Outlook Sterling : Analisis Harga GBPUSD dan Kebuntuan Brexit

HARGA GBPUSD, VOLATILITAS, DAN BREXIT

  • GBPUSD memperhatikan sekelompok level support.
  • PM May menghadapi kekalahan yang berat pada hari Selasa di HoC.

Prakiraan GBP Q1 2019 dan Peluang Top Trading USD

Pembicaraan antara Inggris dan Uni Eropa selama akhir pekan gagal menghasilkan solusi apapun untuk situasi backstop Irlandia, hal ini membuat PM Theresa May menghadapi kemungkinan kekalahan berat lainnya pada pemungutan suara yang berarti, pada Selasa di House of Commons. Meskipun kekalahan ini tidak akan terduga, saat ini terdapat pembicaraan yang tidak berdasar bahwa pemungutan suara yang berarti, dapat ditarik atau diubah menjadi pemungutan suara sementara, meskipun ini masih sangat mengemuka.

Dengan diaturnya Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa dalam waktu 18 hari, kebuntuan saat ini di antara kedua belah pihak diharapkan untuk tetap di tempat, dengan pertemuan Dewan pada 21-22 Maret  sebagai tanggal terakhir yang mungkin bagi kedua belah pihak untuk menyetujui kesepakatan sebelum Inggris meninggalkan Uni Eropa secara default. Dan jika pembahasan pasar dapat dipercaya, Theresa May mungkin sudah keluar dari pekerjaan pada saat pertemuan Dewan Uni Eropa sebagai kekuatan perkumpulan di dalam Partai Konservatif untuk mencoba dan mendapatkan pemimpin baru lebih cepat daripada nanti.

GBPUSD terus melakukan trade di kedua sisi dari 1,3000 meskipun ketidakpastian Brexit meningkat. Dolar AS sebagai mata uang tetap relatif kuat, namun Cable (GBP) terus bergerak jauh lebih rendah. Terdapat sekelompok level support diantara 1,2965 (trend support), MA (moving average) 200 hari di 1,2937, dan Fibonacci retracement 23,6% di 1,2894, serta yang terakhir dibutuhkan untuk menahan atau mencapai yang tertinggi sebesar 1,27, kemungkinan dapat diuji. Indikator RSI mendekati oversold dan berada di level terendah selama sebulan.

Baca Juga : Pound Pulih Kembali Setelah Kekalahan Brexit May Lainnya

GRAFIK HARGA HARIAN GBPUSD (JUNI 2018 – 11 MARET 2019)

 

Analisis Harga GBPUSD
Analisis Harga GBPUSD

Ritel trader sebesar 65,4% net-long GBPUSD menurut Data Sentimen Klien IG terbaru, sebagai indikator pelawan Bearish. Perubahan terbaru terjadi dalam sentimen harian dan mingguan, namun saat ini menyarankan adanya bias pada trading Bearish yang lebih kuat untuk GBPUSD.

Sumber: https://www.dailyfx.com/forex/market_alert/2019/03/11/Sterling-Outlook-GBPUSD-Price-Analysis-and-Brexit-Deadlock.html

 

Broker News

Trading Forex vs Saham

Trader pemula dan berpengalaman punya banyak opsi untuk dipilih: bagaimana cara trading, di mana...

Trading Forex Algoritmis

Trading algoritmis adalah trading menggunakan robot atau adviser, algoritme matematis yang dapat...

Cara Trading Selama 2 Jam/Hari dan Menghasilkan Profit

Mayoritas trader Forex menganggap trading sebagai hobi. Mereka tidak seharian duduk di depan...

Bitcoin Adalah Gelembung, Namun Cryptotrading Masih Bekerja

Gelembung ekonomi utama pertama berhubungan dengan ide trading publik. Ketika East India Company...

Fungsi Market Maker sebagai Inovasi Trading GIC Trade untuk menjadi Trader Sukses

Trading Platform GIC Trade MT 5 akan segera resmi diluncurkan pada 1 April 2019. Begitu juga...

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda

Popular Post this month

Cara Bermain Forex Untuk Pemula Tanpa Modal

Dari waktu ke waktu, cara bermain forex untuk pemula tanpa modal makin sering disebut-sebut sebagai...

Broker Forex Terbaik Di Indonesia Tahun 2016

Di era internet saat ini, banyak sekali broker menyediakan fasilitas trading forex online yang...

Langkah Mudah Cara Main Olymp Trade

Trading Binary Option memang saat ini sangat digemari oleh banyak orang yang ingin mendapatkan...

Pengertian Apa Itu Forex Trading

Apa Itu Forex? Forex, atau Foreign Exchange, adalah pasar tak terpusat dimana mata uang dunia...

5 Web Forex Indonesia Gratis Tanpa Deposit

Bagi para trader newbie atau pemula, website forex yang memberikan penawaran bonus gratis tanpa...