Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


Perkiraan Minggu Depan: Lebih Banyak Ekuitas Setelah Dovish Fed; Dolar Amerika Melemah dan Emas Menguat

Perkiraan Minggu Depan: Lebih Banyak Ekuitas Setelah Dovish Fed; Dollar Amerika Melemah dan Emas Menguat

  • Fed membalikkan kebijakan batas keketatan inflasinya yang lama setelah menjanjikan harga suku bunga yang rendah, hal ini menyebabkan ekuitas terus meningkat.
  • Dolar kembali menguji posisinya yang rendah selama dua tahun.
  • Emas kembali menguji ulang rekor, sementara itu Bitcoin dibatasi.

Ekuitas Amerika mencapai rekor baru setelah berakhir pada minggu lalu dan dolar kembali menguji posisi rendahnya selama dua tahun setelah Federal Reserve memberi tanda pada hari Kamis, hal inilah yang menyebabkan target inflasi menjadi lebih tinggi, yang bertentangan dengan strategi kebijakan moneter sebelumnya

Menurut pendapat Ketua Fed yaitu Jerome Powell, bank sentral akan memberikan toleransi terhadap kelajuan inflasi yang lebih tinggi dari 2% sejak inflasi besarnya di tahun 70-an dan 80-an, pada intinya tetap mempertahankan suku bunga di posisi rendahnya untuk waktu yang lebih lama.

Hal ini diharapkan akan mendorong jumlah pengeluaran dan investasi. Tentu saja, Fed nampaknya telah memastikan  ekuitas terbaik akan terjadi di bulan Agustus selama 34 tahun dan akan menjadi musim panas terbaik – Juni sampai Agustus – atas besarnya keuntungan pasar sejak 1938. Kami sudah mengantisipasi banyak hal yang sama untuk minggu yang akan datang karena rapatnya akan terus berlanjut hingga dua dekade setelah bear market ketiga.

Baca juga: Prediksi Fundalmental Dolar AS: USD/SGD, USD/PHP, USD/IDR, USD/MYR

 

Ekuitas Melonjak, Ekonomi Melambung, Tetapi Pemulihan Masih Belum Merata

NASDAQ telah mencetak rekor baru lainnya pada trading akhir yang diselenggarakan minggu lalu, selain itu S&P 500 juga telah mencetak rekor ganda keenam berturut-turut — pada dua penutupan dasar yang berlangsung dalam sehari. Bahkan rata-rata industri Dow Jones tetap berada di angka 3,1% yang mana berada di bawah rekor penutupan pada 12 Februari, dan telah membawa dampak positif tahun ini.

Namun, investor ekuitas mendapati diri mereka memegang candle yang menyala di kedua ujungnya — rebound pertumbuhan ekonomi tetapi didorong oleh pelonggaran Fed yang belum pernah terjadi sebelumnya — karena bank sentral memperluas kebijakan akomodatifnya, bahkan ketika momentum ekonomi tampaknya telah membaik. Pada hari Jumat, pengeluaran pengeluaran pribadi bulanan menunjukkan peningkatan sebesar 1,9% di bulan Juli, pertumbuhan bulan ketiga berturut-turut.

Ekonomi Amerika kemudian pulih secara keseluruhan dalam tiga bulan terakhir, banyak sekali tanda yang menunjukkan jika Amerika terus bangkit dari resesi hebatnya sejak masa keterpurukannya itu. Federal Reserve Bank Atlanta pun telah memperkirakan pertumbuhan PDB kuartal ketiga sebesar 26%.

Walaupun hal tersebut terasa sangat menjanjikan, masih perlu adanya penyusunan konteks pada data. PDB mengalami penurunan sebesar 32% tiap tahunnya pada kuartal kedua. Jika pertumbuhan PDB benar-benar diaktualisasikan sebesar 26%, maka akibatnya ekonomi akan kembali memulihkan separuh keterpurukannya yang disebabkan oleh wabah virus, hal ini akan membuat PDB berada di bawah tingkatnya kira-kira 5% sebelum pandemi terjadi. Hal ini memang masih jauh dari metrik yang diperkirakan sebelum terjadinya COVID-19, tetapi masih terbilang cukup baik dari yang diharapkan.

Tidak hanya itu, sebelum coronavirus mewabah, pasar rumah juga melonjak naik dengan penjualan beberapa rumah barunya dan yang masing-masih telah terjual melebihi perkiraan sejak 2006. Para konsumen juga memilih alternatif lain untuk membantu memulihkan ekonomi: membantu penjualan pasar retail pada bulan Juli dengan tarif 1% lebih mahal dari harga pada bulan Januari, yang mana saat itu coronavirus masih menjadi permasalahan lokal di Cina, dan tidak melakukan perjalanan liburan.

