Trading Forex Dengan Broker Spread Terendah Dan Kondisi Terbaik

Berita Forex

20170521-trading-forex-dengan-broker-terendah-dan-kondisi-terbaik

Untuk mencapai sukses dalam trading forex, banyak hal mesti diperhitungkan. Bukan hanya trader harus memiliki kemampuan teknik trading dan psikis matang, tetapi broker yang digunakan pun tidak boleh sembarangan. Dalam hal ini, cita-cita banyak trader tentu menemukan broker spread terendah sekaligus memberikan kondisi trading terbaik; mudah tarik dana, bukan Bandar, servis responsif. Namun, dari ratusan broker forex di dunia ini, mana yang menyediakan fasilitas trading senyaman itu?

Faktanya, sudah banyak sekali perusahaan yang mempromosikan dirinya sebagai broker spread terendah dengan dilengkapi berbagai kelebihan ekstra lainnya. Broker-broker ini biasanya menyediakan akun trading ECN dan terhubung dengan perusahaan besar lain di bidang keuangan yang menjamin aksesnya ke pasar forex. Berikut lima contoh diantaranya:

1. Broker Pepperstone.
Pepperstone merupakan salah satu broker terbesar di Australia; sudah mengantongi lisensi juga dari regulator setempat. Promosi terutamanya memboyong slogan “Razor Thin Interbank Spreads From 0 Pips”, jelas menonjolkan diri sebagai broker spread terendah. Fasilitas lain pun tak kalah dengan broker forex umumnya. Pepperstone menyediakan support berbagai software trading, minimal deposit $200, lot mikro (0.01) dan leverage hingga 1:500.

2. IC Markets.
Agak berbeda dengan Pepperstone, IC Market mengusung slogan True ECN. Namun, ketipisan spread-nya kurang lebih setara, floating mulai dari 0 pips. Profil lain pun mirip, yaitu regulasi Australia, support berbagai software trading, minimal deposit $200, lot mikro (0.01) dan leverage hingga 1:500. Perbedaannya, IC Markets menonjolkan juga hubungannya dengan platform Social Trading ZuluTrade dan Myfxbook AutoTrade. Artinya, akun trading di IC Markets bisa follow dan meng-copy trader-trader pro di jaringan-jaringan trading sosial itu.

3. Broker Exness.
Exness teregulasi di Siprus dan Inggris. Support lot mikro, tersedia opsi akun Islami (non-swap), juga ada leverage antara 1:100-1:500, dan bermacam-macam pilihan cara deposit dan penarikan. Minimal depositnya bisa berapa saja, tergantung jenis akun trading yang diambil. Berdasarkan kriteria broker spread terendah, Exness tak mengecewakan dengan Spread floating mulai dari 0 pip.

4. Broker OctaFX.
Gelar broker spread terendah juga bisa disandang broker OctaFX setelah pialang forex menyediakan akun trading ECN. Namun, broker OctaFX juga menyediakan akun trading STP pada software trading MT4 biasa, serta sering mengadakan kontes trading serta kegiatan bonus dan promosi.

5. Broker FXOpen.
Terakhir dalam daftar ini adalah broker FXOpen. Dibanding keempat sebelumnya, FXOpen berumur lebih panjang dan mungkin bisa disebut sebagai salah satu broker spread terendah paling tua. Pertama kali didirikan tahun 2005, dan kini sudah berekspansi ke ranah mata uang kripto. Jika Anda ingin coba-coba trading Bitcoin atau mata uang virtual lain, bisa langsung cek FXOpen; bisa trading dengan modal Bitcoin maupun mata uang biasa seperti Dolar AS.

Nah, itulah lima contoh broker spread terendah yang sekaligus menyediakan kondisi trading terbaik. Selain kelimanya, tentu ke depan akan ada banyak lagi; karena setiap broker tentu ingin jadi yang terbaik. Namun, satu hal yang perlu Anda perhatikan saat memilih broker: status regulasi. Kelima broker forex ini telah beroperasi legal berdasarkan hukum di wilayahnya masing-masing; bagaimana dengan status broker lain? Periksa dan pastikan sebelum mendaftar dan menanamkan dana. Selain soal rendahnya spread dan bagusnya kondisi trading, regulasi dan rekam jejak broker pun penting untuk dipertimbangkan.