Pasar Was-was, Dolar AS Tak Terlihat Cemas

Berita Forex

Greenback tak menunjukkan perubahan signifikan menjelang pengumuman penting ECB Kamis esok (8/12). Antisipasi tinggi terhadap kenaikan suku bunga The Fed yang bakal diputuskan dalam rapat FOMC minggu depan pun seolah masih belum kuat mendorong pergerakan USD.

dolar as tak cemas

Pantauan berita forex Investing melaporkan bahwa EUR/USD berhasil menjaga stabilitas di level 1.0720. Para pelaku pasar dan investor Euro tengah memulihkan diri pasca ditolaknya referendum konstitusional yang diajukan mantan PM Italia, Matteo Renzi.

Kejadian yang berujung pada pengunduran diri Sang Perdana Menteri itupun sempat mengoyak Euro. Namun tak lama setelahnya, single currency ramai dikabarkan dalam berita forex, berhasil bangkit dan melakukan rebound. Bisa dikatakan, pasar masih optimis jika pemilu Italia tak akan digelar lebih cepat untuk mencari pengganti Renzi. Pemerintah masih bisa menunjuk pengurus sementara, paling tidak sampai pemilu berikutnya diadakan tahun 2018 mendatang.

Terhadap Poundsterling, USD terlihat menguat akibat momentum pelemahan data produksi manufaktur Inggris, yang jatuh ke level 0.9% di bulan Oktober. Padahal, laporan tersebut sempat meningkat sampai ke poin 0.6% di periode sebelumnya, dan diharapkan terus menguat hingga ke posisi 0.2%. Produksi industri turut mencatatkan kemunduran dengan merosot sebanyak 1.3% di bulan Oktober. Sebagaimana dilaporkan dalam berita forex terkait, hasil itu meleset dari ekspektasi pertumbuhan ke 0.2%.

Menyusul penurunan indikator-indikator ekonomi Inggris di atas, GBP/USD pun menyusut hingga sebanyak 0.65% dan diperdagangkan di 1.2596. Dalam berita forex akhir-akhir ini, Cable dicatat bergerak dalam reli bullish ke puncak tertinggi 9 minggu. Hal itu terjadi setelah Phillip Hammond mensinyalkan jika pemerintah Inggris mungkin akan bersedia ‘membayar’ akses ke pasar tunggal Uni Eropa.

Dolar AS Tunjukkan Sinyal Beragam
Menghadapi mata uang mayor selain Euro dan Sterling, berita forex tentang USD rupanya tak menunjukkan sentimen yang jelas. USD/JPY bergeming di kisaran 113.961, sedangkan USD/CHF terlihat melemah 0.09% ke 1.0095.

AUD/USD sedikit tertekan dan turun sebanyak 0.11% ke 0.7454, tapi NZD/USD berhasil unggul dengan menanjak 0.22% ke poin 0.7136. Sementara itu, USD/CAD memilih berdiam di kisaran 1.3275, menunggu berita forex penting terkait keputusan suku bunga Bank of Canada.

Indeks Dolar AS sendiri tak menandakan perubahan signifikan, hanya bergeming di area 101.54. Selain isu kenaikan suku bunga The Fed yang akan diputuskan dalam rapat FOMC pekan depan, fundamental Greenback juga dipengaruhi oleh sisa-sisa dampak berita forex tentang data ketenagakerjaan yang rilis Jum’at (2/12) kemarin.