Indeks Kepercayaan Konsumen

Kalender Forex

indeks-kepercayaan-konsumen

Dalam Kalender Ekonomi, Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index) dari beberapa negara sering disebutkan sebagai data yang berpengaruh besar terhadap mata uang mereka, khususnya untuk Amerika Serikat dan Dolar. Apa itu Indeks Kepercayaan Konsumen?

Pengertian Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index)
Mirip dengan Indeks Sentimen Konsumen Amerika Serikat, Indeks Kepercayaan Konsumen adalah indikator ekonomi yang berupaya mengetahui dan mengukur seberapa besar optimisme para konsumen di suatu negara terhadap kondisi ekonomi secara umum bisa diekspresikan dalam aktivitas menabung dan berbelanja mereka.

Di Amerika Serikat, Indeks Kepercayaan Konsumen dirilis setiap bulan oleh organisasi riset ekonomi independen The Conference Board berdasarkan survei atas sekitar 5000 rumah tangga dengan acuan tahun 1985=100. Survei tersebut menanyakan pandangan para responden tentang lima hal berikut:
1. Kondisi bisnis saat ini.
2. Kondisi bisnis untuk enam bulan ke depan.
3. Kondisi ketenagakerjaan saat ini.
4. Kondisi ketenagakerjaan untuk enam bulan ke depan.
5. Total pendapatan keluarga untuk enam bulan ke depan.

Setiap responden bisa menjawab masing-masing pertanyaan sebagai positif, negatif, atau netral. Setelah itu, dihitung suatu nilai relatif dari masing-masing pertanyaan secara terpisah, lalu nilai relatif itu dibandingkan dengan nilainya di tahun 1985. Perbandingan tersebut menghasilkan nilai indeks untuk masing-masing pertanyaan, yang mana kemudian di-rerata bersama untuk memunculkan Indeks Kepercayaan Konsumen (Consumer Confidence Index). Selain itu, dari pertanyaan pertama dan ketiga menjadi Indeks Situasi Ekonomi Kini (Present Situation Index), sedangkan dari pertanyaan kedua, keempat, dan kelima memunculkan Indeks Ekspektasi (Expectation Index).

Beberapa negara lain juga menerbitkan Indeks Kepercayaan Konsumer mereka sendiri, diantaranya India, Irlandia, Kanada, dan Indonesia. Lembaga penyelenggara survei dan aspek yang disurvei bisa berbeda-beda bagi setiap negara, tetapi semuanya sama-sama berusaha merangkum pandangan konsumen di dalam negeri.

Cara Membaca Indeks Kepercayaan Konsumen Dalam Kalender Forex
Indeks Sentimen Konsumen AS terbitan Universitas Michigan dan Indeks Kepercayaan Konsumen AS terbitan The Conference Board (CB) dipantau oleh berbagai kalangan, termasuk oleh para pengambil kebijakan, bank sentral (Federal Reserve), bank-bank umum, pebisnis, dan investor, sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan mereka. Perubahan indeks di bawah 5% seringkali diabaikan sebagai kurang signifikan, tetapi perubahan 5% atau lebih acap mengindikasikan perubahan arah perekonomian.

Indeks Kepercayaan Konsumen versi CB pernah dilaporkan mencapai 144.70 pada bulan Juni 2000, tetapi juga pernah dicatat serendah 25.0 pada bulan Februari 2009. Angka-angka ini dapat dilihat pada tanggal perilisannya di Kalender Forex atau langsung di situs The Conference Board (https://www.conference-board.org/data/consumerconfidence.cfm).

Apabila tren Indeks Kepercayaan Konsumen melorot terus dari bulan ke bulan, berarti itu menunjukkan kalangan konsumen memiliki outlook negatif, sehingga kemungkinan akan belanja lebih sedikit. Implikasinya, pabrik-pabrik bisa jadi memutuskan menunda proyek baru atau melakukan efisiensi, bank-bank bisa mengantisipasi penurunan aplikasi pinjaman kredit, sementara pemerintah boleh jadi mulai menggalakkan paket-paket stimulus. Bagi Dolar, angka Indeks Kepercayaan Konsumen yang lebih baik dibanding ekspektasi bisa berimbas positif (mendukung Dolar menguat), sedangkan angka yang lebih rendah dari ekspektasi bisa berdampak negatif (mendorong Dolar melemah). Besarnya angka ekspektasi bagi Indeks Kepercayaan Konsumen bisa dilihat di Kalender Forex atau dari berita-berita Reuters/Bloomberg/Wall Street Journal.