Tips Cara Memilih Broker Terbaik Di Indonesia

Forex merupakan salah satu bisnis online paling menguntungkan yang ada saat ini, dengan trader (pelaku trading forex) berasa dari berbegai belahan dunia. Setiap trader dapat turut bertransaksi di pasar forex adalah berkat adanya broker forex yang berfungsi sebagai penghubung trader dengan pasar, penyedia sistem dan teknologi, serta penjamin kesediaan dana. Namun, ada banyak sekali broker, termasuk di Indonesia, yang menawarkan jasanya pada trader. Bagaimana cara memilih broker terbaik di Indonesia?

Memilih Broker Terbaik

1. Mengetahui Apakah Broker Benar Teregulasi Atau Tidak.
Perlu Anda ketahui bahwa satu-satunya institusi pemerintah yang berwenang memberikan izin bagi broker forex adalah Bappebti. Jadi, suatu perusahaan yang menyatakan dirinya broker terbaik di Indonesia, pertama-tama perlu mengantongi izin dari Bappebti terlebih dahulu. Setiap broker forex legal selayaknya telah mencantumkan nomor izin-nya di situs resmi.

Sayangnya, banyak juga oknum dan kriminal yang sengaja mencatut nama broker teregulasi untuk menipu orang lain. Untuk itu, apabila sedang memilih broker, Anda perlu melakukan crosscheck mengenai kebenaran izin Bappebti yang dimilikinya. Periksa langsung di daftar pialang di situs Bappebti berikut: https://www.bappebti.go.id/id/api/pialang/index.html

2. Mengenal Fasilitas Yang Diberikan Broker.
Terdapat beberapa fasilitas yang lazim diberikan broker forex. Diantaranya software (platform) trading, leverage, metode deposit dan penarikan, dan lain-lain. Salah satu hal pertama yang perlu Anda lakukan saat memilih broker terbaik di Indonesia bagi Anda sendiri atau rekan-rekan adalah dengan mengetahui fasilitas seperti apa yang diberikan broker.

Di Indonesia, misalnya, sudah lazim broker menyediakan platform Metatrader4 (MT4). Namun, tidak tertutup juga kemungkinan trader perlu membuka akun khusus untuk bertrading dengan platform lain, misalnya SIRIX yang diberikan Askap Futures agar bisa trading ala Social Trading. Broker juga bisa menyediakan fitur analisa otomatis canggih seperti PT Trijaya Pratama Futures dengan Autochartist-nya.

3. Ketahui Berapa Modal Minimal Dan Biaya Trading.
Terakhir, tapi boleh jadi yang terpenting, Anda perlu memeriksa berapa besar modal minimal untuk pembukaan rekening/akun di broker tersebut. Besarannya bisa tercantum di situs broker langsung, atau bisa juga ditanyakan pada Customer Service (CS). Biasanya, untuk pembukaan akun mikro akan membutuhkan modal awal sekitar ratusan dolar, sedangkan untuk akun standar diperlukan seribu dolar atau lebih.

Kemudian, biaya trading berupa komisi dan spread yang akan perlu Anda bayarkan pada broker pun perlu dipertimbangkan baik-baik. Bandingkan diantara broker – broker terbaik Indonesia, mana yang spread dan komisi-nya paling rendah.

Recent Post

Quotes by TradingView