Statistik Tenaga Kerja Terkini

Kalender Forex

statistik-tenaga-kerja-terkini

Statistik Tenaga Kerja Terkini (Current Employment Statistics) merupakan sebuah survei yang digelar oleh Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat guna menyusun laporan tentang beberapa indikator ekonomi yang masuk dalam Kalender Forex. Indikator-indikator tersebut pun diketahui sebagai yang paling berdampak besar terhadap perubahan harga di pasar forex. Indikator apa saja itu?

Indikator Ekonomi Dalam Statistik Tenaga Kerja Terkini
Survei Statistik Tenaga Kerja Terkini diadakan setiap bulan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (US Bureau of Labor Statistics) guna mengetahui gambar kondisi ketenagakerjaan saat ini. Sekitar 141,000 perusahaan dan badan pemerintah disurvei, sehingga meliputi sekitar 486,000 lokasi kerja terpisah. Hasil survei Statistik Tenaga Kerja Terkini AS tersebut digabungkan dengan hasil Survei Populasi Terkini, kemudian masuk dalam laporan Rangkuman Situasi Ketenagakerjaan (Employment Situation Summary) diumumkan kepada publik pada hari Jumat pertama setiap bulannya di situs biro tersebut (http://www.bls.gov/ces/).

Diantara isi laporan Statistik Tenaga Kerja Terkini terdapat indikator ekonomi berikut:
1. Nonfarm Payrolls
2. Tingkat Pengangguran
3. Rerata Pendapatan Per-jam (Average Hourly Earnings)
4. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (Labor Force Participation Rate)
Keempat indikator ekonomi tersebut merupakan beberapa diantara data berdampak paling besar terhadap nilai Dolar AS, walaupun sebenarnya terdapat lebih banyak lagi data lain dalam laporan yang sama.

Statistik Tenaga Kerja Terkini tersebut bisa memberikan petunjuk mengenai tren ketenagakerjaan dan penggajian, yang mana keduanya berpengaruh kuat terhadap laju inflasi. Di sisi lain, bank sentral memantau inflasi sebagai dasar perubahan kebijakan utama, khususnya untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga. Jika inflasi tinggi maka suku bunga bisa dinaikkan, sedangkan bila inflasi rendah maka suku bunga boleh jadi perlu diturunkan. Dalam hal ini, kenaikan suku bunga akan berdampak negatif bagi pasar obligasi dan pasar saham, tetapi positif bagi nilai Dolar AS.

Karena itulah maka informasi seputar Statistik Tenaga Kerja Terkini AS sering berdampak cukup dramatis di pasar finansial, termasuk forex. Bahkan sebelum hari-H perilisannya, sudah banyak forecast atau estimasi beredar dari bank-bank besar di Wall Street, para ekonom, dan pembuat kebijakan. Jika kemudian ternyata hasilnya lebih rendah dari ekspektasi konsensus maka nilai Dolar AS bisa jatuh seketika, sedangkan bila ternyata lebih baik dibanding mayoritas perkiraan sebelumnya maka Dolar AS bisa terapreasiasi.

Statistik Tenaga Kerja Terkini: Nonfarm Payrolls
Nonfarm Payroll merupakan data yang mencakup jumlah total tenaga kerja di semua sektor bisnis di Amerika Serikat, dengan pengecualian sektor publik (PNS), rumah tangga, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor pertanian. Laporan Nonfarm Payroll juga memberikan detail mengenai sektor mana saja yang menunjukkan peningkatan tenaga kerja dari sektor-sektor yang dicakup: jasa, perawatan kesehatan, finansial, pertambangan, konstruksi, manufaktur, perdagangan wholesale, ritel, transportasi dan pergudangan, informasi, serta rekreasi dan perhotelan.

Di Kalender Forex, Nonfarm Payroll bisa dilihat dalam bentuk angka jumlah pekerjaan yang ditambahkan atau yang hilang dalam periode satu bulan sebelumnya. Berdasarkan data sejak tahun 1939 hingga September 2016, Nonfarm Payrolls memiliki rata-rata 123.13 ribu, dengan rekor tertinggi saat terjadi pertambahan 1.1 juta di bulan September 1983 dan rekor terendah ketika hilangnya 1.9 juta pekerjaan di bulan September 1945.

Statistik Tenaga Kerja Terkini: Tingkat Pengangguran
Tingkat Pengangguran di Amerika Serikat mengukur berapa persen orang yang sedang secara aktif mencari kerja diantara angkatan kerja yang ada. Biro Statistik Tenaga Kerja menghitungnya dengan membagi jumlah pengangguran (angkatan kerja yang tidak bekerja dan aktif mencari kerja) dengan total angkatan kerja secara keseluruhan, dan mengalikannya dengan 100%. Persentase tingkat pengangguran itu bisa dilihat di Kalender Forex pada tanggal perilisannya, berikut angka estimasi dan data periode sebelumnya.

Berdasarkan data sejak tahun 1948 hingga September 2016, tingkat pengangguran di AS memilikir ata-rata 5.82%. Rekor pengangguran terbanyak adalah 10.80% pada bulan November 1982, sedangkan rekor terendah adalah 2.50% pada bulan Mei 1953.

Statistik Tenaga Kerja Terkini: Rerata Pendapatan Per-jam
Di Amerika Serikat, Rerata Pendapatan Per-jam adalah hasil survei Statistik Tenaga Kerja Terkini yang menunjukkan jumlah rata-rata yang diperoleh karyawan setiap jam-nya dalam periode satu bulan sebelumnya. Bank Sentral AS (Federal Reserve) menggunakan Rerata Pendapatan Per-jam ini sebagai salah satu acuan untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga. Ini karena kenaikan gaji merupakan indikasi awal dari kenaikan inflasi, sedangkan penurunan pendapatan bisa mengawali perlambatan; sedangkan bank sentral memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan inflasi dengan perangkat kebijakan yang dimilikinya, termasuk suku bunga.

Di Kalender Forex, Rerata Pendapatan Per-jam bisa dilihat dalam bentuk persentase perubahan bulanan. Berdasarkan data dari tahun 2006 hingga September 2016, rata-ratanya adalah 0.20% per bulan. Angka-nya pernah mencapai level perubahan tertinggi 0.60% pada bulan Juni 2007, tetapi pernah juga mencatat rekor terburuk -0.30% di bulan Desember 2014.

Statistik Tenaga Kerja Terkini: Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja mengukur seberapa aktif-nya angkatan kerja di sebuah negara. Angkanya mengacu pada jumlah masyarakat yang bekerja maupun secara aktif sedang mencari pekerjaan. Dalam kondisi ekonomi resesi, sulitnya mendapatkan pekerjaan bisa membuat banyak pengangguran berhenti mencari kerja, dan ini bisa mengakibatkan penurunan Tingkat Partisipasi. Artinya, data ini mengecualikan pengangguran dalam usia produktif (di atas 16 tahun) yang tidak secara aktif mencari pekerjaan, dan angkanya cenderung merosot dalam kondisi ekonomi resesi.

Di Kalender Forex, Tingkat Partisipasi bisa dilihat dalam bentuk persentase. Berdasarkan data dari tahun 1950 hingga September 2016, rata-rata Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja AS adalah 63%. Pernah mencapai level tertinggi 67.30% pada bulan Januari 2000, tetapi juga pernah terpuruk pada 58.10% di bulan Desember 1954.