EUR/USD Melebihi Penjualan Pada Jangka Pendek Tetapi Masih Bermasalah

HARGA EURUSD, GRAFIK, DAN PAYROLL NON-SEWA AS :

  • Euro tetap berada di bawah tekanan setelah pertemuan dovish ECB.
  • Payroll non-sewa AS akan menambah volatilitas pada minggu terakhir.

Prakiraan EUR Q1 2019 dan Peluang Top Trading USD

Euro masih berada di sekitar 1,1200 terhadap dolar AS setelah ECB kemarin menurunkan perkiraan pertumbuhan dan inflasi, hal ini mendorong kenaikan suku bunga kembali dan mengumumkan putaran baru pada likuiditas bank. Tindakan bank sentral, selain mendukung perekonomian, juga memberikan kepercayaan lebih lanjut pada Euro di posisi terendah dan posisi terendah pada multi-tahun secara komprehensi.

EURUSD, EURJPY: Euro Turun seiring ECB Mengumumkan Putaran Baru TLTRO.

Hasil obligasi pemerintah Jerman turun lebih jauh –kurva berada di area negatif hingga sembilan tahun- pada 10 tahun dari sekarang yang menghasilkan hanya enam basis poin dan kembali ke posisi terendah yang terakhir terlihat pada November 2016. Penurunan hasil ini terlepas dari penghentian program DE yang telah membantu mendorong hasil obligasi lebih rendah selama empat tahun terakhir.

EUR/USD
EUR/USD

Urutan Factory (tempat trading) di Jerman pada kondisi terbaru, mengecewakan pagi ini dengan angka negatif m/m sebesar 2,6% terhadap prediksi pertumbuhan 0,5%. Angka tahunan juga lebih buruk dari yang diharapkan di -3,9% terhadap ekspektasi -3,1%.

Grafik EURUSD harian terlihat melebihi penjualan dalam jangka pendek, menggunakan indikator RSI, dan pair mungkin mendorong lebih tinggi menjelang laporan tenaga kerja AS. Ekspektasi pasar untuk pekerjaan 180k akan ditambahkan pada bulan Februari dengan pendapatan rata-rata per jam mendorong 0,3% lebih tinggi dari m/m.

Namun, Euro tetap lemah dan setiap data AS yang lebih baik dari perkiraan pada pukul 13:30 dapat melihat pair yang menguji ulang pada kamis 21 Februari berada di bawah 1,1175.

baca juga : Prakiraan EUR/USD: Pertempuran

GRAFIK HARGA HARIAN EURUSD (AGUSTUS 2018 – 8 MARET 2019)

Pedagang ritel sebesar 70,6% net-long EURUSD menurut Data Sentimen Klien IG terbaru, sebagai indikator pelawan bearish. Namun perubahan terbaru dalam sentimen harian dan mingguan memberikan kita bias bagi pelawan bearish yang lebih kuat.

Sumber : https://www.dailyfx.com/forex/market_alert/2019/03/08/EURUSD-Oversold-in-the-Short-Term-But-Still-in-Trouble.html

Broker News

AMEGA Forex Broker Review

AMEGA is an international broker, offering some of the best trading conditions on the market. The...

Saham CubeSmart Siap Untuk Tembus

Saham CubeSmart siap untuk tembus. CubeSmart (CUBE), penyimpanan-sendiri real esatate investment...

Rekor Saham Roku Keluar Setelah Penghasilan Besar

Rekor saham Roku keluar setelah penghasilan besar. Saham mencapai puncak baru 52-minggu, tetapi...

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun

Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah Turun Saham Boeing Jatuh ke Dukungan Utama Setelah...

Apakah Sebaiknya Saya Membiarkan Order Terbuka di Akhir Pekan?

Jumat adalah akhir minggu kerja bagi semua trader. Setelah itu datang akhir pekan dan waktu...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...