Forex Indonesia, adalah situs yang membahas tentang Broker Forex Terbaik dan terpercaya dan direkomendasikan, dinilai dari perbandingan menyeluruh dari sisi pelayanan yang diberikan serta ulasan para penggunanya. Forex adalah sebuah produk investasi yang melakukan jual-beli valas /mata uang asing dengan memprediksi pergerakan harga valas. Transaksi dilakukan dengan memperhatikan berita dari berbagai Negara dan bagan indikator ekonomi, juga melakukan analisa teknis.


3 Saham untuk Dilihat dalam Minggu yang akan Datang: J.C. Penney, American Airlines, Adobe

Dengan data ekonomi AS yang menunjukkan kekuatan dan daftar negara-negara berkembang yang membuka kembali ekonomi mereka dengan cepat setelah lockdown, para investor mengantisipasi kekuatan rally pasar ekuitas yang lain di minggu mendatang.

Pembukaan kembali perdagangan ditampilkan selama seminggu terakhir, khususnya hari Jumat ketika saham telah melonjak pada laporan pekerjaan yang kuat, yang telah diharapkan untuk menunjukkan hilangnya 8,3 juta pekerjaan. NASDAQ menembus di atas rekor tertinggi yang ditetapkan pada 19 Februari, S&P 500 hanya berjarak 1,1% jauh berbalik dari positif untuk tahun 2020.

Investor akan memperoleh petunjuk tambahan tentang pemulihan ekonomi selama minggu mendatang di mana Federal Reserve AS akan mengadakan pertemukan dua hari dan data inflasi terbaru akan dirilis. Di bawah ini, tiga saham penting yang saat ini ada di radar kami:

Baca juga: 3 Saham Melihat Permintaan yang Ditingkatkan di Tengah Demonstrasi AS

 

  1. C. Penney

Saham dari J.C. Penney (OTC:JCPNQ) dapat melanjutkan ke Langkah yang lebih tinggi di minggu mendatang setelah laporan bahwa Sycamore Partners sedang dalam pembicaraan awal untuk membeli rantai department store yang bangkrut. Sycamore sedang mempertimbangkan untuk membeli J.C. Penney langsung atau melakukan investasi pada perusahaan tersebut, kata Reuters, mengutip sumber.

Mingguan J.C Penney

Saham J.C. Penney telah meningkat 55% menjadi $0,32 pada hari Jumat setelah berita itu pecah. Kesepakatan itu, dapat memberikan garis hidup yang sangat dibutuhkan oleh retailer berbasis di Plano, Texas setelah department store berusia 118 tahun mengajukan kebangkrutan bulan lalu.

Dibebani oleh beban utang yang besar, retailer brick-and-mortar tidak bisa mengubah model bisnisnya di tengah serangan e-commerce dan tetap relevan karena konsumen mengubah pola pembelian mereka dengan cepat.

Ketika department store berencana untuk mengatur ulang dan bangkit dari catatan kebangkrutan setelah menghilangkan beberapa miliar dolar utang, itu juga akan menjajaki penjualan sebagai bagian dari persyaratan pembayaran baru, kata perusahaan tersebut bulan lalu.

 

  1. America Airlines

Ketika tanda pemulihan ekonomi V-shaped terus berkembang, saham American airlines yang jatuh mulai melonjak. Tren itu bisa berlanjut jika ada berita ekonomi yang lebih positif di minggu mendatang.

Mingguan AAL

Saham grup American Airlines (NASDAQ:AAL) melonjak paling tinggi pada 4 Juni—melonjak 45% pada hari itu, berhenti pada 42%–setelah maskapai mengatakan akan meningkatkan penerbangan bulan Juli sebesar 75% dibandingkan dengan Juni. Hari-hari tersibuk bulan depan kira-kira memiliki sekitar 4.000 penerbangan, di atas 2.300 saat ini, kata Vasu Raja, wakil presiden senior strategi jaringan Amerika dalam laporan Bloomberg.

Angka Juli setara dengan 40% dari kapasitas setahun sebelumnya, dibandingkan 30% pada bulan Juni, maskapai telah mengumumkan pada hari Kamis. Bahkan kapasitas lebih rendah dari bulan Mei, setelah kehancuran perjalanan yang dipicu oleh pandemi COVID-19.

Baca juga: Bisnis Orang Berkulit Hitam Menanggung Beban Ekonomi Paling Besar Dari Pandemi Ini

 

  1. Adobe

Saham yang lain yang bisa mengejutkan di minggu mendatang adalah Adobe Systems (NASDAQ:ADBE). Pembuat Photoshop akan merilis fiskalnya 2020, kuartal kedua mendapatkan penghasilan pada Kamis, 11 Juni, setelah tutup. Wall Street berharap $2,32 EPS dan pendapatan $3,16 juta.

Shantanu Narayen, Chief Executive Officer telah membuat akuisisi beberapa produk pemasaran dan e-commerce dalam dua tahun terakhir agar meningkatkan pendapatan, yang telah naik setidaknya 20% setiap kuartal sejak 2015.

Mingguan ADBE

 

Jutaan orang mengandalkan aplikasi kreatif dan penanganan dokumen Adobe. Perusahaan ini telah mengatakan saat ini aplikasi Creative Cloud telah diunduh 376 juta kali, dan pengguna membuka 250 juta PDF dengan program Adobe pada tahun lalu.

Adobe yang berbasis di San Jose, California yang bersaing dengan Salesforce.com (NYSE: CRM) di bagian teknologi pemasaran dan e-commerce, sedang mencoba untuk memfasilitasi pertumbuhan dengan memperluas penawaran bisnisnya sambil memperkuat intinya, bisnis perangkat lunak kreatif.

Saham adoba telah memiliki rally yang kuat sejak kerendahan pada Maret setelah sell-off yang dipicu oleh pandemi, melonjak sekitar 19%. Saham ditutup pada $392,90 pada hari Jumat meningkat lebih dari 1% untuk hari tersebut.

 

Sumber: investing.com

Mau tau berita terbaru Forex Indonesia? Gratis!

Info Artikel dan promosi Terbaru, akan di email ke Anda