Filipina akan Menghadapi Minggu yang Padat

Filipina akan Menghadapi Minggu yang Padat
Filipina akan Menghadapi Minggu yang Padat

The Fed secara mengejutkan dovish menangkap Dolar AS yang lengah pada minggu ini karena S&P 500 naik seiring dengan munculnya optimisme pasar. Singkatnya, bank sentral menurunkan urgensi untuk menaikkan suku bunga di masa yang akan datang tetapi masih mengulangi pendekatan kebijakan mereka yang bergantung pada data. Harapannya, kenaikan tahun ini akan terjadi sebanyak satu kali karena adanya probabilitas dari peningkatan pemotongan.

Fokus untuk tren risiko tampaknya berada pada The Fed karena kesepakatan perdagangan antara AS-Tiongkok tampaknya berjalan dengan baik. Hal ini cocok untuk mata uang ASEAN yang berorientasi pada sentimen. Mata uang yang paling menonjol adalah Rupiah Indonesia dan Peso Filipina. Namun, data yang muncul dari negara ekonomi terbesar kedua di dunia terus meningkatkan kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Tiongkok.

Peso Filipina akan menghadapi minggu yang padat, salah satunya adalah diterbitkannya laporan inflasi Januari pada hari Selasa. Pertumbuhan harga diperkirakan akan terus melambat karena IHK berada di 4,4% y/y, turun dari 5,1% pada bulan Desember lalu. Pada grafik di bawah ini, disinflasi ringan telah menyertai kenaikan Peso terhadap Dolar AS selama beberapa bulan terakhir. Hal ini membantu mengurangi tekanan yang dihadapi oleh bank sentral setempat.

Sementara itu, pada hari Kamis mendatang, kebijakan moneter bank sentral Filipina akan melewati batasnya. BSP diantisipasi untuk mempertahankan suku bunga karena membayangkan inflasi yang terus melambat pada tahun ini. Hal ini mungkin akan terjadi dalam waktu dekat karena adanya dampak penurunan harga minyak. Bagaimanapun, komoditas tersebut adalah impor utama bagi Filipina. Akan tetapi, hal ini mungkin tidak akan bertahan lama.

Baca juga: Mata Uang Asia Diperdagangkan dengan Ketat

Melihat grafik di bawah ini, telah terjadi pemulihan harga minyak mentah yang terjadi dengan kenaikan di Wall Street dan upaya dari OPEC untuk mengurangi outputnya. Sejak awal bulan ini, komoditas dan S&P 500 naik, sementara USD / PHP berayun. Di satu sisi, kelemahan Dolar AS justru mendukung PHP. Di sisi lain, harga minyak yang lebih tinggi dapat menyalakan kembali tekanan inflasi pada ekonomi negara tersebut.

Jika inflasi Filipina melambat seperti yang diharapkan, hal tersebut mungkin dapat mendinginkan pertaruhan pengetatan lebih lanjut dari BSP. Hal ini dapat dijadikan kesempatan bagi Dolar AS untuk mendapatkan tanah dalam melawan PHP. Sementara itu, di Indonesia kita akan mendapatkan PDB Q4. Terlepas dari hasilnya, Bank Indonesia telah memperjelas bahwa mereka masih memandang Rupiah sebagai undervalued. Dengan demikian, kelemahan dalam harga IDR dapat diatasi dengan intervensi dari bank sentral.

Baca juga: Mata Uang Asia Kembali Menguat Terhadap Dolar

Dengan kesepakatan akhir tentang ketegangan perdagangan antara AS dan Tiongkok, fokus sementara bergeser kepada risiko peristiwa ekonomi eksternal untuk mata uang dan sentimen ASEAN. Perkiraan pertama Q4 GDP AS dan PCE Core (ukuran inflasi pilihan Fed) akan melewati batas. Data lokal cenderung unggul dibandingkan dengan ekspektasi para ekonom pada akhir-akhir ini.

Skenario Jumat lalu pada laporan pekerjaan AS membuat S&P 500 menjadi lebih rendah, sementara Dolar AS dan hasil obligasi pemerintah daerah naik. Hal ini kemungkinan terjadi karena adanya risiko yang dihadapi oleh Wall Street saat ekuitas kehabisan alasan untuk rally. Penurunan mood pasar terjadi karena data domestik mengalahkan ekspektasi para ekonom dan mendorong greenback untuk bergaung di perekonomian Asia Tenggara.

Sumber: dailyfx.com

Recent Post

2 Kesalahan Paling Berbahaya yang Dilakukan Pemula Forex

2 Kesalahan Paling Berbahaya yang Dilakukan Pemula Forex 2 Kesalahan Paling Berbahaya yang...

Review Mingguan JPY Di Mulai Tanggal 18 – 22 Februari

Review Mingguan JPY Di Mulai Tanggal 18 - 22 Februari. yen Jepang mengalami minggu percobaan berkat...

Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ?

Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ? Bisakah Brexit Memecahkan Politik Inggris ?....

EUR/USD Menghapus Kenaikan PMI

EUR/USD Menghapus Kenaikan PMI EUR/USD membuat jalan menuju harga tertinggi di angka 1,1363...

Aussie Jatuh Setelah Tiongkok Bergerak Untuk Melarang Impor Batubara Australia

Aussie Jatuh Setelah Tiongkok Bergerak Untuk Melarang Impor Batubara Australia Dolar Australia...

Broker News

Cara menentukan tren di Pasar Forex

Di pasar Forex, tren adalah arah dominan pergerakan harga. Contohnya, jika harga meningkat, maka...

PRESS RELEASE GIC TRADE- 18 Feb 2019 – Roadshow Jakarta 20 feb 2019

Inovasi Perdagangan FOREX di Indonesia Memperkenalkan Platform GIC-Trade Jakarta, 18...

KOMPETISI TRADING 2019 : TOTAL HADIAH 1,5 MILYAR RUPIAH 

Sebagai Platform Trading yang menggunakan teknologi Metatrader 5 dengan basis Blockchain, GIC Trade...

Berapa Lama Saya Dapat Memegang Posisi di Trading Forex?

Posisi apa pun di pasar Forex dibuka dengan tujuan mendapatkan profit. Seberapa lama posisi dibuka...

Mengapa Trading Forex Ilegal di Beberapa Negara?

Pertukaran Finansial Mata Uang Forex adalah pasar di dunia yang paling besar dan menjangkau paling...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Menelusuri Broker Yang Terdaftar Di BAPPEBTI 2017

Saat memilih broker forex, biasanya Anda akan berfokus pada berbagai kondisi trading seperti...