Walaupun begitu, pertahanan tersebut tidak akan sepenuhnya terealisasikan tanpa adanya dukungan dari kebijakan pemerintah yang memang sebelumnya belum pernah diterapkan, jika dilihat sejauh ini nampaknya masih bekerja sebagaimana mestinya dengan menurunnya suku bunga dan bantuan langsung dari pemerintah. Pendapatan perseorangan pada bulan Juni menembus angka hampir $1 triliun yang mana angka tersebut melonjak dari bulan Februari  karena mendapat dorongan fiskal yang cukup besar.

Bagaimanapun, keadaan bisnis sekarang ini masih sulit ditaklukan walaupun data retail bertambah baik dari yang diperkirakan. Produksi industri terletak kira-kira 8% di bawah puncaknya, hal ini menyebabkan turunnya permintaan, walaupun keadaan kembali membaik dalam tiga bulan berturut-turut. Hasil tinjauan menyebutkan jika ekspektasi terhadap pemulihan yang kuat untuk masa yang akan datang. Tetapi hanya waktu yang bisa menjawabnya.

Walaupun retail menguat, tidak menjamin jika dunia bisnis menguat juga, hal ini sungguh ironis dengan realita yang tidak sesuai dengan faktor tenaga kerja. Angka pengangguran akan bertambah tinggi dan pemulihan ekonominya tetap tidak akan merata. Hampir setengah tahun, sebesar 6.9 juta orang Amerika telah kehilangan pekerjaannya di bulan Maret, catatan awal pengangguran masih terus bertambah dan sudah lebih dari satu juta tiap minggunya angka tersebut meningkat, angka tersebut melonjak selama krisis keungan besar sejak kehancuran ekonomi tahun 2008.

Kembalinya para pekerja yang cuti sejenak dari pekerjaannya menjadi sebuah perkembangan pesat bagi pengangguran saat ekonomi kembali dibuka sejak masa penutupannya pada bulan Maret. Akhir-akhir ini, sebagian besar aktivitas ekonomi dalam sektor jasa masih dibatasi, beberapa pemecatan sementara telah mengancam kepercayaan konsumen dan arus pemulihannya.

 

Batasan Kecil yang Dapat Mendominasi untuk Tahun Depan

Saat Dow Jones kembali positif pada tahun ini, sistem bullish kembali membaik, kembali pada jalurnya yang ke 30.000, dengan demikian batasan kecilpun tengah menarik rekan-rekan multinasional mega cup. Selain itu, Rusell 2000 baru saja memperbaiki sistem bullish yang juga sama dan menyiapkan tempat untuk perusahaan domestik kecil dan gesit untuk mendapatkan keuntungan yang akan mendominasi hingga tahun depan.

Jika rencana ini berhasiil, hal ini akan memperlihatkan pemulihan ekonomi pada Amerika yang relatif lebih maju dari ekonomi negara pesaingnya, hal tersebut memang berlawanan dengan laporan yang ada yang menunjukkan jika ekonomi Amerika akan diambil alih Eropa karena Eropa lebih siap untuk pandemi meskipun negara lain akan memandang jika Eropa memiliki keangkuhan.

 

Harian Rusell 2000

Pada hari Jumat, para konsumen menembus puncak kapitalisasi indeks yang kecil, bullish juga telah meningkat sebesar 10% dalam delapan sesi dan mencari lebih banyak daya tampung dengan harga tinggi yang melambung jauh dari bawah.

Hasilnya, untuk catatan Treasury 10 tahun, telah berhasil mememotong hampir separuh kenaikan di hari Kamis yang membuat suku bunganya lebih menarik setelah pidato Powell tersebut.

 

Harian UST 10-Y

Akankah hasilnya menurun setelah berhasil menguasai trend dalam jangka pendek?

Dua dasar bearish inilah yang menekan dollar:

  1. Tarif yang rendah dalam jangka yang lama.
  2. Hal ini akan menghapus daya beli dan mengurangi nilai greenback jika Fed memang berhasil dengan rencananya dan inflasi benar-benar melambung.

 

Harian DYX

Dolar berhasil memulihkan kenaikannya, setelah – dua pola penurunan yang berurutan terselesaikan— mengikuti penurunannya yang tajam sebelumnya.

Dengan dolar yang lebih lemah dalam jangka pendek, permintaan emas meningkat. Dengan penambahan suku bunga yang lebih rendah selama jangka panjang fundamental untuk logam kuning menunjukkan itu akan terus didorong lebih tinggi.

Dengan melemahnya dolar dalam jangka pendek, permintaan terhadap emas akan meningkat. Dengan begitu, suku bunga yang rendah selama jangka panjang akan menambah dasar logam kuning yang menggambarkan bahwa hal itu akan terus bertambah tinggi.

