Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat

Kalender Forex

Indeks-sentimen-konsumen-amerika-serikat

Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat adalah salah satu indikator ekonomi dalam Kalender Forex yang diterbitkan secara bulanan dan dirilis oleh Universitas Michigan, dalam bahasa Inggris disebut The University of Michigan Consumer Sentimen Index. Mengapa data ini dianggap penting, dan bagaimana cara membaca angka Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat dalam Kalender Forex?

Pengertian Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat
Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat pertama kali dibuat di akhir tahun 1940an oleh Profesor George Katona dari Universitas Michigan. Kini, indeks ini disusun berdasarkan survei nasional yang dilakukan berdasarkan wawancara via telepon ke rumah tangga-rumah tangga responden di wilayah Amerika Serikat. Setiap bulannya, minimal 500 wawancara via telepon dilakukan di berbagai negara bagian, dengan pengecualian Alaska dan Hawaii. Sekitar 50 pertanyaan diajukan ke tiap-tiap responden yang menjadi sampel dalam survei Indeks Sentimen Konsumen.

Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat berupaya mengetahui dan mengukur bagaimana pandangan para konsumen mengenai tiga hal:
1. Kondisi finansial mereka sendiri.
2. Kondisi ekonomi secara umum dalam jangka pendek.
3. Kondisi ekonomi secara umum dalam jangka panjang.

Dengan demikian, data ini sebenarnya serupa dengan Indeks Kepercayaan Konsumen yang dirilis oleh pihak lainnya, seperti oleh The Conference Board (CB). Indeks Kepercayaan Konsumen juga termasuk data yang diperhatikan dalam Kalender Forex dan bisa digunakan sebagai bahan perbandingan.

Meskipun ada serupa dari data dari sumber lain dan ukuran sampel terhitung kecil dibanding populasi Amerika Serikat secara keseluruhan, tetapi laporan Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat diperhatikan secara luas oleh para investor dan trader, sehingga bisa mempengaruhi nilai tukar Dolar, harga saham, dan obligasi di pasar finansial.

Cara Membaca Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat
Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat versi Universitas Michigan dinormalisasi sedemikian hingga bernilai penuh 100 di bulan Desember 1964. Ketika angka indeks meningkat, itu menunjukkan optimisme konsumen akan masa depan ekonomi, termasuk prospek karir dan gaji mereka, sehingga diasumsikan akan lebih bersedia untuk mengeluarkan uang guna membeli rumah, mobil, dan barang-barang lainnya. Berdasarkan perkiraan tersebut, maka investor di pasar saham akan mencari saham-saham perusahaan produsen mobil, pengembang perumahan, dan sektor ritel yang biasa menanjak ketika ekonomi sebuah negara berekspansi. Sedangkan bagi Dolar AS, ekspansi ekonomi tentunya berpengaruh positif.

Dahulu, media terkemuka Thomson Reuters membayar Universitas Michigan setiap tahunnya untuk mendapatkan angka Indeks Sentimen Konsumen lebih awal dan mengirimkannya ke klien-klien premium mereka. Akan tetapi, praktek ini kemudian dihentikan oleh pihak berwenang AS karena dinilai tidak fair bagi publik. Sejak 2015, indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat bisa dirilis seketika di situs khusus survei ini (http://www.sca.isr.umich.edu/) dan beberapa media lainnya, termasuk di Kalender Forex.