasi laba GAAP Berkshire termasuk operasi laba dari perusahaan yang dikendalikan (ketika Berkshire memiliki lebih dari 50% saham). Namun operasi laba Berkshire hanya termasuk dividen dari perusahaan yang tidak dikendalikan, yang jauh lebih rendah daripada saham pro-rata dari laba yang mereka tahan.

Rekam Jejak Akuisisi

“Selama bertahun-tahun Berkshire telah mengakuisisi banyak perusahaan yang semuanya saya anggap sebagai ‘good businesses.’ Akan tetapi beberapa terbukti mengecewakan; cukup banyak yang menjadi bencana besar. Sebaliknya jumlah yang masuk akal telah melampaui harapan saya.”

Terkait akuisisi perusahaan secara umum, Buffett mengobservasi: “Pembeli mendapat kejutan tidak menyenangkan adalah hal yang biasa. Mudah mendapatkan pembeli yang terpukau selama masa pengenalan perusahaan.”

5 Poin Surat Tahunan Warren Buffett
Kepemilikan Ekuitas Berkshire Hathaway

Rencana Suksesi

Buffett berusia 89 tahun pada Agustus 2019 dan letnan lamanya Charlie Munger mencapai usia 96 tahun pada Januari 2020. Absennya pengumuman rencana suksesi publik membuat pemegang saham khawatir selama beberapa tahun.

Baca Juga : Warren buffett : Bank Membutuhkan Dana Talangan Pemerintah

Buffett tidak memberikan panduan untuk hal ini, melainkan hanya meyakinkan investor bahwa “kami memiliki manajer top yang terampil dan berdedikasi,” ditambah direktur yang “terus fokus pada kesejahteraan pemilik dan pemeliharaan budaya yang jarang ada di kalangan perusahaan raksasa.”

Sementara ini Buffett mengindikasikan keinginannya agar para eksekutif tidak menjual apapun dari Berkshire. Lalu kepemilikannya atas saham kelas A harus dikonversi menjadi saham kelas B dan didistribusikan ke berbagai yayasan untuk 12 sampai 15 tahun setelah kematiannya.

Sumber : investopedia.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda