Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Perkiraan Mingguan USD/JPY: Kenaikan Suku Bunga AS

Perkiraan Mingguan USD/JPY: Kenaikan Suku Bunga AS Keluar dari Tahap Meninggalkan

  • Kebijakan inflansi Federal Reserve memberikan fireworks akhir pekan.
  • Dolar turun karena pengumuman Fed yang mempertahankan peningkatan data AS.
  • USD/JPY ditutup mendekati posisi terendahnya pada bulan Agustus tetapi tetap dalam kisaran empat minggu.
  • Downtrend pasca-pandemi tetap terjadi namun bulan ini lebih menenangkan.
  • PM Shinzo Abe mengundurkan diri karena alasan kesehatan, namun akan tetap menjabat sampai penerusnya terpilih.

Pengumuman kebijakan Federal Reserve pada hari kamis memprovokasi reaksi keras karena dolar yang bergerak lebih rendah kemudian pulih tetapi prospek dari jangka waktu yang pernah diperpanjang pada batas suku bunga nol mendorong USD/JPY ke penutupan terendahnya pada hari Jumat bulan ini.

Penargetan Inflasi rata-rata karena Fed menyebut pedoman inflansi barunya memungkinkan harga naik di atas 2% dari tujuannya jika perlu untuk menyeimbangkan periode sebelumnya karena kinerja yang lemah.

Meskipun perubahan yang telah diharapkan pasar direspon oleh penurunan USD/JPY sebanyak 50 sampai 105.60 titik pada pertengahan jam pertama, kemudian membalik dan pada 30 menit berikutnya sampai mendorong ke posisi tertingi hari ini sejauh 106.31. Pasangan mata uang tersebut melonjak pada sisa sesi penutupan di New York di titik 106.55. Asia dan kemudian Eropa awal terus berlanjut hingga 106.95 tetapi dengan resistansi di 107.000, dukungan perusahaan yang lemah di 106.55 memberikan cara dalam tekanan pertama dan cara yang lebih rendah yang terbuka untuk sisa pasar New York dan London.

Keterlibatan langsung dari perubahan kebijakan Fed hanya sedikit. Inflansi di core PCE menaksir hanya 1.3% pada bulan Juli, masih 1.9% dibawah suku bunganya pada bulan Februari dan jauh dari 2% target. Tetapi harga PCE sudah berkinerja buruk selama lebih dari satu dekade. Sejak krisis keuangan tahun 2018 dengan rata-rata suku bunga dari 1.96% yang mendekati tujuan dan itu lebih disebabkan oleh ekonomi yang sangat baik tahun itu daripada residu apapun dari tujuh tahun suku bunga nol atau empat putaran keringanan kuatitatif.

Salah satu tujuan dari perubahan adalah untuk mengeliminasi hubungan erat antara pengangguran yang rendah dan inflansi yang secara tradisional mengendalikan kebijakan Fed. FOMC sekarang bebas untuk fokus dan menyediakan dukungan untuk pasar tenaga kerja bahkan jika inflansi bergerak di atas target untuk periode yang cukup lama.

Pedoman Fed ke depannya telah menekankan perlunya kebijakan suku bunga dan dukungan fiskal bagi ekonomi sampai AS benar-benar selesai dari efek penutupan pandemi. Meskipun tidak ada durasi dari kebijakan darurat yang telah didiskusikan, Bahan-bahan Proyeksi terakhir pada bulan Juni memiliki suku bunga dana Fed yang tidak berubah hingga akhir tahun 2020. Dengan membatasi pemicu inflansi, kebijakan terakhir ini memindahkan kebijakan suku bunga ke suku bunga yang lebih rendah untuk selamanya.

Baca juga: Prakiraan Mingguan EUR/USD: Bisakah Euro Menantang 1,20 setelah Fed?

 

Statistik Jepang dan AS pada 24 Agustus – 28 Agustus

Statistik Jepang sebagian besar terbatas pada bulan Juni dan memberikan sedikit informasi baru atau indikasi bahwa pemulihan sudah dekat.

Indeks serupa yang merangkum semua aktivitas ekonomi direvisi menjadi 76.6 dari 76.4 dan Indeks Ekonomi Terkemuka disesuaikan menjadi 84.4 dari 85. Indeks Aktivitas Semua-Industri yang melacak produksi berubah naik 6.1% pada bulan Juni, jauh lebih banyak daripada 0.8% perkiraan dan penurunan 4.1% bulan Mei.

Inflansi Tokyo lebih lemah daripada yang diprediksi. CPI keseluruhan pada bulan Agustus adalah 0.3% di tahun ini, jauh lebih sedikit dari 0.8% prediksi dan setengah dari 0.6% suku bunga bulan Juli.

Informasi ekonomi Amerika menyarankan pemulihan untuk mengumpulkan kekuatan tetapi tidak mencatat terobosan.

Indeks manufaktur Richmond Fed melonjak menjadi 18 pada bulan Agustus dari yang sebelumnya 10. Itu adalah pembacaan terbaik sejak bulan Oktober 2018. Posisi terendah pandemi adalah -54 pada bulan April.

Penjualan rumah baru melonjak 13.9% menjadi suku bunga tahunan dari 901,000 pada bulan Juli dari 791,000 pada bulan Juni untuk posisi tertinggi semenjak gelembung perumahan pada bulan Mei 2007.

Barang-barang tahan lama naik 11.2% pada bulan Juli, lebih dari dua kali lipat 4.3% prediksi dan telah mencapai 36% penurunan pada bulan Maret dan April. Barang-barang modal non-pertahanan, proksi investasi bisnis, naik 1.9% seperti yang diharapkan dan hasil pada bulan Juni direvisi menjadi 4.3% dari 3.3%. Disini juga 7.8% penutupan penurunan telah dihapus oleh peningkatan 7.8% selanjutnya.