 

Harian Emas

Secara teknis, harga emang yang melonjak dan kembali menuruni tangga trend sejak lonjakannya sepanjang 7 Agustus. Hal ini menunjukkan kekuatan yang berkebalikan, diikuti dengan bullish yang telah dikonfirmasi sejak 20-21 Agustus, dibandingkan dengan flag yang sebelumnya berpotensi turun, dan belum terselesaikan.

Setelah Bitcoin melemah dari tangga trendnya yang meningkat (garis merah) sejak 28 Juli, ia kembali menemukan dorongan pada resistensi sebelumnya dari akhri Juli pada 12 Agustus.

 

Harian BTC/USD

Hal ini sangatlah masuk akal. Cara meningkatkan nilai cryptocurrency yaitu dengan mengorbankan nilai kurs dan dollar yang agaknya sangat sensitif terhadap laju inflasi. Dan trend Bitcoin akan terus meningkat.

Namun, kita tetap harus waspada terhadap puncak H&S yang didorong dengan volume, momentu, dan rata-rata harga komparatifnya yang berbeda.

Harga minyak kembali tergoncang pada hari Jumat saat badai Laura mulai mereda, hal ini mengakibatkan beberapa pendaratan diputar dari kawasan Teluk Meksiko.

 

Harian Minyak

Penutupan pada hari Jumat nampaknya telah mengonfirmasikan apa potensi Doji seperti yang telah dijelaskan dari arahan keketatan teknisnya – pembukaan doji yang meningkat yang diikuti penutupan yang melemah. Namun, candle ketiga di hari Kamis sejak penutupannya tidak banyak yang mampu menerobos aktivitas di hari Selasa, maka dari itu candle pertama ditutup.

Potensi polanya juga diharapkan dapat menyeimbangi rapat sebelumnya, dan harga yang telah diresmikan sejak 5 Agustus dapat meredupkan gelora yang telah diharapkan dari pola bearish tersebut. 50 DMA meningkat dan mampu mengalahkan 200 DMA yang melemah, yang mana hal tersebut dapat memicu Golden Cross.

Baca juga: Fakta Tentang Investasi Emas Warren Buffett

 

Minggu Depan

Semua waktu yang tercantum  merupakan EDT

 

Minggu

21:00: Cina – PMI Manufaktur: diperkirakan akan melaju lebih tinggi setiap menit, dari 51,1 ke 51,2.

 

Senin

21:45: China – PMI Manufaktur Caixin: terlihat melemah dari 52,8 ke 52,7.

 

Selasa

00:30: Australia – Keputusan Suku Bunga RBA: diperkirakan akan tetap stabil pada angka 0,25%.

3:55: Jerman – PMI Manufaktur: diantisipasi agar tetap mendatar pada 53,0.

3:55: Jerman – Perubahan Pengangguran: diperkirakan melonjak menjadi 1 ribu dari -18 ribu.

4:30: Inggris – PMI Manufaktur: terlihat tersendat pada 55,3.

5:00: Zona Euro – CPI: diperkirakan melemah dari 0,4% menjadi 0,2%.

10:00: IMP Manufaktur AS – ISM: diperkirakan menerobos angka 54,5 dari 54,2.

21:30: Australia – PDB: kontraksi pada kuartal terakhir yang diperkirakan akan semakin dalam di Q2, dari -0,3% menjadi -6,05%.

 

Rabu

8:15: AS – Perubahan Ketenagakerjaan Non-Pertanian ADP: diperkirakan melonjak  900 ribu dari 167 ribu.

 

Kamis

4:30: Inggris – PMI Jasa: terlihat stabil pada 60,1.

8:30: AS – Klaim Pengangguran Awal: kecewa minggu lalu di 1.006K.

10:00: Inggris – BoE Gov Bailey Speaks

10:00: AS – IMP Non-Manufaktur ISM: diantisipasi turun ke 57,0 dari 58,1.

21:30: Australia – Penjualan Ritel: diperkirakan naik menjadi 3,3% dari 2,7%.

 

Jumat

4:30: Inggris – PMI Konstruksi: mungkin naik tipis menjadi 58,3 dari 58,1.

8:30: AS – Nonfarm Payrolls: diperkirakan turun ke 1.400 ribu dari 1.763 ribu.

8:30: AS – Tingkat Pengangguran: menurun menjadi 9,8% dari 10,2%.

8:30: Kanada – Perubahan Pekerjaan: terlihat turun menjadi 300.0K dari 418.5K.

10:00: Kanada – Ivey PMI: kemungkinan turun menjadi 57,5 ​​dari 68,5

 

Sumber: investing.com