GDP kuartal kedua telah direvisi menjadi -31.7% dari -32.95 dan estimasi kuartal ketiga GDP Atlanta Fed sekarang melonjak menjadi 28.9% dari 25.6%.

Klaim pengangguran untuk minggu 21 Agustus adalah 1.006 juta sebagai perkiraan dan klaim berlanjut yang terdaftar adalah 14.535 juta dari 14.758 juta pada minggu sebelumnya.

Penghasilan pribadi untuk bulan Juli mencapai 0.4%, jauh lebih baik daripada 0.2% penurunan yang diharapkan dan penurunan bulan Juni sebanyak 15. Pengeluaran pribadi naik 1.9% mengalahkan 1.5% estimasi, dan digabungkan dengan pembacaan pada bulan Mei dan Juni di 16.6% yang telah membuat kenaikan 85% dari 19.5% penurunan bulan Maret dan April.

Kepercayaan diri konsumen Michigan untuk bulan Agustus telah direvisi sedikit lebih tinggi menjadi 74.1 dari 72.8 skor sebelum-Covid adalah 1010 pada bulan Februari dan turun menjadi 71.8 pada bulan April.

Indeks harga core PCE adalah 1.3% pertahun pada bulan Juli, sedikit lebih tinggi daripada 1.2% estimasi dan 1.1% suku bunga bulan Juni. Bulan Februari adalah 1.9% dan bulan Maret 1.7%.

 

Prospek USD/JPY

Revisi kebijakan inflansi Fed berfokus pada perhatian pasar dalam melibatkan pendekatan bank sentral kepada pemulihan pandemi dan prospek jangka panjang bagi suku bunga. Dampak nyatanya pada kebijakan akan menjadi terbatas dan lama.

Fed tidak lagi berhasil dalam meningkatkan inflansi pada dekade setelah krisis keuangan daripada bank sentral utama lainnya. Peningkatan suku bunga dan inflansi tidak akan terjadi dimana-mana. Jika Fed telah membuat kebijakan resmi, itu sebenarnya bukanlah perubahan, hanya sebuah pengakuan. Hal yang sama dan akan bisa dikatakan bagi semua bank sentral lainnya.

Dengan perbedaan kebijakan suku bunga antara bank sentral dan sebagian besar mata uang dihilangkan, perbandingan tersebut akan kembali kepada metrik ekonomi. Dalam kontes tersebut, AS tampaknya terus maju tetapi pasar tidak mungkin memperhatikan sampai ancaman Covid berlalu dan non-farm payroll melemparkan fireworks.

Sampai downtrend setelah-kepanikan akan tetap ada.

 

Statistik Jepang pada 24-28 Agustus

FXStreet

 

Statistik AS pada 24-28 Agustus

FXStreet

 

Statistik Jepang pada 31 Agustus- 4 Oktober

FXStreet

 

Stastistik AS pada 31-Agustus – 4 Oktober

FXStreet

 

Prospek Teknikal USD/JPY

Downtrend yang telah ada sejak kepanikan pasar bulan Maret dan yang batasannya diperketat pada bulan Juli tetaplah gambaran operasional USD/JPY. Pelonjakan terbatas dari dukungan di 105.30 pada bulan Agustus untuk percobaan lainnya minggu depan. Keengganan kenaikan suku bunga Fed baru yang disampaikan merupakan pengakuan dari apa prospek bank sentral universal. Hingga pasar percaya diri bahwa pandemi telah menggerakkan perjalanannya untuk mengembalikan perbandingan ekonomi yang akan menjadi ragu. Ekonomi AS akan mengungguli dalam pemulihan seperti biasanya, tetapi itu akan memerlukan waktu bagi pasar untuk menjadi percaya diri melakukan trading dengan kesuksesan.

Indeks kekuatan relatif di titik 43.00 adalah pemilihan yang lemah untuk penjualan. Moving averages merupakan baris semua resistansi dengan 21-hari di titik 106.05 , 100-hari di titik 106.99 dan 200 hari di titik 107.98. dukungan merupakan frekuensi yang terlemah dan lebih sedikit daripada resistansi dan itu mungkin adalah alasan utama kelemahan downtrend tetap ada.

Resistance: 106.25; 106.60; 107.00; 107.60

Support:  105.30; 104.75; 104.00; 103.00

Baca juga: Prospek EUR/USD: Posisi Terendah Bulan Agustus dalam Radar karena RSI melacak Trend Downward

 

Polling sentimen USD/JPY

Informasi pada halaman ini berisi pernyataan pandangan-kedepan yang melibatkan risiko dan ketidakpastian. Pasar dan instrument yang diprofilkan dalam halaman ini adalah hanya bertujuan untuk informasi dan tidak boleh dianggap sebagai rekomendasi untuk membeli atau menjual aset ini. anda harus melakukan cara anda sendiri melalui riset sebelum membuat keputusan investasi apapun. FXStreet tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan, eror atau bahan penyajian yang salah. FXStreet juga tidak menjamin bahwa informasi ini bersifat tepat waktu. Investasi dalam pasar terbuka melibatkan banyak risiko, termasuk kehilangan semua atau Sebagian dari investasi anda, serta tekanan emosional. Semua risiko, kerugian dan biaya yang terkait dengan investasi, termasuk kerugian total pokok, menjadi tanggung jawab anda. pandangan dan opini yang diungkapkan dalam artikel ini milik penulis dan tidak mencerminkan kebijakan atau posisi remsi FXStreet maupun pengiklannya.

 

 

Sumber: fxstreet.com